Anda di halaman 1dari 8

STATUS

EPILEPTIKUS
PEMBIMBING : DR MAHESA SPA, MKES
DISUSUN OLEH : TRI UTAMI NINGRUM
DEPARTEMEN ILMU PENYAKIT ANAK KEPANITERAAN KLINIK FKK UMJ
RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KOTA BANJAR
2014
Status Epileptikus
Epilepsy Foundation of America
(EFA) SE adalah terjadinya dua
atau lebih rangkaian kejang
tanpa adanya pemulihan
kesadaran diantara kejang
atau aktifitas kejang yang >30
menit.
2
3
SE sering di temukan pada anak <3th

Akut : ensefalopati , ensefalitis, meningitis,
perdarahan intrakranial

Kronik : malformasi otak, pasca trauma
kepala dan epilepsi
Patogenesis
1. Ketidakseimbangan antara faktor eksitatorik dan
inhibitorik
Berkurangnya inhibisi oleh GABA
Meningkatnya eksitasi sinaptik oleh transmiter asam
glutamat (GLU)
2. Kemampuan membran sel sbg pacemaker neuron
utk melepaskan muatan listrik yg berlebihan
Peningkatan aktivitas listrik secara berlebihan
pd neuron-neuron
Merangsang sel neuron lain utk melepaskan
muatan listrik scr bersamaan
Tata Laksana
Stabilisasi penderita ( resusitasi kardio
pulmonal)
Obat yang sering digunakan adalah
diazepam, lorazepam, fenitoin,
fenobarbital
Pada kasus SE refrakter dapat
digunakan
midazolam,fenobarbiton,tiopetal

5
6


Diazepam rektal (0,5mg/kgBB)
<5 : 2,5 mg, 5-10kg : 5 mg,>10kg:10mg
Dapat diulang max 2 kali dengan
interval 5 menit


Pre
Hospital
Tanda vital , ABC
Jalur intravena dengan Nacl 0,9%
Diazepam 0,3- 0,5 mg/kgBB iv
Ambil darah utk pemeriksaan sesuai
indikasi
Hospital
Diazepam 0,3-0,5 mg/KgBB iv
kecepatan 1 mg/mnt
Fenitoin 20mg/ kgBB dalam Nacl 0,9%
bolus iv kecepatan lambat,
kecepatan 1mg/kgBB/mnt atau
5mg/mnt. Jika kejang masih berlanjut
dapat diulang 10mg/kgvBB
Kejang
(-)
7
Fenobarbital 20mg/ kgBB
kecepatan <50mg/mnt
Kejang
(-)
12 jam
kemudian
diberikan
fenobarbital
rumatan 4-
8mg/kgBB /hr
dibagi 2dosis
Midazolam 0,15 mg/BB Bolus
ditanjutkvan dengan infus 1-2
mikvrogram/kvgBB /m titrasi setiap
15menit hingga vkejanvg teratasi
Terima Kasih

Anda mungkin juga menyukai