Anda di halaman 1dari 10

KELOMPOK 1

INVERS MATRIKS

Faisal Muhamad Rizal
Fitri Rohmayati
Husnunnisa
Iqbal Aulia Yasa
Irma Yunita
Siska Yan Hermana
Zahra Hasna Fadhilah
INVERS MATRIKS
Misalkan A dan B masing-masing adalah matriks persegi
berordo 2 dan berlaku hubungan


Maka A adalah invers B atau B adalah invers A atau A
merupakan dua matriks yang saling invers.
DEFINISI MATRIKS
AB = BA = I
INVERS MATRIKS
Diketahui matriks-matriks:
A =
9 5
7 4
B =
4 5
7 9

Tunjukkan bahwa ,atriks A dan matriks B merupakan dua
matriks yang saling invers:

AB =
9 5
7 4

4 5
7 9
=
1 0
0 1
= I
BA =
4 5
7 9

9 5
7 4
=
1 0
0 1
= I



CONTOH SOAL
DETERMINAN MATRIKS

Determinan matriks di definisikan sebagai
selisih antara perkalian elemen - elemen pada
diagonal utama dengan perkalian elemen -
elemen pada diagonal sekunder. Determinan dari
matriks dinotasikan dengan det atau ||. Nilai
dari determinan suatu matriks berupa bilangan
real.
DETERMINAN MATRIKS ORDO 3x3

Untuk mencari determinanmatriks berordo 3x3
dapat digunakan dua metode, sebagaiberikut:
Metode Sarrus
Metode Ekspansi Kofaktor

Tetapi lebih mudah menggunakan metode sarrus seperti
yang kami tulis
METODE SARRUS
Cara ini paling tepat digunakan untuk menentukan
determinan matriks ordo 33.
Cara sarrus :
i. Tuliskan kolom pertama dan kedua dari determinan
awal di sebelah kanan setelah kolom ketiga.

ii. Kalikan unsur unsur pada keenam diagonal, yaitu
tiga kolom diagonal utama (dari kiri ke kanan) dan
tiga kolom diagonal pendamping (dari kanan ke kiri).
Hasil kali diagonal utama dijumlahkan dan hasil kali
pada diagonal pendamping dikurangkan.
Jika Matriks B =


maka det (B) = |B| =

= ptx + quv + rsw vtr wup xsq

Perlu diperhatikan bahwa Metode Sarrus tidak berlaku
bila matriks berordo 4x4 dan yang lebih tinggi lagi.

p q r
s t u
v w x
p q r
s t u
v w x
p q
s t
v w
METODE EKSPANSI KOFAKTOR
a. Pengertian Minor . Minor suatu matriks dilambangkan
dengan
j
adalah matriks bagian dari yang diperoleh
dengan cara menghilangkan elemen - elemennya pada baris
ke- dan elemen elemen pada kolom ke-.

Contoh : Q = maka,


M
11 = ,
M
12 = ,
M
13 =

M
11,
M
12
, M
13
merupakan sub,matriks hasil ekspansi baris ke-1
dari matriks Q

3 2 4
1 7 5
7 2 3
3 2
1 7
3 2
1 7
3 2
1 7
b. Pengertian Kofaktor Kofaktor suatu elemen baris ke- dan kolom ke-
dari matriks A dilambangkan dengan


j
=(1)
+
. |
j
| = (1)
+
.det (
.j)


Penentuan tanda dr determinan matriks persegi berodo 3x3 :



Untuk mencari det (A) dg metode ekspansi kofaktor cukup mengambil satu
ekspansi saja misal ekspansi bari ke -1
+ - +
- + -
+ - +
CONTOH
=

Untuk mendapatkan det() dengan metode kofaktor adalah
mencari terlebih dahulu determinan determinan minornya
yang diperoleh dari ekspansi baris ke-1 diatas, yaitu :

M
11
= , det(
11
) = 11 ; M
12
= , det(
12
) = -32 ;

M
13
= , det(
13
)= 47

det()=
11
.
11
+
12
.
12
+
13
.
13
= (1)
1+1
.|
11
|.
11
+ (1)
1+2
.|
12
|.
12
+ (1)
1+3
.|
13
|.
13

=11.3 (32).2 + (47).4 =33+64188 = 91
3 2 4
1 7 5
7 2 3
7 5
2 3
1 5
7 3
1 7
7 2

Anda mungkin juga menyukai