Anda di halaman 1dari 20

Hypospadia

Pembimbing:
dr. Rio Purwanto, Sp.BA

Penyaji:
Sardito (2012-061-069)
Elsa Aprillia S. (2013-061-012)
Anatomi
Definisi
Hipospadia merupakan anomali perkembangan
dimana uretra membuka pada arah inferior
daripada posisi normalnya, biasanya pada pria
dengan pembukaan pada sisi bawah penis atau
pada perineum.
Hipospadia perineal merupakan tipe yang berat
dimana uretra membuka pada perineum. Ada
deformitas berat pada penis dan testis, dan
penderita memiliki pseudohermafroditisme pria
Pada wanita, anomali perkembangan dimana
uretra membuka pada vagina
Epidemiologi
1 dari 250 kelahiran pria (USA)
Lebih banyak pada ras kulit putih daripada
kulit hitam
Etiologi
Idiopatik
Genetik
Terapi hormonal selama kehamilan
In Vitro Fertilization

Patofisiologi
Ektoderm dan
endoderm (minggu
ke 2)
Mesoderm
memisahkan
ektoderm dan
endoderm
Kaudalnya bersatu
membentuk
membran kloaka
Terbentuk genital
tubercle (minggu
ke 6)
Genital tuberkel
memanjang
membentuk glans
(minggu ke 7)
Bentuk primordial
dari penis atau
klitoris
Agenesis mesoderm
Anterior membran
kloaka
Membrana
urogenitalia
Ruptur dan
membentuk sinus
Genital fold
membentuk sisi-sisi
dari sinus
urogenitalia
Genital fold gagal
bersatu
Hipospadia
Klasifikasi
Berdasarkan lokasi meatus
1. Glandular (proksimal glans penis)
2. Coronal (sulkus coronalia)
3. Penile shaft
4. Penoscrotal
5. Perineal
Diagnosis
Anamnesis
Riwayat hipospadia pada keluarga
Riwayat inferilitas pada keluarga IVF
Pemeriksaan fisik
Preputium tidak lengkap pada daerah ventral
Meatus uretra terletak tidak pada ujung penis
Terkadang preputium lengkap dan hipospadia
baru terlihat saat sirkumsisi dibatalkan
Penis membengkok ke arah dorsal (chordee)
Ultrasonografi
Tatalaksana
Untuk hipospadia ringan dimana meatus
terletak dekat ujung uretra dapat diobservasi
dahulu tanpa pembedahan
Terapi hormonal saat ini masih dalam tahap
penelitian (testosteron injeksi dan cream serta
injeksi HCG)
Pembedahan
Terima Kasih