Anda di halaman 1dari 27

RESEP

Dr. Dorlina N.M.Biomed



RESEP
Resep ditulis berdasarkan:
Anamnese
Pemeriksaan fisik, lab, dan lain-lain
Diagnosa
Resep merupakan perwujudan dari
kompetensi, pengetahuan dan keahlian
dalam menerapkan pengetahuan
farmakologi dan terapi
Macam-macam resep:
Berdasarkan kebutuhan:
Resep biasa: pembelian obatnya dapat dilakukan
kapan saja tanpa perlu cepat-cepat
Resep cyto: harus didahulukan dan secepat-cepatnya
dalam pembuatannya, karena obat harus dibutuhkan
segera.
maka perlu diberikan salah satu tanda:
Cyto : cepat
Urgent : perlu
Statim : segera
P.i.m (periculum in mora) : penundaan dapat menyebabkan
kematian

Berdasarkan bentuk:
Resep asli
Copy resep/salinan resep/ apograph; syaratnya:
Disalin sesuai dengan resep aslinya
Ditulis oleh pembuat resep dan ditandatangani
Diberi tanda p.c.c (pro copy conform) berarti disalin sesuai dengan
aslinya.
Harus diberi tanda obat sudah diambil (det./detur) atau belum diambil
(ne.det/ ne.detur)
Berdasarkan isi:
Resep bius (mengandung obat bius/golongan narkotik)
Obat gol.keras
Obat gol.W
Obat gol.bebas
Macam-macam resep:
Kelengkapan resep:
1. Inscriptio; terdiri dari:
Nama dokter
Alamat praktek
Nomor elepon
Nomor ijin praktek
Tempat (kota) dan tanggal
Huruf R/ (untuk setiap obat selanjutnya huruf R/
ditulis sendiri
2. Praescriptio; terdiri dari:
Nama obat
Jumlah obat
Cara pembuatan
3. Signatura; terdiri dari:
Cara pemakaian
Nama pasien
Umur pasien
4. Subscriptio; terdiri dari:
Paraf dokter
Catatan: untuk obat bius harus ada tanda tangan dokter)
Praescriptio terdiri dari:
Remedium cardinale: adalah bahan obat utama dalam
resep (bgn terpenting dari resep)
Remedium adjuvans: adalah bahan obat yang
ditambahkan dimana khasiat/cara kerjanya hampir sama
dengan obat utama dan untuk memperkuat daya kerja
obat utama
Contoh:
R/ Luminal 150 mg
Sol.Charcot 150 cc
mf.susp.
S
3
dd C-I
---------------------
Pro; Nn. Gina
Praescriptio terdiri dari:
Corrigentia: adalah bahan yg ditambahkan untuk
memperbaiki obat utama
Terdiri dari:
C.Coloris, pewarna:
Daya tarik
Tanda obat berbahaya
C. saporis, untuk memperbaiki rasa (manis)
C. Odoris, menutupi bau
C. Solubilis, berfungsi sebagai pelarut suatu obat padat yg
akan dibut obat cair
C. Actionis, berfungsi untuk menghilangkan efek samping
obat utama (contoh:pulvus opii yg berefek samping obstipasi
akan ditambahkan sulfas kalikus sebagai laksansia)


Praescriptio terdiri dari:
Vehiculum, bahan yang ditambahkan
untuk membuat suatu bentuk obat, berupa
bahan indiferen (netral) yang dipakai
sebagai bahan penambah atau bahan
pelarut
Mis;
Tablet : tambah amilum
Bubuk : tambah sakarum laktis
Salep : tambah vaselin
Obat cair : tambah air atau alkohol

PRINSIP PENULISAN RESEP YANG
RASIONAL ADA 5:
1. Tepat obat
2. Tepat dosis
3. Tepat cara pemberian
4. Tepat bentuk
5. Tepat waktu pemberian
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam
penulisan resep

Nama obat; diperbolehkan dengan
menggunakan singkatan tapi yang tidak
membingungkan
mis: Dex. ? bisa Dexamethason (Dexam)
atau Dextrometorphan (DMP)
Jumlah obat
Satuan gram dalam resep tidak perlu ditulis,
sedangkan ukuran lain harus ditulis (mg,cc,
tetes, dll)

