Anda di halaman 1dari 37

Definition of Market

What is Marketing?
What is Marketing Strategy?
Why a Marketing Strategy is very
Important?
Basic Competition
Market is any place where the sellers of a
particular good or service can meet with the
buyers where there is a potential for a
transaction to take place.

Definition of Market:
Markets do not necessarily need to be a
physical meeting place. Internet-based stores
and auction sites are all markets in which
transactions can take place entirely online
and where the two parties do not ever need
to physically meet.

Definition of Market:
Marketing is the process of communicating
the value of a product or service to
customers, for the purpose of selling that
product or service.
The Meaning of Marketing:
Marketing is the science of choosing target
markets through market analysis and market
segmentation, as well as understanding
consumer behavior and providing superior
customer value.

The Meaning of Marketing:
Marketing strategy according to Kotler
(2000: 108), Marketing Strategy is the
basic approach that the business units use
to achieve its objective and consist of
proceed decicions of target market,
marketing positioning, marketing mix, and
marketing expenditure levels.
Marketing Strategy
Menurut Kotler, Strategi pemasaran adalah
pendekatan pokok yang digunakan oleh unit
bisnis di dalam mencapai sasaran yang di
dalamnya tercantum keputusan-keputusan
mengenai target pasar, penempatan produk,
bauran pemasaran, serta tingkat biaya
pemasaran yang diperlukan.
Marketing Strategy
Marketing adalah dasar dari proses bisnis.
Tanpa marketing, tidak akan ada penjualan
yang datang, jika tidak ada penjualan, maka
tidak ada pemasukan cukup, artinya, bisnis
tidak bisa berkembang.

Dasar Strategi Pemasaran
Dasar dari pembuatan strategi dan aktifitas
marketing adalah melakukan analisa STP,
yang merupakan 3 strategi sederhana untuk
membangun TARGETED MARKETING PLAN
usaha Anda.
Dasar Strategi Pemasaran
-
The basic concept in marketing management
-
Konsep STP
Segmenting merupakan proses membagi
market menjadi beberapa segmen
berdasarkan karakteristik dan kebutuhan
konsumen.
Segmenting, Targeting & Positioning
Segmenting, Targeting & Positioning
Targeting yaitu menentukan sasaran atau
siapa yang dituju untuk memasarkan
produk/jasa.
Segmenting, Targeting & Positioning
Positioning adalah strategi yang dapat
membedakan produk/jasa Anda dari
kompetitor dan menentukan niche market
yang akan Anda layani.
Defini Segmentation menurut ahli:
Swastha & Handoko (1997)

Mengartikan segmentasi pasar sebagai
kegiatan membagibagi pasar/market yang
bersifat heterogen kedalam satuansatuan pasar
yang bersifat homogen.
Defini Segmentation menurut ahli:
Pride & Ferrel (1995)

Mengatakan bahwa segmentasi pasar
adalah suatu proses membagi pasar ke dalam
segmen-segmen pelanggan potensial dengan
kesamaan karakteristik yang menunjukkan
adanya kesamaan perilaku pembeli.
Defini Segmentation menurut ahli:
Kotler, Bowen dan Makens (2002, p.254)

Pasar terdiri dari pembeli dan pembeli berbeda-
beda dalam berbagai hal yang bisa membeli
dalam keinginan, sumber daya, lokasi, sikap
membeli, dan kebiasaan membeli. Karena
masing-masing memiliki kebutuhan dan
keinginan yang unik, masing-masing pembeli
merupakan pasar potensial tersendiri.
SEGMENTATION
Segmen pasar adalah kelompok-kelompok
pembeli yang dibedakan menurut kebutuhan,
karakteristik, atau tingkah laku yang mungkin
membutuhkan produk yang berbeda.


SEGMENTATION

Segmentasi pasar adalah kegiatan membagi-bagi
pasar yang bersifat heterogen dari suatu produk ke
dalam satuan-satuan pasar yang bersifat homogen.

