Anda di halaman 1dari 26

PEMBAKARAN

Hand Out Kuliah


ITK-423 UTILITAS
(Oleh : Antonius D.A. Feryanto)

JURUSAN TEKNIK KIMIA - ITENAS
Tujuan Pembelajaran Khusus
(TPK)
Mahasiswa mampu menjelaskan
mekanisme penyediaan energi termal
(pembakaran)
Konversi Energi Kimia
Sumber utama energi bahan bakar
produksi energi termal dari energi kimia.
Reaksi eksotermik menghasilkan
energi/panas PEMBAKARAN !!
Reaksi oksidasi 3 macam unsur dapt
terbakar C, H, dan S menjadi CO2,
H2O, dan SO2.
Pembakaran Teoritis
ASUMSI-ASUMSI :
- Pembakaran berlangsung sempurna
- C, H, dan S terbakar seluruhnya
- Udara mengadung 79%-mol nitrogen dan
21%-mol oksigen ATAU 76.8%-berat
nitrogen dan 23.2%-berat oksigen.
Reaksi Pembakaran
Pembakaran unsur C
2C + O2 2 CO , AH = -110380 kJ/kml C
2CO + O2 2CO2 , AH = 283180 kJ/kmol C
Pada reaksi di atas :
- 2 kmol C (24.02 kg) bereaksi dengan 1 kmol O2 (32 kg) 2 kmol
CO (56.02 kg).
- 2 kmol CO (56.02 kg) bereaksi dengan 1 kmol O2 (32 kg) 2
kmol CO2 (88.02 kg)

64/24.02 = 2.66 kg O2 dibutuhkan untuk membakar
sempurna 1 kg C.

2.66 kg O2 / kg C !!
Pembakaran unsur H
2H2 + O2 2H2O , AH = 286.470 kJ/kmol H2
Pada reaksi di atas :
- 2 kmol H2 (4.032 kg) bereaksi dengan 1 kmol
O2 (32 kg) 2 kmol H2O (36.032 kg).

32/4.032 = 7.94 kg O2 dibutuhkan untuk
membakar sempurna 1 kg H2.


7.94 kg O2 / kg S !!
Pembakaran unsur S
S + O2 SO2 , DH = 296.774 kJ/kmol S
Pada reaksi di atas :
- 1 kmol S (32.06 kg) bereaksi dengan 1 kmol O2
(32 kg) 1 kmol SO2 (64.06 kg).

32/32.06 = 0.998 kg O2 dibutuhkan untuk
membakar sempurna 1 kg S.


0.998 kg O2 / kg S !!
Perbandingan Udara Bahan Bakar Teoritis
Kebutuhan udara minimum untuk pembakaran
sempurna.
Dinyatakan dalam massa udara/massa bahan
bakar atau Vol udara/Vol bahan bakar.
Pendekatan = basis kering bahan bakar.

th, m, d = theoritical, mass, dry
A = Air F = Fuel
d m th
F
A
massa
, ,
) (
|
.
|

\
|
=
udara dalam O2 massa %
bakar bahan kg per udara dari dibutuhkan yang O2
, ,

=
|
.
|

\
|
kg
F
A
d m th
232 . 0
998 . 0 94 . 7 66 . 2
2 2
, ,
O S H C
F
A
d m th
+ +
=
|
.
|

\
|
Bahan bakar gas/cair lebih mudah
dinyatakan dalam besaran molar.
Perbandingan Udara Bahan Bakar Teoritis
udara dalam O2 mol - %
bakar bahan mol per udara dari dibutuhkan yang O2 mol
, ,
=
|
.
|

\
|
d mol th
F
A
21 . 0
5 . 0 25 . 0
, ,
O S H C
d mol th
Z Z Z Z
F
A + +
=
|
.
|

\
|
th, mol, d = theoritical, molar, dry
A = Air F = Fuel
Contoh : C
8
H
18
Z
c
= 8 , Z
H
= 18
Atau 50% CH4 , 40% C2H6 , 5% H2S , dan 5% O2.
maka, Z
c
= (50%*1)+(40%*2) = 1.3
Z
H
= (50%*4)+(40%*6)+(5%*2) = 4.5
Z
S
= (5%*1) = 0.05
Z
O
= (5%*2) = 0.1

