Anda di halaman 1dari 21

JENIS-JENIS

IMUNOSTIMULAN PADA
UDANG
Sistem imun hewan akuatik
Specific immune system, ada memori
karakter kimia specific dari pathogen
adalah yang berkaitan dengan biokimia
diingat dalam system memori sel
Non specific immune system , tidak
ada sistem memori sel yang diingat,
tetapi dimana system pertahanan
merespon terhadap tipe specific molekul
yang ditemukan pada permukaan sel
berbagai pathogen seperti bakteri, fungi
dan beberapa virus

Immunostimulan adalah bahan kimia
yang dapat mengaktifkan sel-sel
darah putih dan oleh sebab itu dapat
membuat hewan lebih resistan
terhadap infeksi yang diakibatkan
oleh virus, bakteri, jamur dan parasit.
Immunostimulant juga aktif melawan
kanker manusia, karena
mengaktifkan sel-sel darah putih
yang mana dapat mengenali dan
menghancurkan sel-sel tumor
Hampir semua immunostimulan
adalah bahan-bahan kimia yang
berasal dari struktur elemen
bakteri, jamur miselia, dan yeast.
Ada juga yang merupakan
pasangan dengan bahan sintetik
yang dibuat untuk tujuan lain, yang
secara insidentil ditemukan untuk
memiliki stimulasi kekebalan
Jenis-jenis imunostimulan yang
digunakan pada udang:

Struktur elemen dari bakteri
Lipopolisakarida
Bahan yang terbuat dari dinding sel
bakteri gram negatif itu dikenal
sebagai imunostimulan potensial
dalam pencegahan penyakit. Bakteri
kelompok itu antara lain adalah Vibrio.
Vibrio ini satu-satunya bakteri patogen
yang sering menyerang perudangan
budidaya secara komersial
Polisakarida ini bisa memodifikasi
beberapa komponen sistem imun dan
meningkatkan proteksi terhadap
infeksi bakteri. Selama ini,
polisakarida yang banyak
dimanfaatkan antara lain bersumber
dari saccharomyces
lipopolisakarida mempunyai
beberapa fungsi yaitu
Sebagai penahan pertama, jika terdapat
bahan yang akan masuk ke dalam sel
maka bahan tersebut harus melalui
lapisan ini. Lapisan luar ini permeable
bagimolekul yang kecil tetapi tidak
permeable terhadap enzim atau molekul
besar lainnya. Ini berarti bahwa LPS
akan menahan enzim yang terletak
diluar lapisan peptidoglikan sehingga
tidak akan meninggalkan sel. Enzim
tersebut terletak dalam ruangan
periplasma.

Dalam ruamg periplasma terdapat
protein pengikat yang bukan
merupakan enzim akan tetapi sifat
mengikat kesuatu zat tertentu. Protein
pengikat ini kemudian membawa zat
tertentu ke molekul pembawa yang
terikat pada membrane (membrane
bround carrier
Sebagai penahan yang bersifat
impermeable terhadap enzim yamg
berperan dalam pertumbuhan dinding
sel. Enzim ini terletak dalam ruang
periplasma. Selain itu, membrane luar
juga berfungsi dalam mencegah
kerusakan sel terhadap enzim dan
bahan kimia yang dapat merusak sel.
Lisozim merusak bakteri Gram positif,
pada gram negatif lapisan membrane
luar ini mencegah kerusakan ini oleh
karena enzim tidak dapat menembus
lapisan membrane luar
LPS bersifat toksin dan disebut
endotoksin oleh karena merupakan
bagian dari sel dan hanya dilepaskan
sewaktu lisis

Peptidoglikan
Bahan ini merupakan gabungan
senyawa protein (peptida) dan
polisakarida yang merupakan
derivat dari dinding sel bakteri
gram positif. Jenis bakteri yang
digunakan sebagai sumbernya
antara lain Bacillus,
Bifidobacterium, dan
Brevibacterium

-1,3/1,6-glucan dari dinding
sel ragi roti
-glucan
-glucan yang alami merupakan
homopolysaccharide bercabang linier
yang mengandung glukosa yang hanya
sebagai komponen struktural, yang
dihubungkan dengan ikatan glikosidik. Di
alam Beta-glukan yang tersebar luas dan
sumber yang paling umum berasal dari
dinding sel ragi roti Saccharomyces
cerevisiae dan anggota Echinaceae.


Reseptor ini mengikat berbagai
patogen. Beta -glukan reseptor
pertama kali diidentifikasi pada
permukaan monosit dengan reseptor
fagositosis untuk aktivator partikulat
dari komplemen jalur alternatif
5
.
Kekebalan adaptif tergantung pada
reseptor yang mengidentifikasi pola
antigenik inang yang telah terkena
sebelumnya
Diperkirakan bekerja melalui interaksi
dengan reseptor membran pada
makrofag, neutrofil, dan sel NK.
Makrofag memainkan peran penting
dalam semua fase pertahanan inang
yang baik dalam respon imun bawaan
dan adaptif dalam kasus infeksi
patogen . Fungsi makrofag ditentukan
oleh enzim lisosomal dan aktivitas
fagos
Dengan demikian fungsi aktivasi
makrofag oleh Beta -glukan
meningkatkan pertahanan kekebalan
tubuh. Hewan dengan mekanisme
imun spesifik dan non-spesifik
pertahanan (Ikan), fagosit aktif
memproduksi molekul sitokin yang
dapat mengaktifkan memproduksi
antibodi sel darah putih (B dan T-sel),
dan meningkatkan efektivitas vaksin
Struktur komplek karbohidrat
(glycan) dari bermacam-macam
sumber biologi termasuk rumput laut



kappa Karengan
Tepung kappa karagenan yang
digunakan merupakan hasil ekstraksi
rumput laut Kappaphycus alvarezii.
Tepung karagenan ditimbang terlebih
dahulu berdasarkan dosis perlakuan
yang telah ditentukan dan telah
dilarutkan. Setelah itu, karagenan ini
dicampur dalam pakan
Karagenan sendiri merupakan
polisakaridanyang tersusun dari unit-
unit galaktosa sulfat yang bersifat
polianion yang dihasilkan dari
ekstraksi laga merah, diguinakan
sebagai bahan tambahan makanan
untuk memperbaiki tekstur makanan
TERIMAH KASIH

Anda mungkin juga menyukai