Anda di halaman 1dari 35

TINJAUAN KEPUSTAKAAN

ULKUS
Judith W.P Hambleton
Nayda F.Fitrina
Definisi
Ulkus ( Ulcer atau Borok ) adalah :
1.Kerusakan dimana epidermis dan papilar dermis telah hilang
(Fitzpatricks)

2.Kerusakan lokal atau ekskavasi, permukaan organ atau jaringan
yang ditimbulkan oleh terkelupasnya jaringan
( Hartanto.H )

3.Ekskavasi yang berbentuk lingkaran maupun ireguler akibat dari
hilangnya epidermis dan sebagian atau seluruh dermis (James WD,
Timothy GB & Dirk ME)
4.Hilangnya jaringan yang lebih dalam dari ekskoriasi. (Prof. Dr.dr.
Adhi Djuanda )

Tipe Ulkus
A.Pada Kulit
1. Ulkus Neurotropik
2. Ulkus Varikosus
3. Ulkus Arterial
4. Ulkus Bakteriil
5. Ulkus Mikotik
6. Ulkus Karsinogenik


B.Pada Kelamin
1. Ulkus Mole
2. Ulkus Durum
3. Ulkus Mikstum

A1.Ulkus Neurotropik
Merupakan ulkus kronik anestetik pada kulit
karena neuropati saraf sensorik di daerah
tekanan dan trauma ekstremitas.
Timbul pada stadium lanjut dari beberapa
penyakit sistemik kronik.
Frekuensi terbanyak terjadi pada ekstremitas
bawah, terutama pada telapak kaki.










Tempat dan luas
penahan beban di kaki
A1.1 Ulkus Diabetik
Merupakan luka terbuka pada permukaan kulit
karena adanya komplikasi makroangiopati sehingga
terjadi vaskuler insusifiensi dan neuropati.
Salah satu akibat komplikasi kronik atau jangka
panjang Diabetes Mellitus adalah ulkus diabetika.
Ulkus diabetik disebabkan adanya tiga faktor (Trias)
yaitu Iskemik, Neuropati, dan Infeksi.
Klasifikasi Ulkus Diabetikum (Wagner)

0
Tidak ada luka terbuka, kulit utuh.

1 Ulkus Superfisialis, terbatas pada kulit.

2 Ulkus lebih dalam sering dikaitkan dengan inflamasi jaringan.

3 Ulkus dalam yang melibatkan tulang, sendi dan formasi abses.

4 Ulkus dengan kematian jaringan tubuh terlokalisir seperti pada ibu
jari kaki, bagian depan kaki atau tumit.

5 Ulkus dengan kematian jaringan tubuh pada seluruh kaki.

Bila terjadi sumbatan kronik (fontaine) :


Stadium I

Asimptomatis atau gejala tidak khas
(kesemutan)
Stadium
II
Terjadi klaudikasio intermiten

Stadium
III
Timbul nyeri saat istitrahat

Stadium
IV
Terjadinya kerusakan jaringan karena
anoksia (ulkus)

Tanda dan Gejala
Sering kesemutan, nyeri kaki saat istirahat, sensasi rasa
berkurang, kerusakan Jaringan (nekrosis), penurunan denyut
nadi arteri dorsalis pedis/tibialis/poplitea, kaki menjadi
atrofi, dingin dan kuku menebal serta kulit kering.
Diagnosis Ulkus diabetika
Pemeriksaan Fisik
Inspeksi Mengamati terdapat ulkus pada kulit atau
jaringan tubuh pada kaki.
Pemeriksaan sensasi vibrasi (rasa berkurang /hilang), palpasi
denyut nadi arteri dorsalis pedis menurun / hilang.
Pemeriksaan Penunjang
X-ray, EMG dan Pmx. Laboratorium

Penatalaksanaan
1. Pengendalian Diabetes
2. Penanganan Ulkus diabetikum
Strategi pencegahan
Penanganan Ulkus Diabetik


