Anda di halaman 1dari 26
 

Studi Karakteristik Beban Sistem Sulserabar 2016 dengan DIgSILENT PowerFactory 14.0

 

CAKRA HERMAN FITRAH SYAHRUL

PENDAHULUAN
PENDAHULUAN
  • LATAR BELAKANG

  • RUMUSAN MASALAH

PENDAHULUAN  LATAR BELAKANG  RUMUSAN MASALAH  TUJUAN PENULISAN  BATASAN MASALAH  MANFAAT PENULISAN
  • TUJUAN PENULISAN

  • BATASAN MASALAH

  • MANFAAT PENULISAN

LATAR BELAKANG
LATAR BELAKANG
LATAR BELAKANG Suatu sistem tenaga listrik terdiri dari sistem pembangkitan, sistem penyaluran (transmisi dan distribusi) serta

Suatu sistem tenaga listrik terdiri dari sistem

pembangkitan, sistem penyaluran (transmisi dan

distribusi) serta beban sebagai bagian dari

pengguna listrik. Luasnya bidang kerja suatu sistem ketenagalistrikan menimbulkan berbagai

masalah yang harus ditangani dalam menjaga

keandalannya. Ada tiga studi yang penting dianalisa dalam sistem tenaga listrik, yaitu studi aliran daya, studi gangguan hubung singkat dan studi keandalan/stabilitas. Ketiga macam studi

tersebut saling terkait dan perlu dilakukan untuk

menjaga kontinuitas serta kualitas pembangkitan dan penyaluran.

Studi aliran daya merupakan perhitungan atau proses menganalisa tegangan, arus, daya serta faktor daya yang terdapat

Studi aliran daya merupakan perhitungan atau proses menganalisa tegangan, arus, daya serta faktor daya yang terdapat pada berbagai titik dalam suatu jaringan listrik

pada keadaan normal, dapat juga digunakan untuk

menganalisa rancangan sistem tenaga listrik yang akan dibangun. Adanya potensi pertumbuhan beban pada sistem yang ada dan guna untuk menjaga kestabilan sistem tenaga

listrik yang cukup vital ini, dirasa perlu untuk melakukan

studi aliran daya sistem tenaga listrik yang akan digunakan

kedepannya. Program DIgSILENT PowerFactory 14.0 dapat digunakan untuk menganalisa aliran daya, gangguan hubung singkat, pengujian proteksi dan stabilitas sistem. Oleh karena itu, kami mengangkat judul Studi

Karakteristik Beban Sistem Sulselrabar 2016 dengan DIgSILENT PowerFactory 14.0 sebagai tugas akhir

kami.

RUMUSAN MASALAH
RUMUSAN MASALAH
RUMUSAN MASALAH  Bagaimana mengetahui besaran- besaran daya aktif dan daya reaktif yang mengalir pada sistem
  • Bagaimana mengetahui besaran- besaran daya aktif dan daya reaktif yang mengalir pada sistem Sulselrabar 2016.

  • Bagaimana mengetahui kondisi sistem pada saat terjadi gangguan hubung

singkat pada saluran transmisi.

  • Bagaimana mengetahui keandalan sistem padaa saat pembangkit terbesar collapse.

  • Bagaimana mengetahui total besarnya

daya konsumen dan pembangkitan pada

sistem Sulselrabar 2016.

TUJUAN PENELITIAN
TUJUAN PENELITIAN
TUJUAN PENELITIAN  Untuk mengetahui besarnya daya aktif dan daya reaktif yang mengalir pada sistem Sulselrabar
  • Untuk mengetahui besarnya daya aktif

dan daya reaktif yang mengalir pada

sistem Sulselrabar 2016.

  • Untuk mengetahui kondisi sistem Sulselrabar 2016 pada saat terjadi

gangguan hubung singkat pada saluran

transmisi.

  • Untuk mengetahui kestabilan sistem Sulselrabar 2016 pada saat pembangkit terbesar collapse.

  • Untuk mengetahui total daya pemakaian dan pembangkitan sistem Sulselrabar

2016.

BATASAN MASALAH
BATASAN MASALAH
BATASAN MASALAH  Simulasi dilakukan dengan menggunakan software DIgSILENT PowerFactory versi 14.0.  Kondisi hubung singkat
  • Simulasi dilakukan dengan menggunakan software DIgSILENT

PowerFactory versi 14.0.

  • Kondisi hubung singkat dibatasi pada hubung singkat 3 phasa simetris.

  • Pembangkit yang akan dipadamkan adalah 1 unit PLTU Jeneponto.

MANFAAT PENULISAN
MANFAAT PENULISAN
MANFAAT PENULISAN  Menambah pengetahuan dan sebagai pembelajaran singkat mengenai penggunaan software DIgSILENT PowerFactory 14.0 untuk
  • Menambah pengetahuan dan sebagai pembelajaran singkat mengenai

penggunaan software DIgSILENT PowerFactory 14.0 untuk studi aliran daya dan hubung singkat.

  • Menambah pengetahuan pada bidang

ketenagalistrikan, khususnya dalam analisis aliran daya dan hubung singkat.