Kotler, Bowen dan Makens (2002, p.254)


Menurut Gitosudarmo (2000) manfaat segmentasi
pasar adalah sebagai berikut:
1. Dapat membedakan antara segmen yang satu
dengan segmen lainnya.
2. Dapat digunakan untuk mengetahui sifat
masing-masing segmen.
3. Dapat digunakan untuk mencari segmen mana
yang potensinya paling besar.
4. Dapat digunakan untuk memilih segmen mana
yang akan dijadikan pasar sasaran.

1. Biaya produksi akan lebih tinggi, karena jangka
waktu proses produksi lebih pendek.
2. Biaya penelitian/ riset pasar akan bertambah
searah dengan banyaknya ragam dan macam segmen
pasar yang ditetapkan.
3. Biaya promosi akan menjadi lebih tinggi, ketika
sejumlah media tidak menyediakan diskon.
4. Kemungkinan akan menghadapi pesaing yang
membidik segmen serupa. Bahkan mungkin akan
terjadi persaingan yang tidak sehat, misalnya
kanibalisme sesama produsen untuk produk dan
segmen yang sama.

Dalam pendekatan segmentasi pasar ada tiga strategi
yang dipilih.

1.Strategi Konsentrasi

2.Strategi Multisegmen

3.Strategi Gabungan
1.Strategi Konsentrasi

Tujuan yang ingin diperoleh, bukan penjualan
maksimal, tetapi, effisiensi program pemasaran.
Perusahaan hanya melayani satu segmen dengan satu
marketing mix.



1.Strategi Konsentrasi

Kelebihannya :
Membuat perusahaan lebih spesialis
Semua energi/usaha bisa dikerahkan untuk
memuaskan satu kelompok kebutuhan saja.
Perusahaan dengan sumber daya yang terbatas, bisa
bersaing dengan peusahaan besar.



1.Strategi Konsentrasi

Kekurangannya :
Puts all eggs in one basket.
Ada perubahan kecil pada populasi atau selera
konsumen, memberi effek yang besar pada
peruahaan.
Susah untuk merambah pasar baru. Arrow akan susah
masuk ke pakaian wanita, walaupun hampir 60 %
pembelian Arrow dilakukan wanita.
Contoh : Rolex, Jaguar



2.Strategi Multisegmen




2.Strategi Multisegmen




2.Strategi Multisegmen




3.Strategi Gabungan

Merupakan strategi dimana perusahaan mengarahkan
upaya pemasarannya pada dua atau lebih segmen
dengan menerapkan bauran yang sama pada setiap
segmen. Strategi ini tidak memerlukan biaya yang
besar karena hanya menerapkan satu bauran
pemasaran saja sehingga strategi ini menarik bagi
perusahaan yang memiliki sumber daya terbatas.
Variabel Segmentasi

Konsumen memiliki berbagai dimensi yang dapat
digunakan sebagai dasar untuk melakukan segmentasi
pasar.
Salah satu dimensi yang dipandang memiliki peranan
utama dalam menentukan segmentasi pasar adalah
variabel-variabel yang terkandung dalam segmentasi
itu sendiri.
Dalam hubungan ini Kotler (1995) mengklasifikasikan
jenis-jenis variabel segmentasi sebagai berikut:
1.Segmentasi Geografi
2. Segmentasi Demografi
3. Segmentasi Psikografi
4. Segmentasi Tingkah Laku

1.Segmentasi Geografi

Segmentasi ini membagi pasar menjadi unit-unit
geografi yang berbeda, seperti negara, propinsi,
kabupaten, kota, wilayah, daerah atau kawasan. Jadi
dengan segmentasi ini, pemasar memperoleh
kepastian kemana atau dimana produk ini harus
dipasarkan.

Segmentasi perilaku dapat diukur menggunakan
indikator sebagai berikut (Armstrong, 1997):

1. Manfaat yang dicari
2. Status Pengguna
3. Tingkat Pemakaian
4. Status Loyalitas



THE END