A1.2 Ulkus Pada Kusta
adalah ulkus plantar atau ulkus tropik. Bagian kaki yang paling
sering dijumpai ulkus adalah telapak kaki khususnya telapak
kaki bagian depan (ball of the foot).
3 penyebab ulkus :
1. Berjalan pada kaki yang insensitif serta paralisis otot-otot kecil
2. Infeksi yang timbul akibat trauma.
3. Infeksi yang timbul pada telapak kaki yang insensitif dan
kering atau terdapatnya corn atau kalus pada telapak kaki.
Klasifikasi Ulkas Pada Kusta
1. Ulkus Akut
2. Ulkus Kronik
3. Ulkus Complicated
4. Ulkus Rekuren
Penatalaksanaan
-. Tirah Baring
-. Kaki harus diistirahatkan secara absolut
-. Elevasi selama 48-72 jam
-. Irigasi
-. Pemakaian Abx bila perlu
-. Penderita diinstruksikan untuk melakukan
perawatan diri dan memakai alas kaki.


Pencegahan Kekambuhan
-. Mengurangi tekanan selama berjalan dan menggunakan alas kaki
pelindung
-. Eradikasi infeksi yang terletak pada struktur yang lebih dalam
-. Meningkatkan kualitas skar
-. Mengurangi beban pada skar dengan cara modifikasi alas kaki dan
melakukan prosedur tindakan pembedahan.

*.
Indikasi amputasi jika:
SCC
Flail foot
Fixed deformity
Unhealthy stump

A2. Ulkus Dekubitus
Dekubitus berasal dari bahasa latin
decumbere yang artinya berbaring.
Ulkus Dekubitus (Luka akibat penekanan,
Ulkus kulit, Bedsores) adalah kerusakan kulit
yang terjadi akibat kekurangan aliran darah
dan iritasi pada kulit yang menutupi tulang
yang menonjol.
Daerah Yang Berpotensi
Klasifikasi


Stage Definition Explanatory notes
1
2
3
4
Penatalaksanaan
1.Mengurangi tekanan
Reposisi berkala, dengan mengubah posisi minimal setiap 2
jam,
Alas pengaman (protective padding)
Support surfaces
2.Perawatan ulkus (cleaning & dressing)
3.Mengatasi nyeri, infeksi dan undernutrition
4.Terapi tambahan atau Bedah
A3. Ulkus Varikosum
o Adalah ulkus pada tungkai bawah yang
disebabkan oleh gangguan aliran darah vena.
o Penyebab gangguan aliran darah balik pada
tungkai bawah.
Dari Pembuluh Darah
Dari Luar Pembuluh Darah
Gejala Klinis
-. Edema
-. Kaki terasa pegal
-. Gatal
-. Rasa terbakar
-. Tidak nyeri dan berdenyut
-. Terdapat riwayat trombosis
vena, trauma operasi dan
multiparitas.
-. Juga ada riwayat obesitas dan
gagal jantung kongestif
Ulkus memilki tepi tidak teratur,
ukura bervariasi.
Di dasar ulkus terlihat jaringan
granulasi atau bahan fibrosa.
Dapat juga terlihat eksudat yang
banyak.
Kulit sekitar tampak merah
kecoklatan dan dapat
mengalami perubahan menjadi
lesi eksema (dermatitis statis).
Kulit sekitar luka mengalami
indurasi, mengkilat, dan fibrotik
.


o Predileksinya yaitu daerah antara
maleolus dan betis, tetapi
cenderung timbul di sekitar
maleolus medialis.
o Dapat juga meluas sampai tungkai
atas. Sering terjadi varises pada
tungkai bawah.
o Kelainan kulit berupa:
-.Ulkus dikelilingi eritema dan
hiperpigmentasi.
-.Bentuk bulat atau oval, kadang
tidak teratur.
-.Tepi lunak dan meninggi.
o Penatalaksanaan
Tinggikan letak tungkai saat berbaring
Konsul pasien ke Bagian Penyakit Dalam untuk mengobati
penyebab (varises).
o Penatalaksanaan Khusus
a. Pengobatan Sistemik
Seng Sulfat 2x200 mg/hari
b. Pengobatan Topikal
Bila terdapat pus kompres dengan larutan permanganas kalikus
1:5000 atau larutan perak nitrat 0,5% atau 0,25%. Teriosum
.