  • Dapat dijadikan referensi dalam analisis

aliran daya dan gangguan hubung

singkat serta perencanaan pada sistem

Sulselrabar 2016 kedepannya.

DASAR TEORI

DASAR TEORI  SISTEM TENAGA LISTRIK  ALIRAN DAYA  PERHITUNGAN ALIRAN DAYA  GANGGUAN DAN
 
  • SISTEM TENAGA LISTRIK

  • ALIRAN DAYA

  • PERHITUNGAN ALIRAN DAYA

  • GANGGUAN DAN KLASIFIKASI GANGGUAN

  • SISTEM PROTEKSI

  • DIgSILENT PowerFactory 14.0

 

SISTEM TENAGA LISTRIK

SISTEM TENAGA LISTRIK Pusat-pusat listrik tenaga umumnya terletak jauh dari tempat-tempat di mana tenaga listrik itu

Pusat-pusat listrik tenaga umumnya terletak jauh dari tempat-tempat di mana tenaga listrik itu akan digunakan atau pusat-pusat beban (load centres). Karena itu tenaga listrik yang dibangkitkan harus disalurkan melalui kawat- kawat penghantar atau saluran transmisi ), antara 70 kV sampai 500 kV.

 

ALIRAN DAYA

ALIRAN DAYA Studi aliran daya merupakan studi yang penting dalam perencanaan dan desain perluasan sistem tenaga
 

Studi aliran daya merupakan studi yang penting dalam perencanaan dan desain perluasan sistem tenaga listrik dan menentukan operasi terbaik pada jaringan yang

sudah ada. Studi aliran daya sangat diperlukan dalam

perencanaan serta pengembangan sistem di masa-masa yang akan datang. Karena seiring dengan bertambahnya konsumen akan kebutuhan tenaga listrik, maka akan selalu terjadi perubahan beban, perubahan unit-unit pembangkit, dan perubahan saluran transmisi.

 
Pada sistem tenaga listrik studi aliran daya dapat menganalisa kinerja

Pada sistem tenaga listrik studi aliran daya dapat menganalisa kinerja

dan aliran daya (nyata dan reaktif) suatu sistem tenaga listrik pada kondisi normal (steady state) atau keadaan tertentu. Studi aliran daya juga memberikan informasi mengenai beban saluran transmisi di sistem, tegangan di setiap lokasi untuk evaluasi regulasi kinerja sistem tenaga dan bertujuan untuk menentukan besarnya daya nyata (real power), daya reaktif (reactive power) di berbagai titik pada sistem daya dalam keadaan berlangsung (real time) atau kondisi yang diharapkan untuk operasi normal.

 

PERHITUNGAN ALIRAN DAYA

PERHITUNGAN ALIRAN DAYA Pada studi aliran daya perlu diketahui besar tegangan dan sudut phasa pada setiap
 

Pada studi aliran daya perlu diketahui besar tegangan dan sudut phasa pada setiap bus, dengan diketahuinya tegangan bus maka daya

aktif (P) dapat diketahui. Daya aktif (P) tersebut

kemudian digunakan untuk mencari daya reaktif (Q) dari masing-masing bus. Dengan diketahuinya paramater-parameter tersebut maka rugi-rugi saluran penghubung dan aliran daya yang terjadi pada sistem dapat diketahui.

 
  • Slack/Swing Bus (Bus Referensi) merupakan bus yang besaran tegangan (V) dan sudut phasa (d) telah ditetapkan sebelumnya.

 Slack/Swing Bus (Bus Referensi) merupakan bus yang besaran tegangan (V) dan sudut phasa ( d
   

Besaran

Jenis Bus

Diketahui

Dihitung

Slack/ Swing Bus

V, d

P,Q

Bus Beban

P,Q

d,V

Bus Pembangkit

V,P

Q, d

  • pembangkit listrik.
    Bus Beban, merupakan bus yang besaran daya aktif (P) dan daya reaktif (Q) telah diketahui atau ditetapkan sebelumnya.

  • Bus Pembangkit, merupakan bus yang besaran tegangan (V) dan daya aktif (P) telah ditetapkan. Bus ini mengatur total pembangkitan daya aktif dan tegangan keluaran tiap

Bus ini digunakan sebagai penyeimbang rugi-rugi dalam perhitungan analisa aliran daya, kekurangan dan kelebihan daya yang terjadi pada sistem mempengaruhi besarnya daya yang disuplai bus ini.

 Slack/Swing Bus (Bus Referensi) merupakan bus yang besaran tegangan (V) dan sudut phasa ( d

GANGGUAN DAN KLASIFIKASI GANGGUAN

GANGGUAN DAN KLASIFIKASI GANGGUAN Berdasarkan kesimetrisannya :  Gangguan Asimetris, merupakan gangguan yang mengakibatkan tegangan dan
 

Berdasarkan kesimetrisannya :

  • Gangguan Asimetris, merupakan gangguan yang mengakibatkan tegangan dan arus yang mengalir pada setiap phasanya menjadi

tidak seimbang, gangguan ini terdiri dari :

  • 1. Gangguan hubung singkat satu phasa ke tanah.

