Anda di halaman 1dari 10

Dr. Melany Farahdilla, Sp.

A
Polineuritis Akut Pasca Infeksi
Polineuritis Akut Toksik
Polineuritis Febril
Poliradikulopati
Acute Ascending Paralysis

Insidens : 0,4 1,7 / 100.000
: : 2 : 1
Kelumpuhan otot ekstrimitas, akut, progresif
biasanya sesudah infeksi
PATOLOGI
Reaksi inflamasi dan edema pada saraf
Infiltrat terdiri dari sel lymphocyt, makrofag,
PMN, sel Plasma, sel Mast
Serabut saraf : degenerasi sel endotel dan aksonal
ETIOLOGI
Imunobiologik :
Primary immune response
Immune mediated process

2/3 penderita hubungan dengan infeksi / akut
Interval penyakit dengan awitan 1 3 minggu / lebih
Penyakit yang mendahului :
Influenza
ISPA
Gastroenteritis
Virus terutama Herpes
Vaccinasi
Infeksi bakteri
Gangguan endokrin
Tindakan operasi
Anastesi
Dll
GAMBARAN KLINIK
Tanda dan gejala kelemahan motorik cepat
Progesivitas 4 minggu kemudian berhenti
Kelumpuhan :
Simetris jarang asimetris
Dapat ringan terbatas kedua tungkai
Dapat total keempat ekstremitas
Dapat cepat < 72 jam
Disebut :
Ascending paralysis
Ascending Landrys Paralysis
Gangguan sensorik : ringan
Gangguan sensibilitas dalam
Hipotoni dan Hiporefleksi

Nervi Kranialis dapat terkena
Fungsi otonom :
Dapat terganggu
Takikardi, aritmia jantung
Hipotensi postural
Hipertermi
Gangguan vasomotor
Penyembuhan :
Terjadi setelah 2 4 minggu
terhentinya progresivitas klinik
Dapat pula sampai 4 bulan
LABORATORIUM
Darah tepi :
Normal
Leukositosis
CSF :
Protein tinggi
Jumlah sel normal
Albumino cytologic dissociation
EMG :
Adanya demieliminasi
Kecepatan hantar saraf tepi (KHST) menurun
TERAPI :
Drug of choice
Waspadai paralise otot pernafasan ICU
Roboransia saraf
Kortikosteroid masih kontroversi
Kasus berat : kortikosteroid dapat diberikan
Plasmaferesis
Immunoglobulin immunomodulating,
Rehabilitasi medis
PROGNOSIS
Penderita usia muda lebih baik
90% penderita sembuh sempurna
Paralise akut pernapasan buruk