Contoh Soal :
Analisis ultimasi sebuah sampel batubara
diperoleh hasil sebagai berikut :
83.1% C , 5.5% H2 , 7.4% O2 ,
2.1% N2, dan 1.9% S.
Tentukan perbandingan udara-bahan bakar teoritis
jika kadar kebasahan (moisture) dan kadar abu
berturut-turut 4% dan 5%.
Contoh soal :
Hitunglah perbandingan udara-bahan bakar
molar ketika membakar LPG yang tersusun
dari 40% C3H8 dan 60% C4H10. Carilah
juga perbandingan massa udara-bahan
bakar untuk LPG tersebut.
Soal 3.1 Rasio Udara/bb Teoritik
Hitunglah perbandingan udara/bahan bakar teoritis dalam
kilogram udara perkilogram bahan bakar untuk bahan
bakar berikut:
a. Batubara Schuykill Country, Pa. dengan M = 4,5% dan
A=9,7%
b. Batubara Pike Country, Ky dengan M = 2,5% dan A =
4,2%
c. Batubara Morton Country, N.Dak., dengan M = 37,0%
dan A = 4,2%
d. BBM No. 2 dengan C = 87,2%, H = 12,5%, dan S =
0,3%
e. BBM No. 5 dengan C = 87,85%, H = 11,25% dan S =
0,9%
f. Gas alam Ohio A
Pembakaran Aktual
ASUMSI-ASUMSI :
- Pembakaran berlangsung tidak sempurna
- Terbentuk gas CO
- Terdapat sisa karbon tak terbakar
- Udara mengadung 79%-mol nitrogen dan
21%-mol oksigen ATAU 76.8%-berat
nitrogen dan 23.2%-berat oksigen.

5 hal yang perlu dilakukan untuk proses
pembakaran yang baik
MATT
M = Mixing Pencampuran murni reaktan dengan udara
A = Air Jumlah udara yang cukup.
T = Temperature Temperatur yang cukup
T = Time Waktu yang cukup untuk berlangsungnya reaksi
= Kerapatan yang cukup untuk merambatkan nyala api
Paling mungkin dilakukan
menyediakan kelebihan udara (EXCESS AIR)
Beberapa analisis untuk mengetahui
efektivitas pembakaran
Analisis ultimasi C, H2, O, N, S
Analisis flue gas / orsat CO, CO2, O2, N2
Analisis sisa HHV sisa, C tak terbakar.
Komponen-komponen gas buang/flue
gas/gas hasil pembakaran
BURNER
Bahan bakar
Udara
Gas buang
CO2
CO
H2O
O2
N2
SO2
NOx
Hidroksil
Aldehid
ANALISIS GAS BUANG
Menggunakan alat orsat
ANALISIS SISA (pembakaran batubara)
Mengetahui jumlah C tak berbakar
Asumsi
- sisa pembakaran = Abu + C tak terbakar
- jumlah abu (A) dalam sisa pembakaran sama
dengan jumlah abu dalam batubara
Biasanya dinyakan dalam HHV
sisa
HHV Carbon = 32.778 kJ/kg C
% 100
HHV
kar tak terba %
sisa
x
HHV
C
carbon
=
% 100
778 . 32
HHV
kar tak terba %
sisa
x C =
Soal 3.2 Analisis Abu
Dalam sebuah ketel batubara serbuk, jumlah karbon tak
terbakar harus dihitung secara terpisah dari analisis sisa
ash pit dan dari fly ash yang membawa serbuk batubara
dalam flue gas dan dikeluarkan dalam precipitator.
Hitunglah kuantitas total karbon tak terbakar per kg
batubara dari data berikut:
Abu dalam bahan bakar (hasil analisis ultimate): 12,5%
Sisa ash pit = 0,1 kg sisa perkg batubara
Zat dapat nyala dalam sisa = 25%
Zat dapat nyala dalam sisa precipitator = 40%
Perbandingan udara-bahan bakar aktual
(batubara)
768 . 0
1) %CO2)(12.0 (%CO
16) (%N2)(28.0
, ,
(

+
=
|
.
|

\
|
f b
d m act
N C
F
A
%N2, %CO, dan % CO2 dari analisis orsat/gas buang
N
f
kadar nitrogen dalam batubara (analisis ultimasi)
C
b
fraksi karbon yang terbakar (dari analisis sisa)

