Anda di halaman 1dari 20

9/16/2014

AKTIVA TETAP
Pengertian aktiva tetap
Akuisisi / perolehan aktiva tetap
Perhitungan Harga Perolehan
Sifat Penyusutan
Akuntansi Untuk Penyusutan
Menentukan Nilai yang Dapat Disusutkan
Faktor-Faktor yang Menentukan Beban Penyusutan
Bagan Beban Penyusutan Selama Umur Manfaat
9/16/2014
PENGERTIAN AKTIVA TETAP
Aktiva tetap adalah aktiva berwujut yang
dimiliki oleh suatu perusahaan bersifat
permanen, berumur panjang dan digunakan
dalam operasi perusahaan.yang dibeli
bukan untuk dijual kembali. 1
9/16/2014
AKUISISI/PEROLEHAN
AKTIVA TETAP
Harga perolehan aktiva tetap mencakup
semua pengeluaran yang diperlukan agar
aktiva tersebut sampai ditempat dan siap
untuk dipakai.
2
9/16/2014
PERHITUNGAN HARGA
PEROLEHAN AKTIVA TETAP
Harga faktur aktiva tetap ditambah
Bea balik nama aktiva tersebut ditambah
Komisi, biaya survei, dan semua
pengeluaran lainnya.
3
9/16/2014
SIFAT PENYUSUTAN
Bersamaan dengan berlalunya waktu,
semua aktiva tetap akan kehilangan
kemampuannya menghasilkan barang/jasa.
4
Penurunan manfaat secara periodik disebut
PENYUSUTAN
9/16/2014
Akuntansi untuk
penyusutan
Harga Perolehan - Nilai Residu = Harga
aktiva yang dapat disusutkan

5
9/16/2014
FAKTOR-FAKTOR YANG
MENENTUKAN BEBAN
PENYUSUTAN
7
HARGA PEROLEHAN NILAI RESIDU
HARGA YANG DAPAT DISUSUTKAN
9/16/2014
1 2 3 4 5
Umur Manfaat
9/16/2014
Straight-Line Method
Declining Balance Method
Sum of the Years Digits Method
Unit of Production Method
9/16/2014
0%
1000%
2000%
3000%
4000%
5000%
6000%
7000%
8000%
1st Qtr 2nd
Qtr
3rd
Qtr
4th
Qtr
Garis Lurus
Saldo Menurun
Jumlah Angka
tahun
Unit Produksi
PENGGUNAAN METODE
PENYUSUTAN DI AMERIKA
9/16/2014
METODE PENYUSUTAN GARIS
LURUS (STRAIGHT-LINE
METHOD)
Dengan metode garis lurus dalam menghitung penyusutan
berarti beban penyusutan dialokasikan secara merata
selama estimasi umur aktiva tersebut.
Sebagai ilustrasi penerapan metode ini adalah sebagai
berikut :
9/16/2014
Harga perolehan aktiva = Rp 16.000,00
Nilai Residu = Rp 1.000,00
Estimasi umur aktiva = 5 tahun
Maka besar penyusutan tahunan dihitung sebagai berikut :
$16,000 (Harga Perolehan ) - $ 1.000 (Nilai Residu)
5 tahun (Estimasi umur)
= $ 3.000,00 (penyusutan tahunan)
9/16/2014
Penyusutan tahunan sebesar $ 3.000,00 akan
dialokasikan untuk bagian pertama dan terakhir
tahun penggunaan.
Jika tahun buku berakhit pada tanggal 31 Desember dan
aktiva tersebut mulai digunakan tanggal 15 Oktober,
maka penyusutan untuk tshun buku tersebut adalah
sebesar 3 bulan yaitu 3/12 x $ 3.000 = $ 750
Bila aktiva tersebut mulai dipergunakan pada tanggal 16
Oktober maka penyusutannya pada tahun buku tersebut
sebesar 2 bulan yaitu 2/12 x $ 3.000 = $ 500,-
9/16/2014
Dari perhitungan di atas dapat dibuat tabel penyusutan
sebagai berikut :
Harga
Perolehan
Beban
penyusutan
Akumulasi
penyusutan
Nilai
Buku
Tahun
Ke
1
2
3
4
5
$ 16.000
$ 16.000
$ 16.000
$ 16.000
$ 16.000
Tanggal tutup buku 31 Desember.
Tanggal pemakaian 15 Oktober
$ 750
$ 3.000
$ 3.000
$ 3.000
$ 3.000
$ 750
$ 3.750
$ 6.750
$ 9.750
$ 12.750
$ 15.750
$ 12.250
$ 9.250
$ 6.250
$ 2.250
6 $ 16.000 $ 2 250 $ 15.000 $ 1.000
9/16/2014
Metode unit produksi menghasilkan beban penyusutan
yang berbeda-beda menurut jumlah pengunaan aktiva.
Untuk menerapkan metode ini umur aktiva dinyatakan
dalam kapasitas produksi, seperti jam mesin, kilometer
atau jumlah unit.
Penyusutan pertama-tama dihitung per unit produksi
dan kemudian penyusutan untuk setiap periode dihitung
dengan mengalikan penyusutan per unit dengan jumlah
unit yang terpakai dalam periode tersebut.
9/16/2014
Harga perolehan sebuah mesin
sebesar Rp 16.000.000 dan estimasi
nilai residu Rp 1.000.000, diharapkan
dapat dipergunakan selama 10.000
jam mesin. Hitunglah penyusutan per
unit untuk stu jam mesin.
Contoh soal Unit Produksi :
9/16/2014
Jawaban Soal metode unit
produksi
(Harga perolehan) - (Estimasi nilai residu)
estimasi jam mesin
16.000.000 - 1.000.000 =
10.000
Rp 1.500 (penyusutan per jam mesin)
9/16/2014
METODE SALDO MENURUN
(DECLINING BALANCE
METHOD)
Metode ini merupakan penyusutan yang didasarkan atas
nilai buku harta tetap tersebut, yaitu Harga Perolehan
dikurangi dengan akumulasi penyusutannya.
Metode ini dapat dilakukan dengan 2 cara :
1. Penyusutan dengan angka persen yang tetap.
2. Penyusutan dengan metode menurun ganda (Double
Declining Method)
9/16/2014
1. Penyusutan dengan Angka Persen
yang Tetap
Rumus penyusutan ini adalah :
T = 1 - V
n
S /A
T = Persen penyusutan dari nilai buku
S = Nilai Residu (Sisa) harta tetap
A = Nilai perolehan harta tetap
n = perkiraan umum ekonomis harta tetap
9/16/2014
Contoh Soal :
Sebuah mesin dibeli tanggal 5 Mei
2000 dengan harga Rp 10.000.000,00
dan perkiraan nilai residu Rp
1.000.000,00.
Bila perkiraan umur ekonomisnya
adalah 3 tahun, maka berapa
penyusutan setiap periode ?