A4. Ulkus Tropikum
adalah ulkus yang cepat berkembang dan nyeri,
biasanya pada tungkai bawah, dan lebih sering
ditemukan pada anak-anak kurang gizi di daerah
tropik.
3 faktor yang berperan dalam timbulnya
penyakit ini, yaitu trauma, higiene dan gizi serta
infeksi oleh kuman Bacillus fusiformis.
Manifestasi Klinis

Luka kecil Papula
Vesikel.
Vesikel pecah diinfeksi oleh
kuman, ulkus meluas ke
samping dan ke dalam
dan memberi bentuk
khas ulkus tropikum
Penatalaksanaan
1. Penatalaksanaan Umum
(3)

Perbaiki keadaan gizi.
2. Penatalaksaan Khusus
Penatalaksanaan khusus terdiri dari pengobatan sistemik dan
topikal.
Penisillin Inj. selama 7-10 hari, 600.000-1,2 juta unit/hari.
Tetrasiklin 3x500 mg sehari.
Salap salisilat 2%
Kompres KMnO4

A5. Ulkus Arteriosum
Ulkus arteriosum adalah ulkus yang terjadi akibat
gangguan peredaran darah arteri.
Penyebabnya dibagi secara garis besar menjadi 3 :
1.Ekstra mural
2.Mural
3.Intra mural
Manifestasi Klinis
-. Disebabkan Hipertensi
Sering di sebelah
posterior, medial atau
anterior
-. Disebabkan oleh
arteriosklerosis
obliterans
Biasanya pada tonjolan
tulang.
Lesi eritematosa yang nyeri bagian tengah berwarna
kebiruan dan menjadi bula hemoragik nekrosis.
Rasa nyeri merupakan gejala penting. Nyeri terasa lebih hebat
pada malam hari, dapat timbul mendadak atau perlahan-lahan,
terus menerus atau hilang timbul.
Bila tungkai diangkat atau keadaan dingin, rasa nyeri
bertambah hebat.
Jika diraba dengan punggung tangan, bagian distal lebih dingin
daripada bagian proksimal atau kaki sebelah yang sehat.
Denyut nadi pada dorsum pedis teraba lemah atau sama sekali
tidak teraba
Umumnya prognosis
baik namun
tergantung juga pada
keadaaan umum
penderita serta jenis
penyakit yang
mendasarinya
Penatalaksanaan
Penatalaksanaan Umum
Pengobatan terhadap penyebabnya
Hindari suhu dingin
Hindari merokok
2. Penatalaksanaan Khusus
a. Pengobatan Sistemik
Untuk menanggulangi infeksi dapat diberikan antibiotik atau metronidazol
(khusus kuman anaerob) dan analgetik untuk mengurangi nyeri.
b. Pengobatan Topikal
Permanganas kalikus 1:5000, Benzoin peroksida 10%-20%
B. Ulkus Mole
Soft chancre, chancroid, soft
sore.
Adalah penyakit infeksi pada
alat kelamin yang akut,
setempat, disebabkan oleh
Streptobacillus ducrey (
Haemophilus ducreyi ) dengan
gejala klinis yang khas berupa
ulkus nekrotik yang nyeri pada
tempat inokulasi, dan sering
disertai pernanahan kelenjar
getah bening regional.
Penyebabnya ialah H.ducreyi yang merupakan
bakteri gram negative, anaerobic fakultatif,
berbentuk batang pendek dengan ujung bulat,
tidak bergerak, tidak membentuk spora dan
memerlukan hemin untuk pertumbuhannya.
Penuakit ditularkan secara langsung melalui
hubungan seksual. Predileksi pada genital, jari,
mulut, dan dada. Pada tempat masuknya
mikroorganisme terbentuk ulkus yang khas.






GAMBARAN KLINIS
Masa inkubasi sekitar 1-5 hari.
Makula / papul pustule ulkus yang khas, antara
lain :
-.Multiple.
-.Lunak.
-.Nyeri tekan.
-.Dasarnya kotor dan mudah berdarah.
-.Tepi ulkus menggaung.
-.Kulit sekitar ulkus berwarna merah.
Lokasi
-.Pria : preputium, glans penis, batang penis, frenulum
dan anus.
-.Wanita : vulva, klitoris, serviks, dan anus.
-.Ekstragenital pada lidah, bibir, jari tangan, payudara,
umbilicus, dan konjungtiva.

Jenis Bentuk Klinis