Anda di halaman 1dari 23

KELOMPOK 2

1. YESI MAYASARI
2. NOOR HALIDAH PUJI LESTARI
3. DEWI KUSUMAWATI
4. SALMA INDAH PURNAMASARI
5. KRISTIN ARIANTI
6. HERNITA PILAWATI
7. ALIN
8. IRWAN HARIADI
9. MERYANCE SINAGA
10. PIPIT SEPTIANA
ZAT GIZI MIKRO
VITAMIN DAN MINERAL
Zat Gizi
Zat gizi dibagi menjadi 2 golongan
besar yaitu, makro nutrient (zat gizi
makro) dan mikro nutrient (zat gizi
mikro).
Klasifikasi Zat Gizi Mikro
Zat Gizi
Mikro
Vitamin
Mineral
Vitamin
Vitamin Larut
Lemak
Vitamin Larut Air
1. Vit A
2. Vit D
3. Vit E
4. Vit K
1. Vit B (B Kompleks,
B1, B2, B3, Biotin,
As. Pantotenat, B6,
Folat, B12
2. Vit C
Mineral
Mineral
Makro
Mineral
Mikro
1. Natrium
2. Klor
3. Kalium
4. Kalsium
5. Fosfor
6. Magnesium
7. Sulfur
1. Besi
2. Seng
3. Iodium
4. Tembaga
5. Mangan
6. Krom
7. Selenium
8. Molibden
9. Flour
10. Kobal
Fungsi Vitamin Larut Lemak
1. Vitamin A
Vitamin A dikenal luas memiliki manfaat besar
untuk mata, berperan dalam perkembangan
janin dan menghambat timbulnya kanker
2. Vitamin D
Vitamin D ini memiliki provitamin D di bawah
kulit kita yang bisa berubah menjadi vitamin D
ketika kita mendapatkan sinar matahari yang
cukup terutama di pagi hari.
3. Vitamin E
Vitamin ini memiliki manfaat yang penting untuk
kulit. Vitamin ini berfungsi untuk menjaga
kesegaran tubuh, keremajaan kulit dan mencegah
kerusakan kulit akibat paparan sinar ultraviolet.
4. Vitamin K
Membantu proses pembekuan darah dan sebagai
kofaktor enzim karboksilase yang mengubah
residu protein berupa asam glutamate menjadi
gamma karboksiglutamat.

Fungsi Vitamin Larut Air
1. Vitamin B Kompleks
Vitamin B Kompleks memiliki fungsi untuk
membantu proses pencernaan makanan.
2. Vitamin B1
Sebagai koenzim berbagai reaksi metabolism energi
3. Vitamin B2
Sebagai komponen koenzim FAD dan FAM
4.Vitamin B3
Befungsi didalam tubuh sebagai koenzim NAD dan
NADP

1. Biotin
Berfungsi sebagai koenzim pada reaksi-reaksi yang
menyangkut penambahan atau pengeluaran karbon dioksida
kepada atau dari senyawa aktif
2.Asam pantotenat
Peranan utama asam pantotenat adalah sebagai bagian
koenzim A
3.Vitamin B6 (piridoksi, piridoksal, dan piridoksamin)
Berperan dalam bentuk fosforilasi PLP dan PMP
4. Folat
Fungsi utama koenzim folat (THFA)
5.Vitamin B12 (Kobalamin)
Diperlukan untuk mengubah folat menjadi bentuk aktif
6.Vitamin C
Fungsi dasar vitamin C adalah meningkatkan daya tahan
tubuh
Fungsi Mineral Makro
1. Natrium (Na)
Sebagai kation utama dalam cairan ekstraseluler
2. Clor (CL)
Klor berperan dalam memelihara keseimbangan cairan dna
elektrolit
3. Kalium
Kalium memegang peranan dalam pemeliharaan
keseiambangan caiaran dan elektrolit serta keseimbangan
asam basa
4.Kalsium
Pembentukan tulang dan gigi.,Mengatur pembekuan darah,
Katalisator reaksi-reaksi biologik, Kontraksi otot,
Meningkatkan fungsi membrane sel

5. Fosfor
Kalsifikasi tulang dan gigi, Absorpsi dan transportasi
zat gizi, Bagian dari ikatan tubuh esensial, dan
Pengaturan keseimbanangan asam basa
6. Magnesium
berperan dalam transmisi saraf, kontaksi otot dan
pembekuan darah
7. Sulfur
berperan dalam sisa metabolisme

