Anda di halaman 1dari 15

Rika Dwi Harsasi, SE., M.

SM
Pengertian Pendapatan Nasional
Pendapatan
Nasional
Pendekatan
Produksi (PDB)
Pendekatan
Pengeluaran
(PNB)
Pendekatan
Pendapatan
(Pendapatan
Nasional/PN)
Pendekatan Produksi (Produk Domestik Bruto/ PDB)










Pendapatan nasional adalah nilai seluruh barang jadi
dan jasa yang dihasilkan oleh suatu negara dalam
periode tertentu.

Pendapatan nasional dihitung dengan menjumlahkan
setiap nilai tambah (value added) proses produksi di
dalam masyarakat (warga negara asing dan
penduduk) dari berbagai lapangan usaha

Gross Domestic Product (GDP) adalah nilai barang
dan jasa dalam suatu negara yang diprodusi oleh
faktor-faktor produksi milik seluruh warga dalam
negara tsb termasuk warga asing










Contoh Peritungan Pendapatan Berdasar pendekatan Produksi
Keterangan Harga /unit Jumlah Total Nilai Tambah
Kapas 10.000 5 50.000 50.000
Benang 12.500 10 125.000 75.000
Kain 20.000 15 300.000 175.000
Baju 50.000 20 1.000.000 700.000
Total 1.475.000 1.000.000
Berdasarkan tabel di atas, Pendapatan Nasional sebesar Rp
1.000.000 dan bukan Rp 1.475.000
NI = P1.Q1 + P2.Q2 + + Pn.Qn





Komponen-komponen pendapatan nasional yang
termasuk dalam penghitungan dengan metode produksi,
sbb :
a. Pertanian, peternakan, kehutanan, dan perikanan.
b. Pertambangan dan penggalian.
c. Industri pengolahan.
d. Listrik, gas, dan air minum.
e. Bangunan.
f. Perdagangan, hotel, dan restoran.
g. Pengangkutan dan komunkasi.
h. Bank dan lembaga keuangan lainnya.
i. Sewa rumah.
j. Pemerintahan dan pertahanan.
k. Jasa-jasa.






Pendekatan Produksi (Produk Domestik Bruto/ PDB)
Pendekatan/Metode Pengeluaran
(Produk Nasional Bruto/PNB)
Pendapatan nasional adalah penjumlahan seluruh pengeluaran
yang dilakukan seluruh pelaku ekonomi (rumah tangga,
perusahaan, pemerintah, masyarakat luar negeri) di dalam suatu
negara selama periode tertentu (satu tahun).

Hasil penghitungannya disebut Produk Nasional Bruto (PNB)
atau Gross National Product (GNP).

GNP adalah nilai barang dan jasa dalam suatu negara yang
diprodusikan oleh faktor-faktor produksi milik warga negara
tersebut baik di dalam maupun di luar negeri tanpa memperhatikan
produk yang dihaslkan warga negara asing
Pendekatan/Metode Pengeluaran
(Produk Nasional Bruto/PNB)
GNP = C + I + G + (X-M)
C = Consumption
I = Investment
G = Government Expenditure
X = Eksport
M = Import
Pendekatan Pendapatan
Pendapatan nasional adalah jumlah pendapatan yang diterima
oleh pemilik faktor-faktor produksi (rumah tangga) yang
digunakan untuk memproduksikan barang dan jasa dalam satu
tahun.
NI = W + R + i + P
NI = National Income
W = Wages (upah)
R = Rent (Sewa)
i=interest (bunga)
P = Profit (Keuntungan/Laba)
Konsep Pendapatan Nasional
1. Produk Domestik Bruto / Gross Domestic Product (GDP)
adalah nilai barang dan jasa dalam suatu negara yang
diprodusi oleh faktor-faktor produksi milik seluruh warga dalam
negara tsb termasuk warga asing
2. Produk Nasional Bruto (PNB) / Gross National Product (GNP)
adalah nilai barang dan jasa dalam suatu negara yang
diprodusikan oleh faktor-faktor produksi milik warga negara
tersebut baik di dalam maupun di luar negeri tanpa
memperhatikan produk yang dihaslkan warga negara asing

GNP = GDP Produk netto luar negeri
3. Produk Nasional Neto (PNN)
Produk Nasional Neto (Net National Product/NNP)
adalah seluruh barang dan jasa yang dihasilkan
masyarakat suatu negara



4. Pendapatan Nasional Neto (Bersih)
Pendapatan Nasional Neto (Net National Income/NNI)
adalah nilai dari produk nasional bersih (NNP) dikurangi
pajak tidak langsung.

NNP = GNP Penyusutan Barang Modal
NNI = NNP Pajak Tidak Langsung
5. Pendapatan perseorangan (Personal Income/PI)
adalah jumlah seluruh penerimaan yang diterima
seseorang sebagai balas jasa dalam proses produksi.



6. Pendapatan bebas (Disposable Income/DI) adalah
pendapatan yang diterima masyarakat yang sudah
siap untuk dibelanjakan penerimanya. Pendapatan
bebas diperoleh dari pendapatan persorangan
dikurangi pajak langsung.
PI = NNI (Iuran jaminan sosial+Iuran asuransi+ Laba ditahan +
Pajak Perseroan) + Transfer Payment
DI = PI Pajak Langsung
Contoh Perhitungan
GDP suatu negara Rp 2.000
Pendapatan neto terhadap luar negeri Rp 100
Penyusutan barang modal Rp 50
Pajak tak langsung Rp 40
Pajak perseroan Rp 35
Laba ditahan Rp 50
Iuran asuransi Rp 2
Transfer pa ment Rp 20
Pajak langsung Rp 15

Hitunglah:
a. Personal Income
b. Disposable Income
Manfaat Perhitungan Pendapatan Nasional
Menjadi sumber informasi bagi pemerintah
Mengetahui struktur perekonomian
Mengetahui perekonomian antardaerah
Memperkirakan perubahan pendapatan riil
Membandingkan kemajuan ekonomi
antarnegara
Mengukur tingkat kemakmuran
Membandingkan kemajuan perekonomian dari
waktu ke waktu
Latihan
Diketahui :
GDP = Rp 100.500.000.000
Pendapatan netto LN = Rp 10.600.000.000
Penyusutan = Rp 1.400.000.000
Pajak tak langsung = Rp 2.100.000.000
Firm tax = Rp 25.000.000.000
Iuran jaminan sosial = Rp 32.300.000.000
Transfer payment = Rp 15.700.000.000
Pajak langsung = 3.500.000.000

Hitung :
a. PI c. Pendapatan Nasional berdasar pendekatan pendapatan
b. DI

Upah = Rp 5.500.100.000
Eksport = Rp 100.000.000.000
Import = Rp230.000.000
Pendapata sewa =Rp 160.000.000
Laba usaha =Rp 1.200.320.000
Pendapatan bunga = Rp200.000.000