Anda di halaman 1dari 36

Tradisi (Al Urf) ada

dua macam:

1. Al Urf Ash Shahih
(tradisi bagus)



2. Al Urf AL Fasad
(tradisi merusak)










Abdullah bin Masud Radhiallahu Anhu mengatakan:



(Diriwayatkan Imam Al Hakim dalam Al Mustadrak Alash Shahihain No. 4465. Al
Haitsami mengatakan para perawinya mautsuq (dipercaya) diriwayatkan oleh
Ahmad, Al Bazzar, dan Ath Thabarani. Majma Az Zawaid, 1/178. Syaikh Al Albani
mengatakan hasan dan mauquf. Lihat Syarh Aqidah Ath Thahawiyah No. 530. Al
Maktab Al Islami)


Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda: Barangsiapa
dalam Islam membuat kebiasan baik, maka tercatat baginya pahala dan
pahala orang yang mengikutinya setelahnya tanpa mengurangi pahaala
mereka yang mengikutinya. Barangsiapa dalam Islam membuat kebiasaan
buruk, maka tercatat baginya dosa dan dosa orang yang mengikutinya
setelahnya, tanpa mengurangi dosa-dosa mereka. (HR. Muslim, No.
1017, At tirmidzi No. 2675, An Nasai No. 2554, Ibnu Majah No. 203)
Di antara dua Tradisi: Pilih mana?
- Tadarus Al Quran (bacaan,
hapalan, pemahaman,
pengamalan)
- Memberikan buka puasa
kepada orang lain
- Menghadiri majelis Ilmu
- Iikaf
- Mengendalikan diri, hawa
nafsu, emosi
- Membaca buku-buku
bermanfaat
- Semangat bekerja
- Qiyamullail


- Tidur berlebih
- Main game (tradisional dan
modern)
- Jalan-jalan dan jajan-jajan
- Bermewah-mewah ketika
berbuka puasa
- Tidak pernah full terawihnya
- Tidak pernah khatam baca Al
Quran
- Tidak pernah mengalami
perbaikan pemahaman dan amal
soleh pasca Ramadhan

- Hal yang membatalkan
- Hal yang merusak
- Hal yang dianjurkan dilakukan untuk
mengoptimalkannya
- Hal yang dibolehkan dilakukan
- Nilai-nilai tarbiyah dalam puasa

Persiapan
Fisik Optimal
Siapkah kesehatan anda untuk
berpuasa?
Sebaiknya Anda
Ketahui ..


Apakah Ramadhan itu?
Ramadhan, jamaknya adalah Ramadhanaat, atau
armidhah, atau ramadhanun. Dinamakan
demikian karena mereka mengambil nama-nama
bulan dari bahasa kuno (Al Qadimah), mereka
menamakannya menurut realita yang terjadi saat
itu, melelahkan, panas, dan membakar (Ar
ramadh). Atau juga diambil dari ramadha ash
shaaimu: sangat panas rongga perutnya, atau
karena hal itu membakar dosa-dosa. (Lihat Al
Qamus Al Muhith, 2/190)

Definisi Ramadhan


Shiyam secara bahasa merupakan mashdar
dari shaama yashuumu, artinya adalah
menahan diri. (Syaikh Ibnu Utsaimin, Syarhul
Mumti, 6/296)

Definisi Shaum /Shiyam
Definisi Menurut Syariat :



Menahan diri dari hal-hal yang membatalkan, dari
terbitnya fajar sampai terbenamnya matahari, dan
dibarengi dengan niat (berpuasa). ( Syaikh Sayyid
Sabiq, Fiqhus Sunnah, 1/431)
-
-
-
Hukumnya adalah wajib
berdasarkan nash (teks Al Quran
dan Al Hadits) dan ijma.
Kedudukannya dalam agama Islam
adalah dia sebagai salah satu rukun
Islam yang memiliki urgensi yang
agung dalam Islam. Telah ijma
bahwa Allah mewajibkan puasa
pada tahun kedua, dan ijma pula
bahwa puasanya Nabi Shallallahu
Alaihi wa Sallam adalah sembilan
kali Ramadhan. Pertama kali
diwajibkan adalah sebagai takhbir
(pemberian pengalaman) antara
puasa dan makan, hikmah dari
pewajiban dengan cara ini adalah
sebagai pentahapan dalam
pensyariatannya agar lebih mudah
diterima, sebagaimana dalam
pengharaman khamr. (Syaikh Ibnu
Al Utsaimin, Syarhul Mumti ,
6/298. Mawqi Ruh Al Islam)


