Anda di halaman 1dari 7

RISALAH IBADAH

A. PENGERTIAN IBADAH
1. Secara lughawi atau etimologi :kata
ibadah berasal dari kata: `abada,
ya`budu, `ibadah. Bisa berarti
tunduk, patuh dan taat.
2. Secara Istilahi atau terminology
ibadah bisa berarti pengabdian
makhluk terhadap khaliq. QS. 51:56
B. POLA PELAKSANAAN IBADAH
1. Ibadah khusus (mahdhah)
a. Allah lah yang berhak disembah;
Qs.1:5
b. Tanpa perantara; Qs.2:186
c. Ikhlas; QS. 98:5
d. Dilakukan sesuai dengan tuntunan
Allah dan Rosul-Nya;

e. Memelihara
keseimbangan.Qs.28:77
f. Mudah dan ringan. Qs.2:286
2. Ibadah umum (Muamalah)
a. Karamah insaniyah (kemuliaan
manusia) Qs. 2:29,30
b. Wahdah al-Ummah (kesatuan
umat); QS. 3:103, 49:13
c. Al-taawun al-Insani (saling
tolong- menolong); QS. 5:2
d. Al-tasamuh (saling menghormati)
Qs. 7:199
e. Kemerdekaan/kebebasan.
QS.2:256,18:29
f. Al-adalah (keadilan) QS.5:8
g. Amar makruf nahi munkar
(mengajak kebaikan dan
mencegah kemungkaran).
QS.3:104

C. WUJUD & BENTUK IBADAH
1. Kesanggupan manusia untuk
mengemban amanah Allah,
Qs. Al-Ahzab: 72

2. Manusia diangkat sebagai khalifah
Allah di muka bumi, Qs. 2:30
3. Melaksanakan kekhalifahan adalah
bentuk ibadah kepada Allah, Qs.24:55
4. Ibadah merupakan bentuk konkrit
untuk memakmurkan dunia, Qs.11:61

D. LANDASAN DASAR JADI KHALIFAH
1. Harus sholeh, yaitu memiliki kemampuan
yang memadai untuk melaksanakan tugas
itu, QS.21:105-106
2. Harus mampu menggunakan semua
anugerah Allah yang dilimpahkan
kepadanya, QS. Al-Anam:165

E. IKHLASH SBG RUH IBADAH
- Allah berfirman dalam Qs. 98:5
- Rasulullah bersabda:


Setiap amal perbuatan harus disertai niat.
Dan bagi seorang itu tergantung dengan apa
yang ia niatkan. HR. Bukhari dan Muslim.


F. KEHIDUPAN DUNIA JEMBATAN
MENUJU KEHIDUPAN AKHERAT

Dalam melaksanakan ibadah, manusia
baik sebagai hamba Allah maupun
khalifah-Nya, mereka akan
mendapatkan
imbalan yang sesuai dengan kualitas
amalnya besok di akhirat
(Qs. 23:115, 17:7, 28:77).