Anda di halaman 1dari 19

Uplay/ Onlay

Onlay

Apabila morfologi oklusal telah mengalami perubahan karena
restorasi sebelumnya, karies atau setelah terapi endodontik, maka
inlay dengan dua permukaan tidak akan adekuat lagi. Sehingga
memerlukan suatu restorasi yang meliputi seluruh daerah oklusal.
Indikasi Onlay
Karies permukaan proksimal pada gigi posterior yang
melibatkan sudut garis bukal dan lingual
Pada pasien dengan kebersihan mulut yang baik dan indeks
karies rendah
untuk memperkuat struktur gigi yang tersisa dan untuk
mendistribusikan tekanan oklusal.
Pada gigi posterior dengan tekanan oklusal berat dan atrisi

Kontraindikasi Onlay

Pasien yang memiliki indeks karies tinggi.
Pasien yang tidak kooperatif untuk datang pada kunjungan
kedua
Pada pasien yang memiliki restorasi dengan logam yang
berbeda karena logam berbeda menyebabkan arus galvanik
kontak dengan satu sama lain.
Dalam kasus di mana karies luas yang ada di lingual dan
beberapa permukaan. Dalam kasus tersebut, diindikasikan
untuk pembuatan mahkota penuh
Untuk pasien dengan status ekonomi yang rendah, inlay dan
onlay tidak diberikan karena biaya yang lebih tinggi.


Preparasi onlay
Bidang oklusal
- Isolasi gigi dengan rubber dam
- Siapkan bur no. 271, penggunaan bur sejajar sumbu gigi, jaga
bur tetap sejajar pada saat preparasi sambil mempertahankan
kedalaman pulpa awal 2 mm. Kurangi cusp untuk mendapatkan
bentuk kenyamanan yang tepat.
- Lalu bevel permukaan oklusal 3 -5 oklusal divergen
Preparasi proksimal box
Menggunakan bur yang sama, lakukan preparasi pada
mesial dan sisi distal untuk mengekspos proksimal
dentinoenamel junction. Proksimal box untuk onlay
disusun dengan cara yang sama seperti yang untuk
inlay







Gambar : Proksimal box untuk onlay
melampaui kontak bidang
Preparasi cusp
Pengurangan titik cusp dilakukan dengan menggunakan bur no.
271. Pengurangan cusp gigi harus dimulai setelah membuat alur
dari 1,5 mm (untuk cusp non fungsional) dan 2 mm (cusp
fungsional) mendalam di puncak titik cusp. Sementara
mengurangi titik cusp yang berdekatan, melibatkan pemotongan
lingual atau alur perkembangan bukal







Gambar : Cusp dikurangi sesuai
anatomi oklusal gigi
Retensi dan resistensi
Untuk meningkatkan retensi dan resistensi, dibuat
groove di dinding proksimal box. Groove yang dibuat di
aksial dan garis lingual sudut aksial dalam dentin untuk
menambahkan retensi. Arah dari penempatan groove
harus sejajar dengan jalan penarikan pola lilin.





Gambar : Persiapan onlay dengan alur retensi di
aksial dan garis lingual sudut aksial




Retensi dan resistensi
Permukaan facial dan lingual diberikan bevel dengan bur pada
sudut 30 dengan permukaan gigi. Kontra bevels harus cukup
lebar sehingga Kontra bevel margin cavosurface memperpanjang
setidaknya 1 mm dari kontak oklusal.

Preparasi akhir
Bersihkan daerah preparasi dengan semprotan udara / air atau
dengan kapas dan memeriksa untuk semua sudut cavosurface
dan margin. Hilangkan karies yang tersisa, bahan restorasi
lama dan pit fissure dalam yang terlibat dalam preparasi.
Dalam melakukan preparasi dengan karies lunak,
menghilangkan karies dentin dengan excavator atau bur
dengan kecepatan rendah.
Pembuatan model malam
A. DIRECT
Alat dan bahan :
- Matrix
- lecron
- Burnisher
- Lampu spirtus
- Blue inlay wax
B. INDIRECT
Pembuatan Die dari dental stone
alat dan bahan :
- CU band
- Lecron
- Lampu spirtus
- Green stick compound
- Dental stone
- Vaselin