Fungsi Mineral Mikro
1. Besi
Sebagai alat angkut O2 dari paru-paru ke jaringan tubuh,
Sebagai alat angkut elektron di dalam sel, Sebagai bagian
terpadu berbagai reaksi enzim di dalam jaringan tubuh,
Sebagai metabolisme tubuh, Peningkat Kemampuan
belajar, Sebagai system kekebalan, dan Pelarut obat-
obatan.
2. Seng
sebagian aspek metabolisme, mensistensi dan degradasi
karbohidrat, protein, lipida dan asam nukleat
3. Iodium
integral hormone trioksin triiodotironin dan
tretariodotironin
4. Tembaga
Mengsintesis protein-protein kompleks jaringan kolagen
di dalam kerangka tubuh dan pembuluh darah, dll
5. Mangan
Sebagai kofaktor berbagai enzim metabolism, dll
6. Krom
metabolisme karbohidrat dan lipida
7. Selenium
Selenium bekerja sama dengan vitamin E dalam
perananya sebagai antioksidan, dll
8. Molibden
kofaktor berbagai enzim
9. Flour
membentuk email pada gigi dan membentuk
fluoroapati, mencegah osteoporosis
10. Kobal
mematangkan sel dan berfungsi dalam berbagai
enzim
Akibat Kekurangan dan Kelebihan
Vitamin
1. VITAMIN A
Kekurangan : menimbulkan kerentanan terhadap penyakit-
penyakit infeksi,
Kelebihan : menimbulkan "keracunan,
2. VITAMIN B KOMPLEKS
a. VITAMIN B1 (Tiamin)
Kekurangan : rentan terserang beri-beri,
Kelebihan : jarang terjadi dan kalaupun kelebihan,
b. VITAMIN B2 (Riboflavin)
Kekurangan: kepekaan terhadap cahaya berkurang,
Kelebihan: jarang terjadi, sama seperti vitamin B lainnya.
c. VITAMIN B3 (Niasin)
Kekurangan: kulit gampang rusak, lidah jadi licin,
Kelebihan: jarang terjadi, sama seperti vitamin B lainnya.
d. VITAMIN B6 (Piridoksin)
Kekurangan : kulit rusak, dermatitis, sudut bibir pecah-pecah,
Kelebihan: meski jarang terjadi, dalam jangka panjang dapat
menimbulkan kerusakan saraf.
e. VITAMIN B12 (Kobalamin)
Kekurangan : dapat mengganggu sistem saraf,
menurunkan daya ingat, mudah bingung dan murung,
gampang mengalami delusi (berkhayal), lelah, hilang
keseimbangan, refleks menurun, mati rasa,
menimbulkan gangguan pendengaran, menyebabkan
gejala anemia yang meliputi kelelahan, hilang nafsu
makan, diare, menimbulkan gangguan pembentukan
sel saraf, mengakibatkan kerusakan sistem saraf.
Kelebihan: sama seperti vitamin B lainnya, jarang terjadi.

3. VITAMIN C
Kekurangan: sariawan di mulut maupun perut,
Kelebihan: dapat mengakibatkan diare, pusing, sakit kepala, dan
lelah.
4. VITAMIN D
Kekurangan : pertumbuhan lambat,
Kelebihan : jarang terjadi.
5. VITAMIN E
Kekurangan : menekan produksi antibodi dan merusak respon
kekebalan,
Kelebihan : meningkatkan risiko pendarahan dalam tubuh.
6. Vitamin K
Kekurangan : darah sulit membeku
Kelebihan : hanya bisa terjadi karena pemberian vitamin K dalam
jumlah berlebihan berupa vitamin K sintetik menadion.
Akibat Kekurangan dan Kelebihan Mineral
1. Zat Besi
Kekurangan : anemia
Kelebihan : kelainan metabolisme,
2. Seng
Kekurangan : Hambatan pertumbuhan,
Kelebihan : Menurunkan absorpsi tembaga,
3. Kalsium
Kekurangan: menyebabkan pengeroposan tulang.
Kelebihan : jarang terjadi
4. Selenium
Kekurangan: Penyakit keshan, resiko penyakit jantung
Kelebihan : Gangguan saluran cerna, rambut rontok,


5. Tembaga
Kekurangan: Anemia, mengganggu pertumbuhan dan
metabolisme, demineralisasi tulang.
Kelebihan : Penumpukan secara kronis di hati menyebabkan
nekrosis hati atau sirosis hati.
6. Mangan
Kekurangan: Jarang terdapat pada manusia.
Kelebihan : Gangguan sistem saraf.
7. Flour
Kekurangan: Kerusakan gigi / karies.
Kelebihan : Fluorosis, mual, muntah, diare, gatal, sakit di dada
8. Kobal
Kekurangan: Terjadi bila kekuangan vitamin B12. Karena faktor
intrinsik, sindroma gangguan absorpsi dan gastrektomi.
Kelebihan : Belum diketahui.
9. Kromium
Kekurangan : Biasanya terjadi pada kekurangan gizi berat.
Kelebihan : Belum diketahui karena makanan.
10.Timah, Nikel ,Vanadium, Silikon, Arsen(As), Boron(Bo)
Diperlukan tubuh, tetapi belum ditetapkan AKG dan
perkiraan konsumsi yang cukup aman.
11. Molibden
Kekurangan: terlihat pada pasien yang mendapat makanan
parenteral total,
Kelebihan : asam urat dan oksidase kantin didalam darah.
12.Yodium (I)
Kekurangan: menyebabkan penyakit gondok,
Kelebihan : jarang terjadi,

SUMBER MINERAL MIKRO (VITAMIN
dan MINERAL)
Sumber vitamin dan mineral terdapat
pada sayur-sayuran, buah-buahan,
kacang-kacangan, daging, telur, susu,
makanan laut, sereal, garam, biji-bijian,
hati, unggas dan lain-lain.

Kebutuhan Vitamin dan Mineral
Kebutuhan vitamin dan mineral


Terima Kasih ...