Pasien dinyatakan anak apabila usianya < 16 tahun,
maka harus ditulis umurnya
Sedangkan dinyatakan dewasa apabila usianya 16
tahun, cukup ditulis dewasa (dws). Dan wanita usia < 16
tahun yang sudah menikah
Resep yang berisi obat golongan narkotika (gol.O) harus
jelas tentang:
Nama dan jumlah obat
Cara pemakaian (signatura)
Nama, umur dan alamat pasien
Hanya dapat diambil di apotik dengan resep asli dari dokter dan
harus resep baru (tdk boleh diberi tanda iter)
Harus diberi tanda tangan dan nama jelas oleh dokter di sebelah
resep obat daftar O.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam
penulisan resep
Contoh resep lengkap
Dr. Dorlina N
Griya lembah depok.E
1
/no.1
Telp.021 770 6137
SIP:140 199 535
________________________________________________________
Depok, 19 januari 2007

R/ Amoxicillin cap. 250 mg no XXI
S
3
dd cap1
---------------------------- tt
R/ PCT 200 mg
CTM 2 mg
sl qs
mf pulv .da in caps dtd No X
S
3
dd caps I.p.r.n
------------------------------ tt
Pro : Yudith
Umur : 12 tahun
Alamat : GLD D
1
no.5
Dr. Dorlina Nainggolan
Griya lembah depok blok EI/1
Telp.7706137
Sip.140 199 535
-------------------------------------------------------------------------------
R/ Amoksisilin 150 mg
sl qs
mf pulv dtd no XXI
S
3
dd pulv I
---------------tt
R/ Parasetamol syr fl no I
S
3
dd cth 1 p r n
-----------------tt
Nama : Andi
Umur : 5 tahun
Alamat : Jl.Kusumajaya no 65.Depok

BB = 2n+8
= 16 kg
Amoksisilin 7,5 15 mg/kg BB/x
= 120 240 mg/x
PCT = 50 100 mg/x (1-5 Tahun)
= 100mg/x
CTM = 1- 5 tahun (1mg/x)
= 1mg
Bromheksin : < 3 tahun = 4 mg/x
> 3 tahun = 8 mg/X
Nama dokter
telp.
sip.
___________________________________
Tanggal
R/ Amoksisilin 220 mg
sl qs
mf pulv dtd no XXI
s
3
dd pulv I
----------------------tt
R/ PCT 100 mg
CTM 1 mg
Sl qs
Mf pulv dtd no X
S
3
dd pulv I p.r.n
------------------------tt

Pro :
Umur :
Amoksisilin syrup: 125 mg/5 ml; 60 ml
Dosis yg dipakai 220 mg = 220mg/ 125 mg x
1 cth =1,76 cth 1,5 cth/x
Dosis untuk 1 hari = 4,5 cth
Dosis untuk 7 hari = 31,5 cth
31,5/12 cth x 1 botol =
2,5 botol 3 botol
Singkatan dari bahasa latin yang sering dipergunakan
dalam penulisan resep

Omni hora cochlear (o.h.c) = tiap jam 1 sdk
makan
Ter de die pulvis (t.d.d.pulv.I) = tiga kali sehari
satu bungkus
Post coenam (p.c) = sesudah makan
Ante coenam (a.c) = sebelum makan
Mane (m) = pagi-pagi
Vespere (vesp) = sore
Mane et vespere (m,et.v) = pagi dan sore
Nocte (noct) = malam

Tentang pemberian:
In manum medici (i.m.m) = diserahkan kepada dokter
Da in dimidio (d.i.d) = berikan separohnya
Da in duplo (d.i.2plo) = berikan dua kalinya
Signa (s) = beri tanda
Capsulae (caps) = kapsul
Cara pembuatannya:
Misce fac pulveres (m.f.pulv) = campur buatlah bubuk
Da tales doses (d.t.d) = berikan sekian takaran
Dosis obat:
Asetaminofen (Parasetamol) :
10-15 mg/kg BB/x
Amoksisilin:
7,5 15 mg/ kg BB/X
CTM:
0.25 mg/kgBB/hari (3-4 kali/hari)
Bromheksin HCl:
<6 tahun: 4 mg/x
> 6 tahun: 8 mg/x

