Anda di halaman 1dari 12

PENGERTIAN

Menurut Farmakope Indonesia Edisi IV, gel kadang-kadang disebut jeli, merupakan sistem semi
padat terdiri dari suspensi yang dibuat dari partikel anorganik yang kecil atau molekul organik
yang besar, terpenetrasi oleh suatu cairan. (Farmakope Indonesia Edisi IV halaman 7)

NATRIUM DIKLOFENAK
Natrium diklofenak adalah obat analgesik dan anti-inflamasi
non steroid (AINS) yang digunakan untuk pengobatan kelainan
muskuloskeletas yaitu osteoarthritis. (Martindale, hal 46)
Mekanisme kerja dari natrium diklofenak adalah untuk
menghambat enzim siklo-oksigenase sehingga konversi asam
arakidonat yang akan menjadi PGG2 terganggu. Obat ini tidak
menghentikan, memperbaiki atau mencegah kerusakan jaringan
pada kelainan muskuloskeletat, tetapi hanya meringankan gejala
nyeri dan inflamasi yang berkaitan dengan penyakitnya.
(Peresepan Obat, hal 64 dan Farmakologi dan Terapi Hal 233)
C14H10Cl2NNaO2

(British Pharmacopea, hal 1893)
NATRIUM DIKLOFENAK
.

Bubuk kristal, putih atau kekuningan, sedikit higroskopis. (British
Pharmacopea, hal 1893)
Sedikit larut dalam air, mudah larut dalam etanol, larut dalam etanol
96%, sedikit larut dalam aseton. (British Pharmacopea, hal 1893)
Penyimpanan Dalam wadah kedap udara, terlindung dari cahaya.
(Martindale, hal 44)
Kadar penggunaan 1% sebagai penggunaan topikal (gel)
(Martindale, hal 44)
PREFORMULASI
No. Nama Bahan Jumlah Kegunaan
1. Natrium Diklofenak 1% Zat aktif
2. Natrium Alginat 4% Basis gel
3. Na CMC 5% Basis gel
4. HPC 5% Basis gel
5. Natrium Benzoate 0,3% Pengawet
6. Propilenglikol 5% Peningkat penetrasi
7. Aquadestilata Ad 100% Pembawa
PENYELESAIAN PERMASALAHAN
Natrium diklofenak dibuat sediaan gel yang perlu
ditambahkan basis gel untuk mengembangkan
Maka ditambahkan Natrium alginate sebagai
basis gel
Natrium diklofenak dibuat sediaan multiple dose
Maka ditambahkan pengawet untuk mencegah
pertumbuhan bakteri yaitu natrium benzoate
Natrium diklofenak perlu zat pembawa dan
sedikit larut dalam air
Sehingga digunakan peningkat penetrasi yaitu
propilenglikol
Sediaan ini ditujukan untuk kulit bagian
hypodermis
Maka digunakan Aquadestilata untuk zat
pembawa
PERHITUNGAN
Natrium Diklofenak
1
100
150 = 1,5
Natrium Alginat
4
100
150 = 6
Natrium Benzoate
0,3
100
150 = 0,45
Propilenglikol
5
100
150 = 7,5
FORMULASI SEDIAAN
No. Nama Bahan Jumlah Kegunaan
1. Natrium Diklofenak 1% Zat aktif
2. Natrium Alginat 4% Basis gel
3. Natrium Benzoate 0,3% Pengawet
4. Propilenglikol 5% Peningkat penetrasi
5. Aquadestilata Ad 100% Pembawa
CARA PEMBUATAN
o Disiapkan alat dan bahan
o Ditimbang pot kosong
o Dilakukan pengembangan gelling agent (Basis gel) yaitu
Natrium Alginat. Ditimbang Natrium alginate seberat 6
gram dengan menggunakan kertas perkamen.
Dimasukkan kedalam mortir. Diukur aquadest sebanyak
59 ml dengan gelas ukur, dimasukkan kedalam mortir,
gerus ad homogen hingga mengembang.
o Ditimbang Natrium diklofenak seberat 1,5 gram dengan
menggunakan kertas perkamen, lalu dispersikan kedalam
Natrium alginate yang telah mengembang, gerus ad
homogen.
o Ditimbang Natrium benzoate seberat 0,45 gram
dengan menggunakan kertas perkamen. Larutkan
denngan 2 ml Aquadestilata didalam beaker glass.
Masukkan kedalam mortir, gerus ad homogen
o Ditimbang propilenglikol seberat 7,5 gram dengan
menggunakan cawan porselain. Encerkan dengan
75 ml Aquadestilata, masukkan kedalam mortir,
gerus ad homogen.
o Ditimbang sediaan seberat 15 gam sebanyak 8 kali
o Dikemas, diberi etiket dan label
EVALUASI
Uji organoleptic
Dari 3 sediaan didapat warna
yang kuning transparan, bau
khas gel yang tidak menyengat,
dan struktur kental juga dingin
bila dioleskan pada kulit
Uji homogenitas
Dari 3 sediaan di dapat
sediaan yang homogen
Uji pH
pot Nilai pH
Pot 4 6
Pot 5 6
Pot 6 6
Uji isi minimum
pot Berat
Pot 1 14, 959 g
Pot 2 14,971 g
Pot 3 14,980 g
TERIMA KASIH

Anda mungkin juga menyukai