Anda di halaman 1dari 36

Dr. JACKY MUNILSON, Sp.

THT-KL
Bagian THT-KL RS Dr. M. Djamil Padang
BENIGN PAROXYSMAL
POSITIONAL VERTIGO
(BPPV)
Fisiologi Keseimbangan
Sistem
Visual
Somatosensori
(Proprioseptif)
Vestibuler
Organ
Reseptor
Retina
Sendi + Otot
Sentral

Perifer (Labirin)
Vestibuler Perifer
Terletak di
telinga dalam
Terdiri dari labirin tulang dan labirin
membran ( kanalis semi sirkularis)
Kanalis Semisirkularis
(KSS)
Terdiri dari
Horizontal
(lateral)
Anterior
(superior)
Posterior
(inferior)
Jenis Vertigo / Letak Vertigo
Sentral
Vestibuler Non-Vestibuler Jenis
Vertigo
Letak
Lesi
Sistem
Vestibuler
Sistem
Visual
Sistem
Somatosensori
(Propriosepsi)
Perifer
-Batang otak
-Otak
-Labirin
-N. Vestibularis
Sistem
Vestibuler
Perifer
Penyebab Vertigo Vestibuler
Benign
Paroxymal
Positional
Vertigo
(BPPV)
Menieres Neuritis Oklusi A.
Labirin
PERIFER
Labirinitis Ototoksik
Auto Imun
Tumor
N.VIII
Microvascular
Compression
Perylymph
Fistel
Benign
Paroxymal
Positional
Vertigo
(BPPV)
Benign Paroxysmal Positional Vertigo
Benign: bukan gangguan saraf pusat & prognosis
baik
Paroxysmal: terjadi tiba-tiba
Positional: dipengaruhi perubahan posisi kepala
Vertigo: persepsi tubuh berputar atau lingkungan
berputar
EPIDEMIOLOGI
Amerika: kasus terbanyak vertigo
Pengobatan efektif: 8%
Frekuensi: 10-64/100.000
Jenis kelamin: wanita 64% : laki2 36%
Umur: dewasa muda dan usia lanjut
RS. DR.M.Djamil (Jan10-Sep12)
0
10
20
30
40
50
60
BPPV posterior BPPV horizontal Paresis kanal Cervical syndrome Lain-lain (Meniere disease,
sentral, hipotensi ortostatik
Kasus
54
3
33
19
16
ETIOLOGI
Neuritis
vestibuler
Pasca
stapedectomi
Fistula
perilimfa
Meniere
diseases
Degeneratif/
idiopatik
(terbanyak)
Trauma
kepala

Labirinitis
virus

PATOGENESIS
Kupulolitiasis

Otokonia melekat pada
permukaan kupula KSS
Kanalitiasis

Otokonia (partikel/
debris ) yang
mengapung dan
bergerak dalam KSS
KANALITIASIS DAN KUPULOLITIASIS
80-95%
5-15%
DIAGNOSIS
Anamnesis
1
Pemeriksaan Fisik (THT/ Neurologi)
2
Tes Keseimbangan
Sederhana
Provokasi: Dix-Hallpike , Head Rool Test
3
ANAMNESIS
Vertigo tiba-tiba karena perubahan posisi kepala
(bangun tidur, menunduk, menengadah, berguling)
Sebagian pasien dpt mengatakan dengan tepat
posisi tertentu
Vertigo sangat berat
ANAMNESIS
Berlangsung singkat
walaupun pasien merasakan lebih lama
Dapat disertai mual, muntah
Tidak ada gangguan pendengaran/ tinitus
Pemeriksaan Keseimbangan Sederhana
Romberg
Romberg
dipertajam
Tes Keseimbangan Sederhana
Stepping
test
Tes Keseimbangan Sederhana
Disdiado
kinesis
Post pointing
test
Tes Keseimbangan Sederhana
Post pointing
test
Tes Keseimbangan Sederhana
Finger-to-
nose test
Finger-to-
nose test
Provokatif
Dengan cepat pasien dibaringkan dengan kepala tetap
miring 45 ke kanan sampai kepala pasien
menggantung 20 30 pada ujung meja pemeriksa
Perasat Dix Hillpike kanan pasien duduk
tegak pada meja pemeriksa dengan kepala
menoleh 45 ke kanan
DIX-HALLPIKE MANUVER
DIX-HALLPIKE MANUVER
Penilaian: mata (nistagmus), mual, muntah
Dimulai setelah 10 detik sampai 1 menit atau
sampai respon menghilang
Dapat langsung dilanjutkan dengan Canalith
Repositioning Treatment (CRT)
Bila tidak ditemukan respon abnormal atau bila
perasat tersebut tidak diikuti dengan CRT pasien
secara perlahanlahan didudukkan kembali
DIX-HALLPIKE MANUVER
1
2
3
DIX-HALLPIKE MANUVER
1
2
3
HEAD ROLL TEST
(KSS Horizontal)
Elevasi kepala 30






Putar kepala 45
Video BPPV.mpg
TATALAKSANA
Medikamenotasa bukan terapi utama
simptomatis pada fase akut (vestibulo
depresan, anti emetik)

Reposisi Kanal terapi utama
mengarahkan/melepaskan otokonia
dari dalam kanalis/kupula menuju
utrikulus

Pembedahan: labirintektomi, oklusi
kanal posterior, singular neurektomi


REPOSISI KANAL
Canalith Repositioning
Treatment (CRT) KSS
posterior and anterior
1
Rolling (Barbecue) maneuver
KSS horizontal 2
Brandt-Daroff Exercises
gejala sisa 3
Canalith Repositioning Treatment
(KSS Posterior)
Canalith Repositioning Treatment
(KSS Posterior)
Rolling (Barbecue) Maneuver
(KSS Horizontal)
Anjuran
CRT: tidur bantal tinggi (5 hari)
tidak menunduk/ membungkuk
Rolling: tidur miring (telinga sakit di atas)
Kontrol (keberhasilan terapi)
Keluhan (-), provokasi (-)
Keluhan (+/ berkurang), provokasi (+/ berkurang)
CRT/ Rolling, Brandt Daroff

Prognosis: rekurensi 10-25%


Latihan Brandt-Daroff
(Gejala Sisa)
.
30 detik

10x
bergantian

3x/hari

Sampai
vertigo
hilang
TERIMA KASIH