Anda di halaman 1dari 16

A ME E R R I D HWA N O S MA N

1 1 . 2 0 1 3 . 0 5 1
Mioklonik epilepsi
Pendahuluan

Epilepsi menurut JH Jackson (1951) didefinisikan


sebagai suatu gejala akibat cetusan pada jaringan
saraf ang berlebihan dan tidak beraturan!

"etusan tersebut dapat melibatkan sebagian kecil


otak (serangan parsial atau fokal) atau lebih luas
pada kedua hemisfer otak (serangan umum)!
definisi

Epilepsi adalah suatu kelainan di otak ang ditandai


adana bangkitan epileptik ang berulang (lebih dari
satu episode)!

International League Against Epilepsy (#$%E) dan


International Bureau for Epilepsy (#&E) pada tahun
'((5 merumuskan kembali definisi epilepsi aitu
suatu kelainan otak ang ditandai oleh adana faktor
predisposisi ang dapat mencetuskan bangkitan
epileptik) perubahan neurobiologis) kognitif)psikologis
dan adana konsekuensi sosial ang diakibatkanna!

*erdapat beberapa elemen penting dari definisi


epilepsi ang baru dirumuskan oleh #$%E dan #&E
aitu+

,i-aat sedikitna satu bangkitan epileptik sebelumna)

Perubahan di otak ang meningkatkan kecenderungan


terjadina bangkitan selanjutna)

&erhubungan dengan gangguan pada faktor neurobiologis)


kognitif) psikologis) dan konsekuensi sosial ang ditimbulkan!
Epilepsi Mioklonik Ju.enile

sindrom epilepsi umum idiopatik ang ditandai


sentakan mioklonik) kejang tonik/klonik umum) dan
kadang/kadang kejang ang hilang!

0ejala ang dapat ditemukan antara lain


intelegensina normal) onset terjadi pada saat
remaja) kejang terjadi sesaat sesudah bangun pagi)
mempunai ri-aat keluarga ang mempunai
penakit ini dan kejang timbul setelah distimulasi
oleh gangguan tidur atau stress psikologi!
Patofisiologi

1ecara umum) epilepsi terjadi karena menurunna


potensial membrane sel saraf akibat proses patologik
dalam otak) gaa mekanik atau toksik) ang
selanjutna menebabkan terlepasna muatan listrik
dari sel saraf tersebut!
0ejala 2linis

0ejala klinis ang dapat ditemukan pada epilepsi


tipe bangkitan mioklonik berupa gerakan mioklonik
seperti terkejut pada saat bangun tidur ang diikuti
kejang general tonik/klonik!

2ontraksi otot sesaat oleh karena lepas muatan


listrik kortikal!

3apat single atau berulang) sangat ringan (t-itch)


sampai jerking) paling berat (the 4ling 1aucer
1ndrom)!

3apat dicetuskan oleh suara) kejutan) photic


stimulation) perkusi!

1aat serangan terjadi gangguan kesadaran sebentar)


disertai gerakan in.olunter ang aneh dari
sekelompok otot) terutama pada tubuh bagian atas
(bahu dan lengan) ang disebut myoclonic jerking

Epilepsi mioklonik ju.enilis atau disebut juga


sindrom Jan5! 3ikenali sebagai bentuk umum
epilepsi generalisata primer! 6nset umumna pada
usia remaja! *rias sindrom ini adalah+

2ejang generalisata ang jarang) sering terjadi pada saat


bangun!

%bsans di siang hari!

0erakan menentak in.olunter mendadak dan cepat


(mioklonus)) biasana terjadi pada pagi hari sehingga pasien
dapat menumpahkan sarapanna atau melempar piring
sarapan pagi tanpa dapat dijelaskan penebabna (7epilepsi
2ellogg8)!
Pemeriksaan penunjang

EE0 (elektroensefalogram)

Pemeriksaan $aboratorium!

Mengukur kadar gula) kalsium dan natrium dalam darah

Menilai fungsi hati dan ginjal

Menghitung jumlah sel darah putih (jumlah ang meningkat


menunjukkan adana infeksi)

E20

adana kelainan irama jantung sebagai akibat dari tidak


adekuatna aliran darah ke otak) ang bisa menebabkan
seseorang mengalami pingsan!

"* 1can

"* 9scan dan M,# dilakukan untuk melihat ada tidakna


neuropati fokal! M,# lebih disukai karena dapat mendeteksi
lesi kecil (misalna tumor kecil) malformasi pembuluh) atau
jaringan parut) di lobus temporalis!

Pungsi $umbal

2adang dilakukan untuk mengetahui apakah telah terjadi


infeksi otak!
3iagnosis &anding

3ifferensial diagnosis dari epilepsi tipe bangkitan


mioklonik adalah+

%bsence sei5ure

Epilepsi &enign pada anak

Epilepsi lobus frontalis

2ejang tonik/klonik
Penatalaksanaan

Penatalaksanaan epilepsi adalah untuk mencegah


kejang timbul kembali! Pemilihan obat anti epilepsi
berdasarkan tipe kejang) dan sedapat mungkin
menggunakan satu macam obat! :amun aspek
pengobatan saja tidak cukup! Harus pula
diperhatikan faktor perubahan kognitif dan psikologi
pada penderita epilepsi!
medikamentosa

3asar/dasarna+

Pada kejang ang sangat jarang dan dapat dihilangkan faktor


pencetusna) pemberian obat harus dipertimbangkan!

Pengobatan diberikan setelah diagnosis ditegakkan) berarti pasien


mengalami lebih dari dua kali epilepsi ang sama!

6bat ang diberikan sesuai dengan jenis kejang!

1ebaikna menggunakan monoterapi karena dengan cara ini toksisitas


akan berkurang) mempermudah pemantauan) dan menghindari
interaksi otot!

3osis obat disesuaikan secara indi.idual!

E.aluasi hasil!

Pengobatan dihentikan setelah kejang hilang selama minimal '/; tahun!


Pengobatan dihentikan secara beransur dengan menurunkan dosisna!

4enitoin

Efek samping ang mungkin timbul berupa .ertigo) tremor)


disartri) diplopia) nistagmus) dan neri kepala!

2arbama5epin

3apat menimbulakan keluhan pusing) ataksia) mual dan


muntah! 2adang disertai rasa lelah) bingung) bicara berlebihan
dan gangguan penglihatan berupa diplopia dan penglihatan
kabur!

4enobarbital

dapat menimbulkan efek samping berupa hiperakti.itas pada


anak/ anak! 1elain itu pada masa a-al pengobatan) efek
sedatifna dapat sangat mengganggu
*erima kasih