Anda di halaman 1dari 10

Fathimah Az Zahra

Dalam suatu proses bergerak volunter, selalu


melibatkan banyak sistem.
Penglihatan (untuk memberi informasi tentang
usaha yang harus dibuat dan pengarahan urutan
gerakan)
Cerebrum (sebagai inisiator awal suatu gerakan)
Cerebellum (sebagai pengawas, pengatur dan
pengarah informasi)
Motorik (sebagai pelaksana)
Sensorik (sebagai monitor)
Mengatur tonus otot skelet
Mengontrol aktivitas otot sadar
Mengatur postur dan keseimbangan tubuh
Letak : dibelakang pons dan medulla oblongata pada fossa
cranii posterior dan diatas tertutup oleh tentorium cerebelli.
Dia terletak di bawah lobus occipitalis cerebri. Cerebellum
terpisah dengan cerebrum oleh sebuah alur melintang: Fissura
Transversa.
Cara berjalan
Minta pasien untuk berjalan biasa membelakangi
kita. Kemudian kembali dengan berjinjit,
menjauh lagi dengan tumit, dan kembali lagi
dengan satu kaki diletakkan di depan kaki
lainnya.
Pasien seharusnya berjalan normal dengan
gerakan lengan seperlunya membantu menjaga
keseimbangan.


Tes Romberg
Pasien berdiri tegak,
kedua kaki rapat, mata
terpejam, dan kedua
tangan direntangkan
posisi supinasi.
Lihat apakah pasien
dapat berdiri seimbang
memperhatikan
posisinya. Positif jika
pasien nampak goyah.
Jika pasien jatuh
menandakan adanya
gangguan keseimbangan.
Tes jari ke hidung.
Tahan jari anda
sepanjang kira-kira satu
lengan dari pasien.
Instruksikan pasien anda
untuk menyentuh jari
anda dengan
menggunakan jari
telunjuk kemudian
menyentuh hidungnya
kembali. Gerakan ini
diulangi beberapa kali.
Pasien mungkin saja
tidak dapat menyentuh
jari anda
Tes Tumit-Betis
Biarkan pasien berbaring. Instruksikan pasien
untuk meletakkan satu tumit di lutut yang
berlawanan kemudian tumit diarahkan mengikuti
tulang tibian ke bawah sampai ke pergelangan
kaki dan kemudian kembali ke tempat semula.
Pasien mungkin saja mengalami tremor,
ketidakmampuan menempatkan tumit ke betis
atau gerakan yang tidak terkoordinasi.
Tes berganti gerakan dengan cepat.
Jika pasien kurang lancar dan kehilangan irama
gerakan, hal ini dapat merujuk pada kelainan
yang disebut disdiadokokinesia.