Anda di halaman 1dari 19

FORMULASI PEWARNA RAMBUT HITAM

PERMANEN
DARI BAHAN ALAM (HENNA)

Disusun Oleh:
MOHAMMAD ZAKY
Latar Belakang
Rambut berfungsi sebagai mahkota kecantikan, disamping itu
rambut juga berfungsi sebagai pelindung kulit. Warna rambut
ditentukan oleh pigmen melanin di dalam rambut yang ada
dalam lapisan korteks. Warna rambut dapat diubah-ubah secara
buatan dengan menggunakan cat rambut, Indonesia kaya akan
sumber flora dan banyak diantaranya dapat digunakan sebagai
bahan pewarna alami, salah satunya adalah henna.
Tujuan
Tujuan yang ingin dicapai dari pembuatan paper ini
antara lain :
Memahami bentuk sediaan padat pewarna rambut
Memahami formulasi sediaan padat pewarna rambut
permanen warna hitam dari bahan alam.
Merancang formulasi, cara pembuatan dan metode
evaluasi sediaan pewarna rambut permanen warna
hitam dari bahan alam.

Manfaat
Paper ini dibuat dengan harapan dapat
memberikan informasi tentang pemanfaatan
pewarna rambut dari bahan alam (henna) .


Anatomi rambut
Rambut dapat menyerap air dan bahan kimia
dari luar. Komposisi rambut terdiri atas zat
karbon 50%, hidrogen 6%, nitrogen 17%,
sulfur 5% dan oksigen 20%. Rambut mudah
dibentuk dengan pemanasan atau bahan
kimia (Wasitaatmaja, 1997).

Bagian-bagian rambut
a. Ujung rambut
b. Batang rambut
1. Selaput rambut (Kutikula)
2. Kulit rambut (Korteks)
3. Sumsum rambut (Medula)
c. Akar rambut



Gambar rambut
Pewarna Rambut
Sediaan pewarna rambut adalah sediaan
kosmetika yang digunakan dalam tatarias
rambut untuk mewarnai rambut, baik untuk
mengembalikan warna rambut asalnya atau
warna lain
Pewarnaan rambut dibedakan berdasarkan pada
1. Daya lekat zat warna
a. Pewarnaan rambut temporer
b. Pewarnaan rambut semipermanen
c. Pewarnaan rambut permanen

2. Proses sistem pewarnaan
a. Pewarna Rambut Langsung
b. Pewarna rambut tidak langsung



Pewarna Rambut Permanen
Pewarnaan rambut permanen adalah pewarnaan
rambut yang memiliki daya lekat jauh lebih lama dan
akan tetap melekat pada rambut hingga:
pertumbuhan rambut selanjutnya dan rambut
yang kena cat dipotong
dilunturkan dengan proses pemucatan rambut
dilunturkan dengan penghilang cat
Zat Pewarna Rambut
Asal Pewarna :
1. Zat warna alam,
Simplisia: akar, kulit batang, dan daun hena
( Lawsonia alba, Lawsonia inermin, dan Lawsonia spinosa)
Disajikan dalam bentuk serbuk, tunggal atau campur.
Lawsone (2-hidroksi-1,4 napthoquinon. Untuk mendapat
warna yang bagus dicampur dengan Indigo, Bunga kamomil,
Kayu brazil, Gambir.
2. zat warna logam
bismut nitrat, kadmium sulfat, kobalt sulfat,nikel sulfat,
AgNO3, CuSO4 dan Pb. Acetat(1-2%)
3. zat warna Organik sintetik
Kelompok senyawa-senyawa amina,
aminofenol dan zat warna oksidatif.

Henna
Tanaman Henna berasal dari semak Lawsonia
alba Lam. Atau Lawsonia inermis L. Prinsip
utama dari pewarnaan dengan hena adalah
lawsone dan konstitusi kimia nya 2-hydroxy-
1,4-naphthoquinone,C
10
H
6
O
3.

akarmemberikan warna hitam, daun
memberikan warna merah, dan batang
memberikan warna natural (tidak berwarna).

