Anda di halaman 1dari 34

MATEMATIKA FARMASI

Oleh :
Fidia Deny Tisna Amijaya
Pertemuan 1
1. Definisi Matematika Farmasi?
2. Aplikasi Matematika Farmasi?
3. Bilangan Romawi dan Sistem
Bilangan?
4. Bentuk Bilangan?
5. Operasi Bilangan?
6. Rasio, Proporsi dan Persentase?
Definisi
Matematika adalah ilmu yang
mempelajari tentang bilangan dan
operasi-operasi yang digunakan untuk
menyelesaikan masalah bilangan.
Farmasi adalah cara dan teknologi
pembuatan obat serta penyimpanan,
penyediaan, dan penyalurannya.
Jadi Matematika Farmasi adalah ilmu
matematika yang digunakan untuk
menyelesaikan masalah farmasi.
Aplikasi Matematika dalam dunia
Farmasi
1. Menentukan takaran obat. Ex : 20 ml
(cairan bius) = 40 kg (bobot orang), x
ml = 60 kg (bobot orang). x = ?
2. Untuk menghitung dosis obat.
Rumus Clark :
=

70

3. Untuk membuat larutan obat. Ex :
15% dari 1000ml larutan H2SO4 ?
Bilangan Romawi
Bilangan
Romawi
Bilangan
I 1
II 2
III 3
IV 4
V 5
VI 6
VII 7
VIII 8
IX 9
X 10
L 50
C 100
D 500
M 1000
Prinsip : Jika ada bilangan romawi yang
lebih kecil berada disebelah kiri, maka
bilangan romawi yang kanan dikurangi
yang kiri. Jika bilangan romawi yang
lebih kecil disebelah kanan maka
bilangan romawi yang kiri dijumlahkan
dengan yang kanan.

Ex :
Membaca bilangan romawi dari kanan
XV = 5 + 10 = 15
XIV = 5 1 + 10 = 14
CXIX = 10-1+10+100=119
Membuat bilangan romawi dari kiri
352 = CCCLII
20 = XX
40 = XL
43 = XLIII
20 / 09 / 2014 = XX / IX/ MMXIV
Sistem Bilangan
Bilangan Riil (R)
(Rasional dan Irasional)
Bilangan Bulat (Z)
(-~, , -1,0,1,,+~)
Bilangan Asli (N)
(1,2,3,,+~)
Bilangan Prima
(2,3,5,7,)
Bilangan Imajiner
(x+iy dimana x,y adalah
bilangan riil dan
i = 1)
Sistem Bilangan
Bilangan Rasional adalah bilangan yang dapat dinyatakan
dengan m/n, n 0. Mempunyai desimal berulang dan
Desimal henti.
Contoh a) : cara cek bilangan rasional 1,66666
misal, x =1,66666, 10x=16,6666, selisihkan
10x=16,6666
x=1,66666
9x=15
x=15/9

Latihan :
1) cek apakah 2,313313313 bilangan rasional? Jika iya
nyatakan dalam pecahan?
2) Cek apakah 2 bilangan rasional?








Contoh b) : x=3,161616
Selisihkan 100x=316,1616
x=3,161616
99x=313
x=313/99


Sistem Bilangan
Bilangan Irasional (kebalikan dari
bilangan rasional) adalah bilangan
tidak mempunyai desimal berulang
dan desimal tak henti. Akibatnya nilai
desimalnya sulit untuk dirubah
menjadi pecahan.
contoh : = 22/7; 0,10100100010000;
0,14143123

