Anda di halaman 1dari 41

FAKTOR - FAKTOR

YANG MEMPENGARUHI
KEBUTUHAN CAIRAN
Faktor faktor yang mempengaruhi
kebutuhan cairan
Umur
Jenis kelamin
Suhu tubuh
Peningkatan hilangnya cairan tubuh
Peningkatan status metabolik
Lingkungan
Aktivitas fisik
Kegagalan / penyimpangan kesehatan
ASSESSMENT
Assessment
1. Identitas :
Umur
Jenis kelamin
2. Nursing History :
Kebiasaan pemenuhan cairan dan
makanan
Jumlah dan macam cairan / 24 jam
Apakah ada perubahan dalam
pemenuhannya ?
Mual ?, muntah ?, anoreksia ?
Lanjutan
Kebiasaan / pola pengeluaran cairan
Frekuensi ?, jumlah ?
Adakah tubuh mengalami kehilangan cairan ?
Penilaian status hidrasi
Riwayat penyakit / luka inbalance
cairan, elektrolit, keseimbangan asam basa
Riwayat medikasi / tindakan yang
menyebabkan ketidakseimbangan cairan
dan elektrolit
Lanjutan
3. Clinical measurement (pengukuran
yang penting diperhatikan) :
Penimbangan BB setiap hari
Tanda tanda vital
Pencatatan intake out put
Lanjutan
4. Physical Examination (dampak
ketidakseimbangan cairan pada
KDM)
Oksigen
Temperatur
Nutrisi
Comfort
Safety and security
Mencintai dan memiliki
Harga diri
PENCATATAN INTAKE OUT PUT
INTAKE
Melalui mulut
(makanan dan
minuman)
Cairan infus
Melalui transfusi
Melalui NGT
Air hasil metabolisme
OBAT
OUTPUT
IWL
Produksi urine
Eliminasi kotoran
Perdarahan
Pengisapan
(pungsi/drainase)
Cairan NGT
Perhatikan :
URINE :
Normal 0,5-1 cc / kg BB / jam
IWL :
Dewasa : 10-15 cc / kgBB/ hari
Anak : (30-usia <th>) / kg BB / hari
jika ada keaikan suhu (IWL + 200 CC)
Air Metabolisme
Dewasa : 5 cc / KgBB / hari
Anak 12-14 tahun : 5-6 cc / KgBB / hari
7-11 tahun : 6-7 cc / KgBB / hari
5-7 tahun : 8-8,5 cc / KgBB / hari
Balita : 8 cc / KgBB / hari
PENILAIAN STATUS HIDRASI
Menurut banyaknya cairan yang
hilang
DERAJAT DEHIDRASI
BERDASAR :
1. Kehilangan BB
2. Skor Maurice King
3. Turgor
4. Berdasarkan Berat Jenis
Plasma (BJ Normal 1,025)
Berat Badan
2 TBW : tidak ada dehidrasi
2 5 % TBW dehidrasi ringan
5 10 % TBW dehidrasi sedang
10 % TBW dehidrasi berat
Skor Maurice King
Bagian tubuh
yang diperiksa


0
NILAI

1


2
Keadaan umum Sehat Gelisah, cengeng,
apatis, ngantuk
Mengigau, koma,
syok
Turgor Normal Sedikit kurang Sangat kurang
Mata Normal Sedikit cekung Sangat cekung
UUB Normal Sedikit cekung Sangat cekung
Mulut Normal Kering Kering / sianosis
Denyut nadi /
menit
Kuat
< 120
Sedang
(120 140)
Lemah
> 140
Keterangan :
0 -2 : dehidrasi ringan
3 6 : dehidrasi sedang
7 12 : dehidrasi berat
Pada anak-anak : UUB sudah
menutup diganti dengan produksi
urine
Turgor
Kembali dalam :
1 detik dehidrasi ringan
1 2 detik dehidrasi sedang
2 detik / > dehidrasi berat
Berdasarkan BJ Plasma
Dehidrasi berat
BJ plasma 1,032-1,040
Dehidrasi sedang
BJ plasma 1,028-1,032
Dehidrasi ringan
BJ plasma 1,025-1,028
PARAMETER
Parameter
1. Berat Badan
2. Temperatur
3. Nadi
4. Respirasi
5. Blood Presure
6. Turgor kulit
7. Kulit dan
temperatur
8. Face
9. Saliva
10. Mulut
11. Neurologi
neuromuskuler
12. Volume dan
konsentrasi urine
NILAI LABORATORIUM
Laboratorium
1. Complete Blood Count
2. Serum elektrolit
3. pH urine dan gaya berat
4. Analisa Gas Darah (AGD)
Serum Elektrolit
Na : 135 145 mEq
K : 3,5 5,0 mEq
Cl : 95 105 mEq
pH Urine dan Gaya berat
Normal 1,003 1,0035
Urine pekat : 1,025 1,030
Urine encer : 1,001 1,010
Analisa Gas Darah
pH, pCO2, pO2, HCO3-, Sat O2

