Anda di halaman 1dari 21

Magnetometer

Sensor Medan Magnetik


Prinsip Dasar Fisika
Hukum Lenz

Gaya Lorentz

Hukum Faraday
t
i
-L V

B qV F
t
V



melawan perubahan dari medan magnetik
Jenis-Jenis Magnetometer
Fluxgate Magnetometer
Hall Effect Sensor
Magnetoresistor
Magneto-Optical Sensor
Resonance Magnetometer
Superconducting Quantum Interference
Devices (SQUIDs)
Fluxgate Magnetometer
Sumber ac mengeksitasi inti, lalu menginduksi
koil pickup (spt transformator). Dengan adanya
B
0
, sinyal pada koil pickup akan berbeda
Fluxgate Magnetometer
Hall Effect Sensor
Terdapat beda potensial E
H
di ujung-ujung
bahan semikonduktor-N yang sebanding
dengan densitas flux B
Magnetoresistor
Menggunakan
material
berbentuk film
tipis yang
resistansinya
tergantung
medan
magnetik yang
mengenainya.
berbasis pada persebaran anisotropik dari band elektron konduksi dengan
spin-spin yang tidak terkompensasi (contohnya orbit 3d untuk logam-
logam transisi pertama Fe, Co, dan Ni) dalam pertukaran pemecahan
band
Magneto-Optical Sensor
Faraday: jika cahaya yang terpolarisasi secara linear
melewati suatu medium (para/diamagnet) yang
diletakkan dalam medan magnetik dan arah medan
magnetik sejajar terhadap perambatan cahaya, maka
bidang polarisasi cahaya akan berputar
Faraday
menemukan
bahwa sudut
rotasi adalah
sebanding
dengan medan
magnetik H
Resonance Magnetometer
Sinyal magnetik
frekuensi radio (RF)
mengeksitasi
elektron, lalu melalui
tumbukan
mentransfer eksitasi
menuju proton.
Eksitasi kontinyu
proton akhirnya
terbentuk, dan
menghasilkan sinyal
resonansi proton
(inti) lalu diukur
frekuensi peluruhan
sinyal spin inti
tersebut. Frekuensi
resonan sebanding
dengan medan
magnet
SQUIDs (Superconducting Quantum Interference Devices)
Shield current terdiri dari komponen dc (dari
medan magnetik input) dan ac (RF oscillator).
Komponen ac menentukan seberapa cepat level
transisi kuantisasi flux sesuai dengan arus dc.
No Nama Sensor Spesifikasi dan Keterangan Aplikasi
1 Fluxgate Mengukur besar dan arah dc / ac low
freq.
Range 10
-10
to 10
-4
T
Resolusi nT
Murah
Biomagnetic measurement, navigasi,
deteksi kapal selam, riset luar angkasa
2 Hall effect Paling banyak digunakan, kompatibel
dengan tek. mikrorelek., densitas flux >
1 mT, -100
0
C sampai +100
0
C, dlm
bentuk IC (semikonduktor),
Sensor posisi pada mobil, motor hard
disk PC
3 Magneto
resistor
Cocok untuk kuat medan sedang, dapat
dibuat dalam ukuran kecil,
menggunakan film ferromagnetik tipis,
low power, high bandwidth, murah
vehicle detection, cylinder position
sensing, gear tooth sensing,
nondestructive evaluation, unexploded
ordnance, currency detection (magnetic
ink), dll
4 Magneto optical
Contactlessness, Stabil thd interferensi
EM, ultimate precision, extremely high
dynamic range
Motion capture, range-imaging sensor
5 Resonance Pengukuran absolut medan magnetik
lemah
UXO detector, pengukuran geofisika
6 SQUID Range pT and smaller, Butuh
cryotechnique, Hanya mendeteksi
perubahan, sensitivitas superior
Nondestructive Test and Evaluation
(lebih bagus & dalam), biomagnetic
measurement
SENSOR ARUS
PRINSIP DASAR ARUS
ARUS LISTRIK arus rendah


Hall Effect Gaya Lorentz


arus tinggi
PRINSIP DASAR ARUS
VOLTAGE DIVIDER
CARA KERJA PENGUKURAN
ARUS
1. Berbasis resistor shunt
CARA KERJA PENGUKURAN
ARUS
U = IR

Cukup mencari Tegangan Drop dari arus yang
melewati Rsh.
CARA KERJA PENGUKURAN
ARUS
2. Berbasis Hall Effect

CARA KERJA PENGUKURAN
ARUS





Arus menimbulkan medan magnet disekeliling konduktor
B tergantung Hall IC yang digunakan.
CONTOH APLIKASI
Ammeter

CONTOH APLIKASI
Ammeter