Anda di halaman 1dari 13

KONSEP DASAR HIDROKEL

PENGERTIAN
Hidrokel adalah penimbunan cairan dalam
selaput yang membungkus testis, yang
menyebabkan pembengkakan lunak pada
salah satu testis.



KLASIFIKASI
Berdasarkan kapan terjadinya, yaitu :
Hidrokel primer, terlihat pada anak akibat kegagalan
penutupan prosesus vaginalis. Prosesus vaginalis
adalah suatu divertikulum peritoneum embrionik yang
melintasi kanalis inguinalis dan membentuk tunika
vaginalis. Hidrokel jenis ini tidak diperlukan terapi
karena dengansendirinya rongga ini akan menutup
dan cairan dalam tunika akan diabsorpsi.
Hidrokel sekunder Pada orang dewasa, hidrokel
sekunder cenderung berkembang lambat dalam suatu
masa, dapat disebabkan oleh kelainan testis atau
epididimis.

lanjutan.
Menurut letak kantong hidrokel dari testis, yaitu :
Hidrokeltestis
Kantong hidrokel seolah-olah mengelilingi testis
sehingga testis tak dapat diraba. Pada anamnesis,
besarnya kantong hidrokel tidak berubah sepanjang
hari.
Hidrokelunikulus
Kantong hidrokel berada di funikulus yaitu
terletak disebelah cranial dari testis, sehingga pada
palpasi, testis dapat diraba dan berada diluar
kantong hidrokel. Pada anamnesis kantong
hidrokel besarnya tetap sepanjang hari.

lanjutan
Hidrokel Komunikan
Terdapat hubungan antara prosesus vaginalis
dengan rongga peritoneum sehingga prosesus
vaginalis dapat terisi cairan peritoneum. Pada
anamnesis kantong hidrokel besarnya dapat
berubah-ubah yaitu bertambah pada saat anak
menangis. Pada palpasi kantong hidrokel terpisah
dari testis dan dapat dimasukkan kedalam rongga
abdomen.
ETIOLOGI
Hidrokel yang terjadi pada bayi baru lahir
dapat disebabkan karena :
Belum sempurnanya penutupan prosesus
vaginalis sehingga terjadi aliran cairan peritoneum
ke prosesus vaginalis
Belum sempurnanya sistem limfatik di daerah
skrotum dalam melakukan reabsorbsi cairan
hidrokel.

LANJUTAN
Pada orang dewasa, dapat terjadi karena
didapatkan kelainan pada testis atau
epididimis yang menyebabkan terganggunya
sistem sekresi atau reabsorbsi cairan di
kantong hidrokel. Kelainan pada testis itu
mungkin suatu tumor, infeksi, atau trauma
pada testis atau epididimis. Kemudian hal ini
dapat menyebabkan produksi cairan yang
berlebihan oleh testis, maupun obstruksi
aliran limfe atau vena di dalam funikulus
spermatikus.

TANDA DAN GEJALA
Pembesaran skrotum dan perasaan berat.
Bila timbunan cairan hanya sedikit, maka
testis terlihat seakan-akan sedikit membesar
dan teraba lunak. Bila timbunan cairan banyak
terlihat skrotum membesar dan agak tegang.
Pasien mengeluh adanya benjolan di kantong
skrotum yang tidak nyeri
Biasanya nyeri ringan kecuali di sebabkan oleh
infeksi epididimis akut.

KOMPLIKASI
Hematom pada jaringan skrotum yang kendor
Kalau tidak ditangani segera, penumpukan
cairan ini bisa mengganggu kesuburan dan
fungsi seksualnya.
Infeksi testis.
Kompresi pada peredaran darah testis
Perdarahan yang disebabkan karena trauma
dan aspirasi.

PEMERIKSAAN DIAGNOSTIK
Transiluminasi skrotum. Bila dilakukan
transiluminasi pada hidrokel terlihat
translusen, terlihat benjolan terang dengan
masa gelap oval dari bayangan testis.
Pemeriksan USG dapat dipertimbangkan
apabila hasil pemeriksaan transiluminasi tidak
jelas yang disebabkan oleh tebalnya kulit
skrotum pasien. Dengan hasil USG berwarna
keabu-abuan.
PENATALAKSANAAN
Hidrokel pada bayi biasanya ditunggu hingga
anak mencapai usia 1 tahun dengan harapan
setelah prosesus vaginalis menutup, hidrokel
akan sembuh sendiri. Tetapi jika hidrokel
masih tetap ada atau bertambah besar perlu
dipikirkan untuk dilakukan koreksi. Tindakan
untuk mengatasi cairan hidrokel adalah
dengan aspirasi dan operasi.
LANJUTAN
Pengobatannya bisa berupa aspirasi
(pengisapan cairan) dengan bantuan sebuah
jarum. Tetapi jika dilakukan aspirasi,
kemungkinan besar hidrokel akan berulang
dan bisa terjadi infeksi. Setelah dilakukan
aspirasi, bisa disuntikkan zat sklerotik
tetrasiklin, natrium tetra desil sulfat atau urea
untuk menyumbat/menutup lubang di
kantung skrotum sehingga cairan tidak akan
tertimbun kembali.

Hidrokelektomi
Pada hidrokel kongenital dilakukan pendekatan
inguinal karena seringkali hidrokel ini disertai
dengan hernia inguinalis sehingga pada saat
operasi hidrokel, sekaligus melakukanherniografi.
Beberapa indikasi untuk melakukan operasi pada
hidrokel adalah :
Hidrokel yang besar sehingga dapat menekan
pembuluh darah
Indikasi kosmetik
Hidrokel permagna yang dirasakan terlalu berat dan
mengganggu pasien dalam melakukan aktivitasnya
sehari-hari.

Anda mungkin juga menyukai