Nilai normal AGD
PH : 7,35 7,45
pO2 : 80 100 mmHg
pCO2 : 35 45 mmHg
HCO3- : 21 26
Sat O2 : 95 100 %
KESEIMBANGAN ASAM BASA
INTERPRETASI pH PCO2 HCO3-
Asidosis R

N
Asidosis M N
Alkalosis R N
Alkalosis M

N

NURSING DIAGNOSIS
MENCEGAH
KETIDAKSEIMBANGAN CAIRAN
Mencegah
Ketidakseimbangan Cairan
1. Catat intake dan out put
2. Catat apakah ada rasa haus
3. Waspada kehilangan cairan dan cegah bila
mungkin
4. Perhatikan adanya terapi medis yang
mengarah pada ketidakseimbangan cairan,
exs : diuretik
5. Pelajari apakah klien dapat merawat dirinya
sendiri dan dapat terjadi ketidakseimbangan,
exs :penggunaan laksatif, enema
Lanjutan :
6. Pertimbangkan kondisi yang berefek merusak
tubuh, exs : immobilisasi, trauma, luka bakar,
prosedur pembedahan
7. Mengajari klien / keluarga untuk mengamati
adanya ketidakseimbangan cairan dan
melaporkan segera :
Peningkatan / penurunan BB
Oedema jari, kaki
Perubahan kondisi kulit
Produksi urine << / >>
Lanjutan
8. Bantu klien dan keluarga untuk
mengerti arti pengaturan keseimbangan
dan mencegah ketidakseimbangan
cairan

Pengertian
Obat - obatan yang dapat meningkatkan
ekskresi air, sodium dan elektrolit lain dari
ginjal


Potensial terjadi dehidrasi
Potensial gangguan elektrolit


Perlu pengawasan yang hati hati
PENINGKATAN INTAKE
CAIRAN
Peningkatan intake cairan
1. Jelaskan tujuan penerimaan cairan yang
ditetapkan / hari
2. Jelaskan tujuan jangka pendek dan jangka
panjang
3. Rencanakan pemberian cairan >> selama jam-
jam pertama klien bangun tidur
4. Hindari pemberian cairan >> sebelum tidur
5. Usahakan keragaman cairan
6. Jaga kesediaan dan keberadaan cairan
Lanjutan
7. Sajikan cairan pada temperatur yang
wajar
8. Gunakan gelas yang bersih
9. Persilahkan klien menyimpan catatan
tentang penerimaan cairan
10. Berikan dorongan, pengertian dan
motivasi
PEMBATASAN CAIRAN
Pembatasan Cairan
1. Jelaskan kepada klien tujuan
pembatasan cairan
2. Luangkan waktu bersama klien saat
cairan disajikan
3. Buat tujuan jangka pendek
4. Gunakan gelas ukuran kecil
5. Sediakan / lakukan oral higiene
6. Ijinkan klien berkumur dengan air
bila klien berjanji tidak menelannya
Lanjutan
7. Hindarkan pemberian makan / minum
yang asin, kering, manis
8. Hindarkan pemberian permen / permen
karet
9. Alihkan klien dari rasa haus dengan
mengikuti berbagai aktivitas ringan
10. Jaga cairan yang bukan diperuntukkan
bagi klien jauh dari pandangan
11. Berikan dorongan dan motivasi