Anda di halaman 1dari 13

ANGGOTA :

1. ADIB MAULANA A T
2. PUTRA WIRA M
3. M. ROZIK
4. ALIF FITRIANI P
5. ABDUL KADIR J

Sterilisasi adalah suatu proses untuk
membunuh semua jasad renik, kuman-kuman
atau bakteri yang terdapat pada suatu
medium atau alat.
Alat yang digunakan dalam proses sterilisasi
disebut sterilisator
Control Heater
Setting Suhu
Power
Supply
Exhaust
FAN
Timer
Display
Powe Supply mensupply kipas, sehingga
ketika di ON kan kipas akan ON. Hasil setting suhu
dan lamanya waktu sterilisasi masuk pada rangkaian
control yang berfungsi mengaktifkan dan mematikan
heater guna menjaga kestabilan suhu.
Timer dengan suhu akan ditampilkan ke
display melalui rangkain control yang juga berfungsi
converter analog (A/D).
Pada prinsipnya proses sterilisasi pada
sterilisator kering, sama dengan proses
sterilisasi pada pesawat sterilisator basah.
Perbedaannya hanya terletak pada
penggunaan air.
Pada pesawat sterilisator basah digunakan air
untuk dipanaskan, sedang pada pesawat
sterilisator tidak digunakan air. Panas yang
dihasilkan dari pemanasan filamen
tersebutlah yang langsung digunakan untuk
proses sterilisasi. Jadi proses sterilisasi disini
dengan memanfaatkan udara panas yang
dihasilkan dari pemanasan filamen.
Yang dipanaskan adalah udara kering
Proses pembunuhan mikroba berdasarkan
oksidasi O
2
udara
Suhu yang digunakan lebih tinggi, kira-kira
150
o
. Satu gram udara pada suhu 100
o
, jika
didinginkan menjadi 99
o
hanya
membebaskan 0,237 kalori.
Waktu yang diperlukan lebih lama, antara 1
jam sampai 2 jam, kecuali pemijaran.
Digunakan untuk sterilisasi bahan obat / alat
yang tahan pemanasan tinggi.
1) Hubungkan alat dengan jala jala listrik
kemudian tekan tombol ON/OFF ke posisi ON
untuk menyalakan alat.
2) Setelah itu proses sterilisasi akan
bekerja sampai suhu mencapai
3) Setelah suhu mencapai suhunya maka
proses sterilisasi selesai
4) Setelah selesai menggunakan kemudian
matikan alat dengan menekan tombol ON /
OFF ke posisi OFF
5) Dan Lepaskan hubungan alat dari catu
daya.
1. Sterilisasi panas kering menurut FI.ed. IV
,
Sterilisasi cara ini menggunakan suatu siklus
Oven modern yang dilengkapi udara yang
dipanaskan dan disaring. Rentang suhu khas
yang dapat diterima di dalam bejana
sterilisasi kosong adalah lebih kurang 15
o
,
jika alat sterilisasi beroperasi pada suhu
tidak kurang dari 250
o
.

Alat :
Oven yaitu lemari pengering dengan dinding
ganda, dilengkapi dengan termometer dan
lubang tempat keluar masuknya udara,
dipanaskan dari bawah dengan gas atau
listrik.
Bahan / alat yang dapat disterilkan dengan
cara kering
Alat-alat dari gelas (gelas kimia, gelas ukur,
pipet ukur, erlemeyer, botol-botol, corong),
bahan obat yang tahan pemanasan tinggi
(minyak lemak, vaselin).

Memakai api gas dengan nyala api tidak
berwarna atau api dari lampu spiritus. Cara
ini sangat sederhana, cepat dan menjamin
sterilitas bahan / alat yang disterilkan,
sayang penggunaannya hanya terbatas untuk
beberapa alat / bahan saja.
Syarat :
Seluruh permukaan alat harus berhubungan
langsung dengan api selama tidak kurang
dari 20 detik.

Yang dapat disterilkan :
Benda-benda logam (pinset, penjepit krus),
gelas / porselin (sudip, batang pengaduk,
kaca arloji, tabung reaksi, mulut wadah,
erlemeyer, botol). Mortir dan stamper
disiram dengan alkohol mutlak kemudian
dibakar. Bahan obat ( ZnO, NaCl, Talk )

kurang efektif apabila temperatur kurang
tinggi (160C s/d 180C)
kerusakan pada sel-sel hidup dan jaringan
memerlukan waktu cukup lama
1) Jaga kebersihan saluran pipa pipa nya
2) Penggunaan pesawat yang sesuai dengan
petunjuk
3) Bersihkan pesawat setiap setiap kali
setelah digunakan
4) Hubungan perkabelan ke body pesawat
dengan arde pada stop kontak harus selalu
diperiksa.