  • 2. Gangguan hubung singkat dua phasa.

  • 3. Gangguan hubung singkat dua phasa ke tanah.

  • Gangguan Simetris, merupakan gangguan yang terjadi pada semua

phasanya sehingga arus maupun tegangan setiap phasanya tetap seimbang setelah gangguan terjadi. Gangguan ini terdiri dari :

  • 1. Gangguan hubung singkat tiga phasa.

  • 2. Gangguan hubung singkat tiga phasa ke tanah.

 

Berdasarkan lama terjadi gangguannya :

 Gangguan Transient ( temporer ), merupakan gangguan yang hilang dengan sendirinya apabila
  • Gangguan Transient (temporer), merupakan gangguan yang hilang dengan sendirinya apabila

pemutus tenaga terbuka dari saluran transmisi untuk waktu yang singkat dan setelah itu dihubungkan kembali.

  • Gangguan Permanen, merupakan gangguan yang

tidak hilang atau tetap ada meskipun pemutus

tenaga terbuka pada saluran transmisi untuk waktu yang singkat dan setelah itu dihubungkan kembali.

 
  • Gangguan Hubung Singkat Satu Phasa ke Tanah

 Gangguan Hubung Singkat Satu Phasa ke Tanah

(Line Ground)

 
  • Gangguan Hubung Singkat Dua Phasa (Line-Line)

  • Gangguan

Hubung

Singkat

Dua

Phasa

ke

Tanah

(Line-Line-Ground)

 
  • Gangguan Hubung Singkat Tiga Phasa (Line-Line- Line)

 

SISTEM PROTEKSI

SISTEM PROTEKSI Kehandalan suatu sistem tenaga listrik antara lain ditentukan oleh frekuensi pemadaman yang terjadi dalam
 

Kehandalan suatu sistem tenaga listrik antara lain ditentukan oleh frekuensi pemadaman yang terjadi dalam sistem tersebut. Semakin sering frekuensi

pemadaman dan semakin lama waktu pemadaman,

semakin rendah tingkat kehandalan sistem tersebut. Sistem proteksi itu sendiri berfungsi untuk mengurangi risiko yang ditimbulkan ke level yang aman dengan

menghilangkan gangguan atau abnormalitas sistem sesegera mungkin dan meminimalkan pemutusan operasi pada sistem tenaga.

 

Karakteristik Sistem Proteksi

 
Karakteristik Sistem Proteksi  Reliabilitas ( Reliability )  Selektivitas ( Selectivity )  Kecepatan Operasi
  • Reliabilitas (Reliability)

  • Selektivitas (Selectivity)

  • Kecepatan Operasi (Speed of Operation)

  • Fleksibel (Flexibility)

  • Sensitifitas (Sensitivity)

  • Dikriminasi (Dicrimination)

 

DIgSILENT PowerFactory

DIgSILENT PowerFactory Secara umum DigSILENT PowerFactory dapat digunakan untuk membuat proyek sistem tenaga listrik dalam bentuk

Secara umum DigSILENT PowerFactory dapat digunakan untuk membuat proyek sistem tenaga listrik dalam bentuk diagram satu garis (one line diagram) dan jalur sistem pentanahan untuk berbagai bentuk analisis, antara lain: aiiran daya, hubung singkat, starting motor, trancient stability, koordinasi relay proteksi dan sistem harmonisasi. Proyek sistem tenaga listrik memiliki masing- masing elemen rangkaian yang dapat diedit langsung dari diagram satu garis dan atau jalur sistem pentanahan. Untuk kemudahan hasil perhitungan analisis dapat ditampilkan pada diagram satu garis.

 
TAMPILAN DISGILENT
TAMPILAN DISGILENT

METODOLOGI PENELITIAN

  • DATA SISTEM KELISTRIKAN SULSEL

  • FLOW CHART

  • INSTRUMEN PENELITIAN

 Membuat diagram satu garis sistem sulselbar pada DIgSILENT PowerFactory.  Memasukkan data parameter pembangkit, transformator,
  • Membuat diagram satu garis sistem sulselbar pada DIgSILENT PowerFactory.

  • Memasukkan data parameter pembangkit, transformator, jaringan transmisi, busbar dan beban.

  • Menentukan swing generator.

  • Membuat event (switching event dan short-sircuit event) pada sistem Sulselrabar.

  • Menjalankan program DIgSILENT Power Factory.

  • Melihat keterangan analisis aliran daya yang terjadi pada sistem dengan menggunakan output calculation analysis.

INSTRUMEN PENELITIAN

Instrumen atau alat bantu yang digunakan dalam

melakukan penelitian ini untuk menjalankan program DIgSILENT PowerFactory 14.0 adalah Notebook DELL, dengan spesifikasi seperti berikut :

  • Intel (R) Core(TM) i5-2430M @2.40 GHz

  • Memory (RAM) 8 Gb

  • Windows 7 Ultimate 32 bit