Anda di halaman 1dari 7

Manajemen praktik

DK
dr. Nurlis Mahmud MM
Praktik DK
Dapat berlangsung bila tersedia :
- Sarana dan prasarana : gedung
dengan kelengkapannya,
peralatan medis dan non medis,
furnitur, dll
- SDM: tenaga pelaksana (tenaga medis,
paramedis dan non medis)
- Manajemen: sistem operasional (SOP)

Manajemen Praktik
Mendayagunakan semua sumber daya
yang ada secara efisien, tepat guna,
tepat sasaran dan tepat hasil
Untuk mendapatkan hasil itu
penyelenggara praktik mampu menjadi
manajer yang baik
Praktik tanpa menejemen yang baik
tidak akan menghasilkan hasil yang
maksimal
Manajemen Praktik
Untuk menghasilkan praktik yang
berkualitas, menejer praktik (DK) harus
mempunyai:
Perencanaan praktik yang matang
Mampu membaca kenginan pasar
Mampu menyediakan layanan atau produk
yang diinginkan oleh pasar
Mampu bersaing secara sehat dengan
sesama penyelenggara praktik yang lain
Manajemen Praktik
Untuk itu sebuah praktik yang dikelola
dengan baik harus memenuhi unsur:
Sarana dan prasarana memadai
SDM: memiliki kemampuan minimal rata-
rata dibidangnya
Sistem operasional: tertata baik, tidak kaku
dan senantiasa mengikuti perkembangan

Hal-hal yang harus diperhatikan
oleh manajer klinik DK
Pengelolaan sarana dan prasarana:
investasi, pengembangan alat dan
fasilitas, dll
Pengelolaan SDM: mengetahui
peraturan ketenagakerjaan yang berlaku
di indonesia, mengikuti perkembangan
yang ada
Pengelolaan keuangan: standar akutansi
peraturan perpajakan, kebijakan
investasi, dll
Menajemen Pelayanan
SOP Penyakit
SIM rekam medik dan inventori: ICPC,
dll
SOP Pelayanan
SOP keluhan
dll