Anda di halaman 1dari 17

DASAR PEMBORAN

Hole Problem
D. HOLE PROBLEM
Shale Problem
Pipe Sticking
Lost Circulation
Well Kick
1. Shale problem
1. Pressured Shale kick (PF > PH)
2. Bentonic shale swelling (sifat menghidrasi
water)


Shale memiliki hingga 80% tetapi tidak
memiliki permeabilitas.
Fresh water akan membuat bentonite cepat
mengembang dibandingkan dengan salt
water, karena pada fresh water lebih cepat
terjadi pertukaran ion.

Kandungan pada shale:
Clay : - swelling clay : smectite, illite.
- non-swelling clay : kaolinite, clorites,
attapulgite.
Feldsfar.
Kuarsa, dll.
2. Pipe Sticking
Mekanisme (dapat terjadi):
Hole pack off
Drill string atau bit tertumpuk cutting, sehingga
pipa tidak dapat diputar, dicabut, dan mud tidak
dapat disirkulasikan.
Bridge
Sama seperti hole pack off, tetapi yang
menutupi benda keras. Exam: bongkah formasi.
Differential Sticking
Terjadi saat kondisi statis. Drillstring tertempel ke
mud cake karena terdorong ke dinding sumur
akibat PH > PF.
Wellbore Geometry
Lubang bor mengecil karena adanya swelling.
Key Seat
Tergerusnya lubang bor akibat dog leg. Untuk
menghindarinya hindari pembelokan pada formasi
lunak & pembelokan tiba-tiba.
P1 >> P2
P1
P2
P1 >> P2
P1
P2
Key Seat
Solusi Pipe Sticking:
Jar
Tool equipment yang terdapat di BHA (bottom
hole assembly), diberi tekanan maka dapat
menggetarkan pipa.
syarat : jar dapat digunakan pada saat posisi jar
berada di atas pipe sticking.
Sirkulasi Fluida Organik
(solar+sufraktan) + pipa juga harus diputar.
Reaming
Bit berputar (diam ditempat) sehingga lubang bor
di sticking point membesar.
Back off
Melepas rangkaian pipa bor yang terjepit pada
sambungan yang terdekat dengan titik jepit, yaitu
dengan memberikan torsi dan beban tarikan.
3. Lost Circulation
Penyebab : mekanis & formasi
Mekanis:
PH > LOT.
Squeeze effect : memasukkan rangkaian pipa
terlalu cepat & injeksi lumpurnya memberikan
tekanan yang besar.
Gel strength tinggi, mud baru susah untuk
mengangkat mud yang ada di hole.
pompa mengejut saat injeksi mud.
viskositas tinggi, sehingga friksi juga tinggi.
Formasi:
karena adanya dan K yang besar.
Macam-macam formasi yang menyebabkan loss:
Coarsley permeable formation: tidak semua CPF
menyebabkan lost, hanya yang memiliki formasi
> fraksi padat dalam mud. exam : batu pasir &
gravel
Cavernous: ukuran lebih besar dari CPF. Exam:
limestone, reef, gravel, dll.
Fissure (celah), Fract (rekah), Faults (patahan).
Macam-macam lost circulation:
Seepage : 15 bbl/ hour.
Partial : > 15 bbl/hour.
Total : semua (1 cycle).

Cara penanggulangan LC :
Pakai LCM jika diketahui panjang zona.
Blind drilling.
Cara memompakan LCM:
Angkat seluruh rangkaian ke atas
Lepas nozzle bit
Turunkan rangkaian sampai 50ft diatas zona lost
Pompakan LCM + mud. Jika butuh pendorong
digunakan spacer
Rate pemompaan 2-4 bbl/menit
Lalu tekan hingga 30 menit (tutup pipe ram baru beri
tekanan)

Blind Drilling
Pemboran yang dilakukan secara membabi buta
dimana sirkulasi lumpur tidak ada karena semua
lumpur hilang ke formasi, drilling blind sangat
berbahaya karena cuting yang tidak terangkat ke
permukaan dan dapat menjepit pipa/ stuck.
Untuk mengetahui letak zona loss:
Temperatur survey
Radioaktif survey
Spinner
4. Well Kick
Terjadi karena:
PF > PH
Menembus formasi gas
Bertemu zona abnormal pressure
Swabbing effect

Menanggulangi:
Driller method
Engineer method
Concurent method

Driller method
Sirkulasi mud lama untuk mengeluarkan gas kick,
kemudian sirkulasikan mud baru.
Engineer method
Hanya 1 kali sirkulasi dengan mud baru untuk
mengeluarkan gas kick.
Concurent method
Sirkulasi mud lama sambil diperberat perlahan
(dinaikkan densitasnya).