Anda di halaman 1dari 10

PENELITIAN TINDAKAN

KELAS (PTK)
Oleh :
Supriadi, S.Ag., M.Pd
Classroom Action Research (CAR)
PENGERTIAN
Suatu pencermatan terhadap kegiatan
belajar berupa sebuah tindakan, yang
sengaja dimunculkan dan terjadi dalam
sebuah kelas secara bersama. Tindakan
tersebut diberikan oleh guru dan
dilakukan oleh siswa
PENGERTIAN
PTK diartikan juga dengan ;
intervensi yang dilakukan oleh guru
dalam praktek mengajarnya sendiri.
PENGERTIAN
PTK merupakan penelitian eksperimen
dengan ciri yang khusus. Jika dalam
penelitian eksperimen peneliti ingin
mengetahui akibat dari suatu perlakuan,
maka pada PTK, peneliti mencermati
kajiannya pada proses dan akibat dari
tindakan yang dibuatnya.
Tujuan PTK
Classroom Action Research bertujuan
untuk memecahkan masalah-masalah
melalui penerapan langsung di kelas
(Isaac, 1994:27).
Tujuan PTK
Meningkatkan mutu isi, masukan, proses
serta hasil pengajaran di sekolah.
Membantu guru dan tenaga kependidikan
lainnya mengatasi masalah pembelajaran.
Meningkatkan sikap profesional pendidik dan
tenaga kependidikan.
Menumbuhkembangkan budaya akademik di
lingkungan sekolah sehingga tercipta sikap
proaktif dalam melakukan perbaikan mutu
pendidikan dan pembelajaran secara
berkelanjutan.
Ciri-ciri PTK
Membahas Persoalan-persoalan
dalam pengajaran
Tidak terbatas pada ruang kelas saja,
asalkan dimana terjadi suatu proses
pembelajaran dan guru menginginkan
penerapan solusi, maka bisa disebut
dengan PTK
Peneliti PTK tidak berasumsi bahwa
hasil penelitiannya, bakal
menghasilkan teori
Syarat Melakukan PTK
PTK harus tertuju/mengenai hal-hal yang terjadi di
dalam pembelajaran
Guru dituntut melakukan pencermatan secara
kuntinyu, objektif dan sistematis (direkam dengan
baik, sehingga diketahui dengan pasti tingkat
keberhasilan yang diperoleh peneliti serta
penyimpangan yang terjadi.
PTK dilakukan sekurang-kurangnya dalam dua siklus
tindakan yang berurutan, informasi dari siklus
terdahulu sangat menentukan bentuk siklus
berikutnya. Oleh sebab itu siklus kedua, ketiga dan
seterusnya tidak dapat dirancang sebelum siklus
pertama terjadi.
PTK terjadi secara wajar, tidak mengubah aturan
yang sudah ditentukan, tidak mengubah jadwal,
tindakan tidak merugikan siswa
Lanjutan.
PTK terjadi secara wajar, tidak mengubah
aturan yang sudah ditentukan, tidak
mengubah jadwal, tindakan tidak
merugikan siswa
PTK harus betul-betul disadari oleh pemberi
maupun pelakunya, sehingga pihak yang
bersangkutan dapat mengemukakan
kembali apa yang dilakukan, baik mengenai
tindakan, suasana yang terjadi, reaksi
siswa dan urutan peristiwa.
PTK harus benar-benar menunjukkan
adanya tindakan yang dilakukan guru.
Sasaran/objek PTK
Siswa, dapat dicermati ketika siswa sedang
asyik belajar di
kelas/lapangan/laboratorium/bengkel dsb.
Guru, dapat dicermati ketika ybs sedang
mengajar di kelas, terutama cara guru
memberi bantuan, bimbingan dan
kunjungan ke siswa
Materi pelajaran, dapat diamati dalam
GBPP, Silabus dan RPP yang dikembangkan