BAHAN BAKU JUMLAH (%) KET.
F1 F2 F3 F S
BAHAN ALAM
Hena 15 25 73 73 Mengandung 2-
hydroxy-1,4-
naphthoquinone
Indigo 10 Mengandung
indigo
BAHAN
PENGOKSIDASI
Hidrogen peroksida 0,50 0,50 0,50 0,5
PEWARNA
INTERMEDIATE
p-Aminodiphenylamine 0,05 0,20 0,05 Golongan amine
mengandung
fenol sebagai
pewarna rambut
p-phenylenediamine 3,75 2,0 2,0 3,75
COLOR
MODIFIERS/COUPLER
Pirogalol 2 2 15 15 Mengandung
fenol sebagai
pewarna rambut
Tembaga sulfat 12 10 Pewarna logam
ANTIOKSIDAN
Sodium Sulfit 0,20 0,40 0,4 Golongan garam
organik, sebagai
antioksidan
BHT 0,40 Golongan fenol,
sbg antioksidan
SOLVENT FOR
INTERMEDIATES
COLOR
SOLVENT FOR
INTERMEDIATES
COLOR
Ammonium 10,19 10,0 6,60 2,0 Sebagai pH
adjuster
Parfume 0,50 0,50 0,50 0,50
BASE FOR OXYDATION
DYES
Oleic Acid 35,0 35,0 22,0 4,0 Sebagai
emulsifiying
agent
Coconut diethanolamine 10,0 11,0 Sebagai
emulsifiying
agent dan
surfaktan
Nonionic surfactant
Sodium lauryl eter sulphate 36,0 Sebagai
surfaktan
Chelating agent 0,25 0,25 0,25 Yang dipakai
adalah EDTA,
Disodium EDTA
Air 5,0 5,0 10,0 1,55 Sebagai pelarut
PPG-2 METHYLETER 1,8 Sebagai pelarut
TOTAL 100,0 100,0 100,0 100,0
(Balsam, M.S, et al,.1972),( Anonim, 1985)
Cara Pembuatan


Pembuatan base untuk pewarna oksidatif dengan mencampurkan semua bahan
yang tertera di table Formula 1 dicampurkan dengan antioksidan.
Campurkan bahan bahan intermediate, solvent for intermediate, dan coupler.
Campurkan bahan alam Henna hingga homogen.
Prosedur point 1 dan 2 dicampurkan bersama dengan bahan alam kemudian
keringkan dan msukkan ke dalam kemasan yang terpisah dengan bahan
pengoksidasi
Pada etiket dan kemasan harus tercantum :
Jenis dan kadar zat warna
Lakukan uji tempel sebelum digunakan
Bilas rambut sampai bersih setelah pemakaian
Jangan gunakan untuk mewarnai bulu mata dan alis
Cucilah mata segera bila terkena mata
Hanya digunakan oleh tenaga professional
Penyimpanan dalam wadah tertutup rapat dan terlindung dari cahaya

Evaluasi

1. Uji Tempel
2. Uji Efektivitas Pewarnaan
Kesimpulan
Syarat zat warna rambut yang baik:
1. Tidak membahayakan kesehatan
2. Mewarnai rambut, tetapi tidak mewarnai kulit
3. Tidak memberikan efek yang merugikan terhadap
struktur rambut
4. Tidak memerlukan waktu yang lama untuk
menghasilkan efeknya
5. Tidak mengiritasi kulit
6. Menghasilkan warna yang natural dalam penampilan
7. Tahan terhadap perlakuan lain seperti pengeritingan
permanen

Komponen yang digunakan dalam pewarna
rambut permanen terutama adalah campuran
zat pengoksidasi (hydrogen peroksida) dan zat
intermediate-coupler (ammonia).
Bahan alam yang bias digunakan sebagai
pewarna rambut hitam adalah Hena yaitu
dari bagian akarnya.

Anda mungkin juga menyukai