Bentuk Bilangan
1. Pecahan (m/n). m disebut pembilang
dan n disebut penyebut. Ex : 1/5,
5/2, 1/99.
2. Desimal (persepuluh). Ex :
0,2;2,5;0,010101
Operasi Bilangan
1. Penjumlahan. Ex : -5+3,4312=?
2. Pengurangan. Ex ; 1-2 = ? -3 (-2)
=?
3. Perkalian. Ex : 1,321 x 3,5 = ? 1,21 x
3,325 = ?
4. Pembagian. Ex : 1234/2 = ?
Rasio
Disebut juga perbandingan.
Ex :
1. 1 : 2 =?
2. 4/5 = ?
3. 10% = ?
4. 0.15 = ?
Proporsi
Dua atau lebih perbandingan yang
sama disebut proporsi.
Ex :
1. 1 : 2 = x : 10. tentukan nilai x?
2. 4/5 = 8/x. tentukan nilai x?
3. 0,15x=25. tentukan nilai x?
Persentase
Dari kata per seratus. Disimbolkan %.
Ex :
1. 15% dari 1000 = ?
2. 2,25% dari 100 = ?
3. 1/5 jika dirubah dalam bentuk
persen?
4. 0,752 jika dirubah dalam bentuk
persen?
Pertemuan 2
1. Teori dasar kepangkatan dan akar
pangkat?
2. Fungsi Eksponensial Asli?
3. Logaritma?
4. Aplikasi pangkat dan akar, fungsi
eksponen, dan logaritma dalam
bidang Farmasi?
Teori dasar Kepangkatan dan
Akar Pangkat
Pangkat adalah Eksponen atau
perkalian bilangan secara berulang.
Disimbolkan

= .
Macamnya :
1. Pangkat Bilangan Bulat Negatif, Nol,
dan Bulat Positif.
2. Pangkat Bilangan Rasional (m/n),
lebih dikenal dengan nama akar
pangkat.
Pangkat Bulat Negatif, Nol, dan
Bulat Positif
Sifat Sifat Bilangan Berpangkat :
1.

=
1


2.
0
= 1
3.

=
+

4.


5.

=


6.

=


7.





Pangkat Bilangan Rasional
(Akar Pangkat)
Sifat Pangkat Bilangan Rasional :
1.


Operasi Bentuk Akar :
a) Penjumlahan dan Pengurangan.
=
b) Perkalian. =
c) Penyederhanaan.
Ex : 12 = 4.3 = 2 3

1
5
=
1
5
5
5
=
1
5
5 (Merasionalkan)
Fungsi Eksponensial Asli
Fungsi Eksponensial Asli = Fungsi
Eksponensial Asli Berpangkat.
Fungsi Eksponensial Asli Berpangkat
disimbolkan dengan,

, bisa juga
dituliskan f x =

= exp () dimana
2,7182818284 dan .
Invers dari = exp =

=
ln . Dimana ln dinamakan Logaritma
Natural.
Sifat sifat Fungsi Eksponen sama
dengan sifat nomor 1 - 5 sifat bilangan
berpangkat.


Logaritma
Logaritma adalah kebalikan dari
eksponen.

=

log = = log


disebut basis. Basis yang sering
digunakan adalah 10.
Ex :
1.
2
log 8 =
2
log 2
3
= 3
2. log 10000 =
10
log 10
4
= 4
3.
1
3
log 9 =
1
3
log
1
3
2
= 2




Sifat Sifat dari Logaritma
1.

log = 1
2.

log 1 = 0
3.

log

=
4.

log =

log +

log
5.

log

=

log

log
6.

log

log
7.

log =
1

log

8.

log .

log .

log =

log
9.