Allah Taala berfirman .
Wahai orang-orang beriman, telah diwajibkan atas kalian
berpuasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang
sebelum kalian agar kalian bertaqwa. (QS. Al Baqarah (2):
183)

( :

)
Imam Bukhari dalam Shahihnya No. 8, 4243
Imam Muslim dalam Shahihnya No. 16
Imam Ibnu Hibban dalam Shahihnya No. 158,
1446
Imam Al Baihaqi dalam As Sunan Al Kubranya No.
1561, 7680
Imam Ibnu Khuzaimah dalam Shahihnya No. 308
Imam Ahmad dalam Musnadnya No. 6015, 6301,
19220, 19226






Tidak puasa tanpa uzur?

:

Tali Islam dan kaidah-kaidah agama ada tiga, di atasnyalah agama
Islam difondasikan, dan barangsiapa yang meninggalkannya satu
saja, maka dia kafir dan darahnya halal ( untuk dibunuh),
(yakni): Syahadat Laa Ilaaha Illallah, shalat wajib, dan puasa
Ramadhan. (HR. Abu Yaala dan Ad Dailami dishahihkan oleh
Adz Dzahabi. Berkata Hammad bin Zaid: aku tidak mengetahui
melainkan hadits ini telah dimarfukan kepada Nabi Shallallahu
Alaihi wa Sallam. Al Haitsami mengatakan sanadnya hasan,
Majma Az Zawaid, 1/48. Darul Kutub Al Ilmiyah)


Berkata Imam Adz Dzahabi Rahimahullah:

:
.

Bagi kaum mukminin telah menjadi ketetapan bahwa meninggalkan puasa
Ramadhan padahal tidak sakit adalah lebih buruk dari pezina dan pemabuk,
bahkan mereka meragukan keislamannya dan mencurigainya sebagai zindiq dan
tanggal agamanya. (Syaikh Sayyid Sabiq, Fiqhus Sunnah, 1/434. Lihat
juga Imam Al Munawi, Faidhul Qadir, 4/410. Darul Kutub Al Ilmiyah)
Kepada Siapa Diwajibkan?


Puasa Ramadhan diwajibkan kepada
setiap umat Islam, laki dan perempuan,
baligh, berakal, dan sedang tanpa udzur
(halangan)
Udzur Udzur tersebut adalah ..
1. Orang Sakit
2. Musafir


Maka barangsiapa diantara kamu ada yang sakit
atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka
(wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang
ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. (QS. Al
Baqarah (2): 184)
3. Orang Yang Kesulitan dan berat
menjalankan Puasa


Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya
(jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu):
memberi Makan (fidyah) seorang miskin. (QS. Al Baqarah
(2): 184)

Mereka adalah: ibu hamil dan menyusui, orang jompo yang
lemah, pikun, sakit yang menahun, kuli bangunan, dan yang
semisalnya.








"Barangsiapa yang berpuasa
Ramadhan karena iman dan
ihtisab, maka akan diampuni dosa-
dosanya yang lalu."

(HR. Bukhari No. 38, 1910, 1802.
Al Baihaqi, Syuabul Iman No.
3459)

.

"Barang siapa yang shalat
malam pada Ramadhan
karena iman dan ihtisab,
maka akan diampuni dosa-
dosa yang lalu."

(HR. Bukhari No. 37 1904,
1905)




"Barang siapa yang shalat malam
pada malam Lailatul Qadar karena
iman dan ihtisab (mendekatkan diri
kepada Allah) , maka akan diampuni
dosa-dosanya yang lalu."


(HR. Bukhari No. 35, 38, 1802)




Shalat yang lima waktu, dari jumat ke
jumat, dan ramadhan ke Ramadhan,
merupakan penghapus dosa di antara
mereka, jika dia menjauhi dosa-dosa
besar.