Contoh cara menghitung obat:
Seorang anak menurut resep dokter mendapat
resep obat parasetamol 100 mg /x, amoksisilin
125 mg / x.Tiga kali sehari. Obat yang
tersedia parasetamol tablet 500 mg/tablet,
Amoksisilin 500 mg/kaplet.
a. Berapa bagian tablet parasetamol dan
amoksisilin yang diberikan untk sekali minum?
b. Berapa tablet masing-masing obat tersebut
harus disediakan bila pengobatan selama 6
hari?
Putri, 3 tahun menderita demam,
mendapatkan resep yang terdiri dari
parasetamol dan amoksisilin.
a. Berapa dosis parasetamol dan
amoksisilin yang harus diberikan pada
anak tersebut. Buatkan perhitungannya
b. Berapa bagian parasetmol dan
amoksisilin jika tersedia obat seperti
pada soal sebelumnya.
Copy resep (apograph)
Dibuat dan diberikan hanya oleh apotik,hanya
kepada:
Dokter yang menulis resep
Pasien ybs, bila diperlukan untuk:
Diberikan / diperlihatkan kpd dokter lain
Karena ada sebagian obat tdk dapat dipenuhi oleh apotik
tersebut
Karena pasien baru mengambil sebagian obat yang diminta
Kantor/perusahaan asuransi yg mengganti biaya obat
(kopy ditulis di belakang kwitansi)
Pegawai Depkes yg khusus diberi tugas untuk
memeriksa resep
Pengadilan bila diperlukan
Contoh kopi resep
Apotik FK UPN
Jl. Fatmawati
Apoteker : dra. Sri Rahayu
SIPA: 000000
_______________________________________________________________
SALINAN RESEP
Resep : dr. Dorlina tanggal : 19 Januari 2007 No. 010
Pro : An. Nanda umur : 5 tahun

R/ Amoksisilin 220 mg
sl qs
mf pulv dtd no XXI
s
3
dd pulv I
----------------------tt
R/ PCT 100 mg
CTM 1 mg
bromheksin 4 mg
Sl qs
Mf pulv dtd no X
S
3
dd pulv I p.r.n
------------------------tt
Jakarta, 20
Januari 2007

p.c.c
( paraf
apoteker dan cap apotik)
Catatan:
Untuk pengulangan pengambilan obat
pada resep (misalnya untuk penyakit
kronis/menahun) dapat diberi tanda iter
(iteretur) yang berarti boleh diulang
Jika iter 2x, berarti resep dapat diulang
sebanyak 2 kali, sehingga total dengan
resep aslinya dapat diambil 3kali.
Contoh resep yang dapat diulang (asli)
Dr. Dorlina Nainggolan
Griya lembah depok blok EI/1
Telp.7706137
Sip.140 199 535
Iter 2 x
-------------------------------------------------------------------------------
Depok,19 Januari 2007
R/ Glibenclamid 5 mg tab.no X
S
1
dd tab.I ac
---------------tt
R/ Metformin 500 mg tab. NO. XXX
S
3
dd tab. I pc
-----------------tt
Nama : DODI
Umur : 45 Tahun
Alamat : Jl.Kusumajaya no 65.Depok
Contoh kopi resep
Apotik FK UPN
Jl. Fatmawati
Apoteker : dra. Sri Rahayu
SIPA: 000000
_______________________________________________________________
SALINAN RESEP
Resep : dr. Dorlina tanggal : 19 Januari 2007 No. 010
Pro : An. Nanda umur : 5 tahun

Iter 2 x
-------------------------------------------------------------------------------
R/ Glibenclamid 5 mg tab.no X
S
1
dd tab.I ac
--------------- det.orig
R/ Metformin 500 mg tab. NO. XXX
S
3
dd tab. I pc
----------------- det orig
Nama : DODI
Umur : 45 Tahun
Alamat : Jl.Kusumajaya no 65.Depok
Jakarta, 20 Januari 2007
p.c.c
( paraf apoteker dan cap apotik)