log =

log

log






Aplikasi Pangkat dan Akar dalam bidang
Farmasi
1.
Aplikasi Fungsi Eksponen dalam bidang
Farmasi
1.
Aplikasi Logaritma dalam bidang
Farmasi
1. Untuk menentukan derajat
keasaman. Rumus derajat
keasaman, pH=-log[H
+
]. Jadi ketika
diketahui larutan konsentrasi ion
H
+
adalah 1,0 X 10
-7
M, maka pH = -
log (1,0 X 10
-7
) = - log 1,0 log 10
-7
=
0-(-7)= 7.
2. Perhitungan metode Free WilsonLog
A = S +. Dimana S=sumbangan
subtituen dan = aktivitas biologis
senyawa induk.
Pertemuan 3
1. Himpunan?
2. Operasi Himpunan?
3. Hasil Kali Kartesius?
4. Relasi dan Fungsi?
Himpunan
Himpunan adalah segala koleksi benda-
benda tertentu yang dianggap sebagai
satu kesatuan.
Penulisan Himpunan :
S={1,2,3,4,5}
S={ x | 0<x<5, x Z}
Jenis Himpunan
1. Himpunan kosong (). Himpunan yang
tidak memiliki anggota.
2. Himpunan bagian ( / ). Himpunan
yang merupakan bagian dari himpunan
lain. Ex : S={1,2,3,4,5}, b1={2,3},
b2={3,4,5} maka b1,b2 S
3. Himpunan kuasa (power set, (S)).
Himpunan yang anggotanya terdiri dari
semua himpunan bagian dari S. Ex :
S={1,2,3} maka
(S)={{},{1},{2},{3},{1,2},{1,3},{2,3},{1
,2,3}}
Operasi pada Himpunan
1. Gabungan ( ). Misalnya : A={1,2,3}
dan B={3,4,5} maka AUB={1,2,3,4,5}
2. Irisan (). Misalnya : A={1,2,3} dan
B={3,4,5} maka A B={3}
3. Komplemen (`). Diketahui
S={1,2,3,4,5}, A={2,3,4} dan A S
maka A={1,5}
Hasil Kali Kartesius
Atau disebut juga perkalian himpunan
adalah operasi yang menggabungkan
anggota suatu himpunan dengan
himpunan lainnya.
Disimbolkan : x
Ex : Misalkan A={1,2,3} dan B={a,b}
maka
AxB={{1,a},{1,b},{2,a},{2,b},{3,a},{3,b}}

Fungsi
Adalah pemetaan setiap anggota sebuah
himpunan (dinamakan sebagai domain)
kepada anggota himpunan yang lain
(dinamakan sebagai kodomain).




Notasi : f : x y atau f(x)=y
Ex : =
2

Jenis Fungsi
1. Injektif. Fungsi satu-satu. Untuk sebarang
a
1
dan a
2
dengan a
1
tidak sama
dengan a
2
berlaku f(a
1
) tidak sama
dengan f(a
2
). Dengan kata lain,
bila a
1
= a
2
maka f(a
1
) sama denganf(a
2
).
2. Surjektif. Fungsi pada. untuk
sembarang b dalam kodomain B terdapat
paling tidak satu a dalam
domain A sehingga berlaku f(a) = b.
Dengan kata lain, suatu kodomain fungsi
surjektif sama dengan kisarannya (range).
3. Bijektif. Jika fungsi tersebut injektif dan
surjektif.
Jenis Fungsi
Ilustrasi





Contoh :
1. Fungsi satu satu : f(x) = x
2
, domain [0,2],
kodomain [0,4] dimana domain,kodomain Z
2. Fungsi pada : f(x) = x
2
, domain [-2,2],
kodomain {0,1,4} dimana domain,kodomain Z
3. Fungsi bijektif : f(x) = x , domain,kodomain R
Fungsi Komposisi
Adalah pemetaan dua kali atau lebih.
Contoh definisi



Notasi : ( o )
Misal : f(x) = 2x dan g(x) = x+1 maka
(gof)(x)=g(f(x))=g(2x)=2x+1.
Fungsi Komposisi
Contoh :
1. Jika f(x) = 2x + 3 dan (f o g) = 2x
2
+
6x 7, maka g(x) =
2. Jika g(x) = x
2
3x + 1 dan (f o g)(x)
= 2x
2
6x 1 maka f(x) = .
3. Jika f(x) = x
2
+ 3x dan g(x) = x 12,
maka nilai (f o g)(8) adalah
4. Diketahui (f o g)(x) = x
2
+ 3x + 4 dan
g(x) = 4x 5. Nilai dari f(3) adalah
.

Pertemuan 4
1. Limit?
2. Kaidah limit?
3. Kekontinuan?