Anda di halaman 1dari 19

PENDERITA KANKER NASOFARING

Melyssa Ridwan
207311167

KARSINOMA NASOFARING
tumor ganas pada sel epitel nasofaring.








Etiologi : infeksi EBV, kekerapan konsumsi makanan
mengandung nitrosamin.
Diagnosis : berdasar uji serologi,biopsi, PCR.
Terapi : radiokemoterapi (efektif).
INFEKSI EBV
Hampir 90% populasi manusia di dunia terinfeksi EBV.
EBV : (hospes spesifik).











Infeksi pada anak-anak asimptomatik Imunitas
Infeksi pada dewasa muda mononukleosis (L)

PETA DISTRIBUSI KNF

Cina Selatan
30-50/100rb
Thailand
3/100rb
Indonesia
4,7/100rb
Eropa
1/100rb
Amerika
Utara
1/100rb
Sebaran umur kelompok KNF dan Kontrol
Jumlah % Jumlah %
<=20 5 10 9 18
21-30 6 12 11 22
31-40 14 28 14 28
41-50 13 26 10 20
51-60 11 22 6 12
>=61 1 2 0 0
Rata-rata (Mean) 8.33 16.67 8.33 16.67
SD 5.13 10.25 4.84 9.69
KNF KONTROL
Umur (tahun)
MULTIFAKTORIAL KNF
FAKTOR
LINGKUNGAN
FAKTOR
GENETIK
INFEKSI EBV
&
KARSINOGEN
GEN VIRUS
GEN PEJAMU
NITROSAMIN
POLIMORFISME
GEN CYP2E1
K
N
F
NITROSAMIN

Dapat terbentuk pada saat
pemanasan protein

terdapat dalam makanan
yang diawetkan, diasapi,
Dan pada asap rokok
Terbentuknya Nitrosamin
NITRAT/
NITRIT
NITRIT
SENYAWA
AMIN
ALKILAMIN
(IKAN ASIN)
NITROSAMIN
NITROSAMIN
G.I.
Faktor resiko
1. Zat Nitrosamin. Didalam ikan asin terdapat nitrosamin
yang ternyata merupakan mediator penting. Nitrosamin
juga ditemukan dalam ikan / makanan yang diawetkan
di Greenland . juga pada Quadid yaitu daging
kambing yang dikeringkan di tunisia, dan sayuran yang
difermentasi ( asinan ) serta taoco di Cina.
2. Keadaan sosial ekonomi yang rendah. Lingkungan dan
kebiasaan hidup. Dikatakan bahwa udara yang penuh
asap di rumah-rumah yang kurang baik ventilasinya di
Cina, Indonesia dan Kenya, meningkatnya jumlah
kasus KNF. Di Hongkong, pembakaran dupa rumah-
rumah juga dianggap berperan dalam menimbulkan
KNF.


3. Sering kontak dengan zat yang dianggap bersifat
Karsinogen. Yaitu yang dapat menyebabkan kanker,
antara lain Benzopyrene, Benzoathracene ( sejenis
Hidrokarbon dalam arang batubara ), gas kimia, asap
industri, asap kayu dan beberapa Ekstrak tumbuhan-
tumbuhan.
4. Ras dan keturunan. Ras kulit putih jarang terkena
penyakit ini.Di Asia terbanyak adalah bangsa Cina, baik
yang negara asalnya maupun yang perantauan. Ras
melayu yaitu Malaysia dan Indonesia termasuk yang
agak banyak kena.
5. Radang Kronis di daerah nasofaring. Dianggap dengan
adanya peradangan, mukosa nasofaring menjadi lebih
rentan terhadapa karsinogen lingkungan
Rokok
(mengandung karsinogen kimia)

Asap rokok

Mengandung
HPA(hidrokarbon polisiklik aromatik)
, yang mengandung gugus benzo-(a)-
pyrene

HPA merupakan pro-karsinogen

Yang merupakan karsinogen yang perlu
perubahan metabolis (dgn m+ oksigen)agar
menjadi karsinogen aktif

HPA di metabolisme oleh p450 dependent
oxidase

gugus elektrofilik (kurang muatan elektron)
bereaksi dengan
as.nukleat(DNA,RNA,protein) yg banyak
mengandung muatan elektron/nukleofilik
Sehingga dapat menimbulkan perubahan
DNA,RNA dan protein sel tubuh

Dapat mengubah pro-onkogen(N)
onkogen

Onkogen menghasilkan onkoprotein

Onkoprotein menyandi protein yang
berfungsi sbg RFP (reseptor faktor
pertumbuhan)

Rangsang mitosis yang terus-menerus
tumor


Benzo-(a)-pyrene mudah sekali untuk
bereaksi/membuat ikatan pada:
- basa-basa lewis
- dan struktur DNA yang memiliki bagian
yang merupakan basa-basa lewis
Basa-basa lewis sendiri merupakan basa
yang banyak pada gen p53
Gen p53bekerja menghambat
pertumbuhan sel atau disebut dengan
anti-onkogen
Buku ajar patologi I
(umum).jakarta:2002.Sudarto
Pringgoutomo,Sutisna
Himawan,dkk.Sagung seto.
www.chemistry.org