Anda di halaman 1dari 13

GERAK LURUS BERATURAN

DAN BERUBAH BERATURAN


Kelompok TF 2G :
- Andi Anhar D (1104140086)
- Faris Hanif R (1104144083)
- Imas Agustin (1104140125)
- Hammamarif P. P (1104140095)

TUJUAN
1. Mempelajari Gerak Lurus Beraturan (GLB) dan Gerak Lurus Berubah
Beraturan (GLBB) menggunakan pesawat attwood.
2. Menentukan momen inersia roda katrol pada pesawat attwood.

ALAT-ALAT
1. pesawat attwood lengkap
tiang berskala
katrol dan tali
dua (2) beban bermassa
2 beban beban tambahan
penjepit beban
penyangkut beban
landasan akhir
2. jangka sorong
3. stopwatch
4. neraca teknis lengkap

DASAR TEORI
Gerak Lurus Beraturan adalah gerak pada lintasan lurus dengan kecepatan
Konstan. Bila kecepatan suatu benda konstan, maka benda tersebut tidak
mengalami percepatan.

Gerak lurus berubah beraturan adalah gerak benda pada lintasan lurus yang
memiliki percepatan, artinya kecepatan benda tersebut tidak konstan (Mengalami
perlambatan atau percepatan).

Momen Inersia adalah karakteristik dari benda yang bergerak melingkar terhadap
suatu poros. Momen Inersia suatu benda terhadap poros, besarnya sebanding
dengan massa benda tersebut dan sebanding dengan kuadrat dari jarak benda
terhadap poros.

ANALISIS
1. Lakukan analisa apakah gerak tersebut benar benar beraturan mengingat
ketelitian alat alat yang anda gunakan!
Jawab :
Kurang teliti, karena disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya faktor
katrol yang tidak stabil dan pengukuran- pengukuran yang kurang tepat.
ANALISIS
2. Jelaskan kekurangan kekurangan yang ada pada percobaan yang
dilakukan dan jelaskan pula pengaruhnya dalam percobaan!
Jawab :
Faktor tingkat ketelitian manusia dan keterbatasan pengamat membuat
perhitungan memiliki hasil yang berbeda dengan hasil pengukuran dengan
alat.
ANALISIS
3. Jika beban tambahan ditambah lagi, jelaskan pengaruhnya pada
percepatan dan kecepatan benda!
Jawab :
Jika hambatan pada percobaan ditambah, makadari hasil percobaan
pertamakecepatan benda akan bertambah karena adanya tekanan benda
yang terdorongsearah gravitasi, dengan percepatan yang konstan.
ANALISIS
4. Dari hasil pengamatan anda, apakah Hukum Newton II benar benar
berlaku, jelaskan jawaban anda!
Jawab :
Ya berlaku, karena untuk menghitung data-data pengamatan menggunakan
beberapa hukum newton II, yaitu F=m.a. Massa dan percepatan
mempengaruhi gaya benda. Jika beban semakin di tambah maka
kecepatan benda akan semakin besar karena adanya tekanan benda yang
searah dengan gravitasi.
ANALISIS
5. Jelaskan pengaruh momen inersia (I) pada percobaan anda!
Jawab :
Adalah bila dua buah partikel berinteraksi, maka dapat dikatakan bahwa
tiap partikel mengerjakan gaya pada benda lain. Menurut Newton laju
perubahan momentum pada sebuah partikel merupakan ukuran sebuah
gaya yang bekerja padanya. Momen Inersia berpengaruh karena hasil
percepatan yang diperoleh sesuai dengan Hukum Newton II yaitu massa
secara kuantitatif , memperlihatkan antara gaya gerak dengan gaya benda
secara kuantitatif.
ANALISIS
6. Bagaimana pengaruh perubahan massa beban terhadap nilai momen
inersia!
Jawab :
Pengaruh massa terhadap momen inersia adalah berbanding lurus, sehingga
jika massa semakin besar, momen inersia pun semakin besar.
ANALISIS
7. Adakah cara yang lain untuk menentukan nilai momen inersia katrol!

Jawab :

pendekatan konsep dan matematis melalui penjabaran dengan
menggunakan teknik diferensial dan integral
KESIMPULAN
Gerak lurus beraturan (GLB) adalah gerak lurus suatu benda, dimana
kecepatan suatu benda itu konstan dan percepatannya nol, berlaku hukum
1 newton.
Gerak lurus berubah beraturan (GLBB) adalah gerak lurus suatu benda, di
mana kecepatannya berubah terhadap waktu akibat adanya percepatan
yang tetap, berlaku hukum 2 newton yaitu massa dan percepatan
mempengaruhi gaya benda.
Momen inersia adalah ukuran kelembaman suatu benda untuk berotasi
terhadap porosnya. Semakin besar massa beban maka semakin besar
momen inersianya.
KRITIK DAN SARAN
Beberapa alat praktikum rusak.
Ruangan yang panas.
Papan tulis sudah terlalu kotor.
Aslab terlalu cepat dalam mengajarkan materi.
Sebaiknya dilakukan perawatan terhadap alat-alat penunjang praktikum.
Sebaiknya Aslab menjelaskan materi secara rinci dan sabar agar para
mahasiswa mengerti dan paham terhadap materi yang diajarkan.

Anda mungkin juga menyukai