Anda di halaman 1dari 25

Proses CARBON IN PULP (CIP)

materi pengajaran industri emas

Roy Rumiyal
Bijih emas terbesar di dunia
Carbon in Pulp
• Carbon in Pulp (CIP) adalah teknik untuk rekoveri emas yang
telah dibebaskan dalam larutan cyanide yang merupakan
bagian dari proses sianidisasi emas, teknik ekstraksi emas
tersebut diprkenalkan pada tahun 1973, Carbon in Pulp
merupakan suatu proses yang mudah dan sederhana.
• Karbon aktif beraksi seperti sponge terhadap aurocyanide
dan complex ion yang lain dalam larutan. Partikel carbon
besar (lebih besar dari ukuran partikel batuan) dapat
dicampur dengan campuran batuan dan larutan cyanide.
Kompleksgold sianid diserap kedalam permukaan karbon
sampai menuju proses kesetimbangan dengan emas yang
ada dilarutan. Karena partikel karbon lebih besar dari partikel
batuan tambang, maka karbon yang kasar dapat dipisahkan
dari bubur denagn menggunakan kaat mesh.
Presentasi berikut akan membahas proses
yang digunakan pada plant CIP ( carbon
in pulp )
1. Leaching
2. Penyerapan oleh karbon
3. Elution ( mengeluarkan emas dari
karbon)
4. Rekoveri emas
5. Pemurnian / Smelting
6. Carbon regeneration
I.Leaching
Proses CIP/CIL merupakan teknologi yang relatif
baru yang mana pada tahun 1973 dimulai skala
plantnya.
1.Diagram pH potensial
2.Dissolution of gold(pelarutan emas)
3.Rate of dissolution of gold ( laju pelarutan )
4.Larutan cyanide
5.Alkali
6.Air
7.Oksigen
II. Carbon absorption
• Karbon aktif
• Penyerapan gold cyanide oleh karbon
aktif
• Fouling karbon aktif
• Reaktivasi karbon aktif
III. ELUTION
• Pada konsentrasi gold cyanide yang digunakan plant CIP/CIL
secara fisis terserap kedalam karbon aktif.
• Penyerapan fisis merupakan proses reversibel termodinamis
( bolak balik ) yang mana dapat dibalik dengan mengganggu
keseimbangan emas yang ada dilarutan dan didalam karbon.
• Konsentrasi kation dan gold cyanide yang tinggi, suhu
rendah,konsentrasi anion dan karbon aktif yang rendah,
mengendalikan gold cyanid masuk ke dalam karbon.
• Selama elution, kurangnya kosentrasi cations (Ca2+, Mg2+,
etc), kosentrasi anion tinggi (CN-, OH-) and suhu tinggi akan
mengganggu keseimbangan dan menghilangkan gold cyanide
dari carbon
III.A.Zadra Elution Process
III.B.Anglo-American elution procedure
(AARL)
III.C.Elution with Organic Solvents
IV.RECOVERY OF GOLD FROM
ELUANTS
• a) Electrowinning
• b) Zinc cementation
IV.A.Electrowinning

• Emas dapat diperoleh dari eluantdengan


melewatkan arus listrik melalui larutan eluant,
proses tersebut din.
• LARUTAN MENGANDUNG EMAS + ARUS
LISTRIK  LUMPUR EMAS
• Electrowinning dikerjakan dalam sel, dari bahan
non konduktor seperti fiberglass atau plastik yang
mengandung tiruan anode dan cathode. Berbagai
macam jenis sel electrowinning meliputi Zadra,
Mintek, AARL and NIM cells.
IV.B.Zinc cementation
• Zinc cementation atau precipitation dapat
digunakan sebagai alternatif elektro winning
untuk rekovery emas darieluant, zinc dust
ditambahkan kedalam eluant emas. Zinc dust
larut dan emas akan mengendap.
• Zinc dust + larutan emas 
lumpur emas + larutan zinc
V. GOLD PURIFICATION/ smelting

• ACID DIGESTION / SMELTING


• CALCINING / SMELTING
• DIRECT SMELTING
• ELECTRO-REFINING
VI.Daur ulang karbon aktif
• Tahap regenerasi
• Karbon aktif loss
• Temperatur Reactivation VS aktivitas
karbon
Diagram dan flow sheet
• Karbon in leach
• Karbon in pulp
• CIP dan flotation
• Gold extraction flow diagram
• Tangga Karbon
• Electrowinning
Karbon in leach
Smelting