Tahap pembuatan Direct:
- Isolasi gigi dengan cotton roll
- Gunakan matriks band dan retainer
- Untuk membuat model malam secara langsung, gunakan inlay wax tipe I.
- Lunakan wax diatas api
- Tekan inlay wax yang lunak ke dalam gigi yang di preparasi selama beberapa
menit dengan tekanan jari secara tetap sampai wax dingin.
- Lalu lepaskan matriks band dan retainer hati hati jangan sampai terkena
wax yang sudah dibuat
- Instruksikan pasien untuk menggigit dalam oklusi sentris dalam beberapa
detik
- Periksa permukaan oklusal, apabila ada wax berlebih hilangkan. Bentuk
sesuai dengan anatomi gigi dengan wax carver/ lecron
- Dengan burnisher yang dipanaskan wax yang berlebih ditekan dari arah
tengah ke tepi, usahakan agar tidak mengganggu model malam
- Untuk menghaluskan digunakan bulatan kapas yang dibasahi air
- Model malam diangkat dari kavitas preparasi dengan pin

Penempatan sprue pin
Pin harus kaku dan lurus biasanya dari klamer atau paper clip
Sebelum ditempatkan pada model malam, lebih dahulu
dipanaskan di api spirtus, letakan pada model malam
kemudian dinginkan dengan kapas basah
Letakan sprue pin pada :
- Daerah tertebal
- klas I, V dibagian tengah model
- klas II di marginal ridge
- Model malam yang besar sprue pin lebih dari satu
B. INDIRECT

Pencetakan RA&RB
- Cetak RA&RB dengan hyrocolloid atau rubber
- Cetakan pada yang ada gigi preparasi diberi
sekat dengan matriks step pada daerah
approksimal setinggi 1 mm dari permukaan
bahan cetak.
- Kemudian cetakan diisi dengan gibs keras setinggi
matriks strip, dan pin dipasang atau diletakan diantara
kedua matriks ditunggu sampai gibs keras, diantara
kedua matrik dan pin diberi vaselin, kemudian sisa
cetakan di cor kembali dengan gibs keras sampai
penuh

Pembuatan gigitan malam
Sediakan modelling wax
Buat 3 lapis wax dengan ukuran panjang 5 cm
Dan lebar kira kira 3 cm
Lapisan pertama dan kedua dilekatkan, kedua lapisan tersebut diletakan
dengan lapisan ketiga dengan antara kain kasa
Dibentuk melengkung sesuai dengan lengkung gigi dan sesuaikan
bagian bukal/lingual/palatal
Sebelum dimasukan mulut lunakan diatas lampu spirtus
Letakan diatas gigi preparasi dan pasien diinstruksikan untuk oklusi
sentris
Setelah dingin dikeluarkan dari mulut dan periksalah pada bagian
oklusalnya, gigitan tampak transparan
Pemasangan Die pada okludator
Model sebagian rahang dengan gigi preparasi letakan pada okludator
Gigitan malam letakan pada bagian oklusal
Kedua model rahang sebagian di fiksasi, kemudian pasang di okludator

Investing
Teknik :
a. Dibuat inti disekeliling model malam
caranya : - aduk sedikit inbvesmen dan air dgn konsistensi
encer
- diulas dengan kuas pada model malam
- tabur dengan bubuk invesmen sampai meresap
- lakukan dua tiga kali berulang-ulang sampai terbentuk inti
yang menutupi seluruh model malam.
b. Aduk bubuk invesmen dan air dengan ratio menurut petunjuk sampai
homogen
c. casting ring letakan diatas sprue pin
d. casting ring digetarkan diatas vibrator pada waktu adukan invesmen dimasukan
e. setelah casting ring dipenuhi dengan adukan invesmen, ratakan bagian atasnya
f. tunggu sampai kering sebelum dilakukan casting.

Casting (Penuangan Logam)

Eliminasi

- setelah bahan tanam mengeras (kira-kira 45
menit) sprue base dilepaskan dengan
dipanaskan
- sprue pin dipanaskan dengan memanaskan
corong tuang, sehingga jatuh sendiri
- eliminasi dapat dilakukan dengan :
- oven
- api gas
dengan corong tuang menghadap ke bawah sampai tidak tampak
uap yang keluar. Dapat diperiksa dengan meletakan kaca mulut
pada lubang tuang, bila kaca mulut tidak berkabut penguapan
sudah selesai

Penyelesaian poles
- Inlay kasar dikeluarkan dari casting ring
- Sprue pin dipotong dengan carburandum disk
- Bentuk anatomis diperbaiki dengan stone,
finising bur
- Poles :
- Rubber + purmice
- Brush + kalsium karbonat

Sementasi (Insersi)
a. Pembersihan kavitas dan keringkan
b. Semen diaduk encer pada mixing slab
c. Kavitas dan permukaan inlay diberi semen
d. Inlay masukan kavitas
e. Tekan dengan jari, kemudian dengan burnisher dari arah dalam ke samping
f. Keleboihan semen pada tepi inlay dibersihkan
THANKYOU