(HR. Muslim No. 233)

"Jika datang Ramadhan, maka dibukalah pintu-pintu


surga, ditutup pintu-pintu neraka dan syetan dibelenggu.

(HR. Muslim No. 1079)



Setiap amalan anak Adam itu adalah (pahala)
baginya, kecuali puasa, karena puasa itu untuk-Ku
dan Akulah yang akan membalasnya.



(HR. Bukhari No. 1795, Muslim No. 1151, Ibnu Majah No. 1638,
3823, Ahmad No. 7494, Ibnu Khuzaimah No. 1897, Ibnu Hibban No.
3416)



Sesungguhnya di surga ada pintu yang dinamakan Ar
Rayyan, yang akan dimasuki oleh orang-orang yang
berpuasa pada hari kiamat nanti, dan tidak ada yang
memasuki melaluinya kecuali mereka. Dikatakan: Mana
orang-orang yang berpuasa? Maka mereka berdiri, dan
tidak ada yang memasukinya seorang pun kecuali mereka.
Jika mereka sudah masuk, maka pintu itu ditutup, dan
tidak ada lagi seorang pun yang masuk melaluinya. (HR.
Bukhari No. 1797, 3084, Muslim No. 1152, At Tirmidzi
No. 762, Ibnu Majah No. 1640)



Demi Yang Jiwa Muhammad ada di tanganNya, bau mulut orang yang
berpuasa lebih Allah cintai dibanding bau misk (kesturi) (HR. Bukhari
No. 1904 dan Muslim No. 1151)


Bagi orang berpuasa ada dua kebahagiaan: yaitu kebahagiaan ketika
berbuka, dan ketika berjumpa Rabbnya.


(HR. Bukhari No. 1805, 7054. Muslim no. 1151. At Tirmidzi No. 766. An Nasai
No. 2211, 2212, 2213, 2215, 2216. Ibnu Majah No. 1638. Ad Darimi No. 1769. Ibnu
Hibban No. 3423. Al Baihaqi dalam As Sunan No. 7898. Ibnu Khuzaimah No. 1896.
Abu Yala No. 1005. Ahmad No. 4256, dari Ibnu Masud. Ath Thabarani dalam Al
Kabir No. 10077. Abdurrazzaq No. 7898)

Dan berbagai keutamaan lainnya ................
Sedangkan cerita dari mulut ke mulut, dari
khathib ke khathib, dan dari buku ke buku, bahwa:

Barang siapa yang berbahagia dengan
datangnya Ramadhan maka diharamkan masuk ke
neraka.
Tidurnya orang puasa adalah ibadah (Naumush
Shaim 'Ibadah).
Sepuluh hari pertama Ramadhan adalah
rahmat, yang kedua adalah maghfirah, dan yang
ketiga adalah dijauhkan dari api neraka. Ibadah
dilipat menjadi 70 kali. Ibadah sunah dinilai seperti
wajib.
Keutamaan tarawih malam pertama adalah
begini, malam kedua adalah begitu ..dst.
Hadits-hadits ini adalah dhaif (lemah), bahkan
ada yang munkar dan palsu. Dan masih banyak
hadits-hadits dhaif seputar Ramadan dan puasa
yang beredar di masyakarat, dan ini hanyalah
contoh.

-Terlalu banyak tidur
dgn alasan ibadah

- Menunda buka dan
mengawali sahur

- Terkecoh oleh Imsak

- Menganggap batal
padahal tidak

- Berlebihan ketika
berbuka dan lebaran
-Mengisinya dengan
pekerjaan melalaikan

- Menyia-nyiakan sepuluh
malam terakhir

Mari hidupkan dengan sunnah .
- Tilawah Al Quran dan
memperbaiki
bacaannya
- Mengkaji ilmu agama
- Sedekah
- Memberikan buka
puasa kepada orang
lain
- Itikaf pada 10 malam
terakhir
Sudahkah Puasa Ramadhan
mengajarkan kita?
Empati
Sabar
Syukur
Disiplin
Ukhuwah
Cinta Al Quran
Mujahadah