0.768 fraksi massa nitrogen dalam udara
28.016 BM N
2
12.01 BM Carbon

act,m,d = actual, mass, dry
Perbandingan udara-bahan bakar aktual
(BBM atau BBG)
79 . 0
5 . 0
%CO2) (%CO
(%N2)
, ,
(

+
=
|
.
|

\
|
N c
d mol act
Z Z
F
A
%N2, %CO, dan % CO2 dari analisis orsat/gas buang
Z
N
mol atom N per mol bahan bakar
Z
C
mol atom C per mol bahan bakar

0.79 fraksi mol nitrogen dalam udara

act,mol,d = actual, molar, dry
Soal 3.3 Pembakaran Aktual
Apabila batubara Westmoreland Indiana County,
Pa. dengan M = 3,0% dan A = 8,5% dibakar
dengan kelebihan udara 18%
& Hitung perbandingan udara/bahan bakar aktual
dan teoritis hasil analisis orsat.
& Hitung energi panas netto yang dihasilkan perkt
batubara yang dibakar
Analisis Ultimate:
C = 87.6% H = 5,2% O = 3.3%
N = 1.4% S = 2.5%
HHV = 36355 kJ/kg
Contoh Soal :
Pada pengujian sebuah ketel diperoleh data-data sebagai berikut :
- Laju batubara yang dibakar = 5000 kg/jam
- Nilai HHV bongkah sisa = 4916.7 kJ/kg
- Analisis orsat gas buang = 0.25% CO, 10.7% CO2, 8.5% O2,
dan sisanya N2 (dalam %-mol)
- Analisis ultimasi batubara = 78.5% C, 5.1% H2, 7.6% O2,
2.3% N2, 6.5% S, 6% A, 11% M (dalam %-berat)
Data-data lain = HHV Carbon = 32778 kJ/kg
Dari data-data di atas,
a. Tentukan kebutuhan udara teoritis dan aktualnya.
b. Hitung % kelebihan udara.
c. Berapa laju emisi gas buang CO per jam?
d. Tentukan laju alir gas buang total.
e. Tentukan komposisi gas buang dalam %-mol.

(petunjuk = gas buang mengandung CO, CO2, N2, O2, SO2, dan H2O).
Contoh Soal :
Komposisi gas alam diketahui sebagai berikut : (%-volume)
CH4 89%, C2H6 6%, C3H8 1%, C4H10 0.8%, C5H12 0.5%,
CO 1%, dan H2S 2%.
Gas tersebut akan digunakan sebagai bahan bakar ketel uap dan
menghasilkan gas buang dengan komposisi CO 1.5%, CO2 9.5%, O2
6.4%, dan sisanya N2 (dengan metode analisis orsat).

a. Tentukan reaksi-reaksi yang terjadi saat gas tersebut
terbakar sempurna
b. Tentukan HHV total gas alam di atas pada 3 atm, 30
o
C
(dalam kJ/kg)
c. Jika gas alam tersebut dibakar dengan laju 20 m3/jam,
tentukan laju emisi gas polutan CO.
d. Hitung %-udara berlebih.
Soal 3.4 Pembakaran Aktual
Pada waktu menguji sebuah tungku, diperoleh data berikut:
o berat batubara yang dibakar perjam: 9958 kg
o berat abu perjam: 2920 kg; kg
o zat dapat dibakar dalam abu : 22,84%
o analisis ultimat batubara: C=60,31% H = 4,06%
O=6,71% N=1,13% S = 5,23% dan abu 22,56%.
o Hasil analisis orsat gas buang: CO2 = 10,69%, O2 =
8,23%, dan CO = 0,23%
Hitung:
- massa gas asap kering perkg batubara yang dibakar
- Persentase kelebihan udara
- Koefisien pengenceran
- Berat total gas asap yang dihasilkan dalam kg perjam
- Berat karbonmonoksida yang dihasilkan dalam kg perjam
Soal 3.13 Pembakaran Aktual
Suatu gas produser dengan komposisi
molar berikut: CO = 21%, H2 = 31%, N2 =
48% dibakar dalam sebuah dapur. Analisis
orsat gas baung menunjukkan hasil CO2 =
8,6%; O2 = 6,4%, dan CO = 0,2%.
Hitunglah:
- Persen kelebihan udara
- Perbandingan udara/bahan bakar aktual