Anda di halaman 1dari 22

PARKINSON

Oleh : Almira Fathin Nabila -


07700148
Pembimbing :
dr. Utoyo Sunaryo, Sp.S
dr. Intan Sudarmadi, Sp.S
PENDAHULUAN
James Parkinson pada tahun 1817 , An Essay on The
Shaking Palsy paralisis agitans atau shaking palsy

Tahun 1887 dinamakan penyakit Parkinson oleh Jean
Martin Charcot

Penyakit ini dijumpai di segala bangsa, 1000 penduduk
didapatkan 1-5 yang menderita penyakit ini

Penyakit Parkinson terjadi di seluruh dunia, jumlah
penderita antara pria dan wanita seimbang. 5 10 %
orang yang terjangkit penyakit parkinson
Di Amerika Serikat,ada sekitar 500.000 penderita
parkinson.
Di Indonesia sendiri, dengan jumlah penduduk 210 juta
orang, diperkirakan ada sekitar 200.000 - 400.000
penderita. Rata-rata usia penderita di atas 50tahun
Statistik menunjukkan, baik di luar negeri maupun
didalam negeri, lelaki lebih banyak terkena dibanding
perempuan (3:2) dengan alasan yang belum diketahui

Definisi
Penyakit atau sindroma
Gangguan ganglia basalis
Penurunan atau tidak ada pengiriman
dopamin dari substansia nigra ke globus
palidus / neostriatum (striatal dopamine
deficiency).

Parkinsonismus
Tremor waktu istirahat
Rigiditas
Bradikinesia
hilangnya refleks postural akibat
penurunan kadar dopamine dengan
berbagai macam sebab.
KLASIFIKASI
Sering dijumpai
Idiopatik
Parkinson
primer
Drug induce
Post trauma
Post infeksi
Parkinson
Sekunder
Sindrom Shy-Drager
Penyakit Wilson
Parkinsonismus juvenilis
Sindrom
Paraparkinson
ETIOLOGI
infeksi oleh virus yang non-
konvensional (belum diketahui)
reaksi abnormal terhadap virus
Pemaparan terhadap zat toksik yang
belum diketahui
Penuaan prematur atau dipercepat.



Faktor
Resiko
Usia
Genetik
Faktor
lingkunga
n
Ras
Trauma
kepala
Stress
dan
Depresi
PATOFISIOLOGI
Gangguan ganglia basalis
Kegagalan pengiriman
dopamin
Impuls pyramidalis
abnormal
Korteks pyramidalis dan
ekstrapiramidalis
Literatur lain
kegagalan
pengiriman
dopamine
gambaran
depigmentasi
substansia nigra &
Lewy Bodies pada
substansia nigra

Manifestasi klinis
Tremor
Rigiditas
Akinesia
Postural Insability
Gejala Motorik Gejala Non Motorik
Tremor
rigiditas
Akinesia/bradikinesia
Tiba-tiba Berhenti atau Ragu-
ragu untuk Melangkah
Mikrografia
Langkah dan gaya jalan (sikap
Parkinson)
Bicara monoton
Demensia
Gangguan behavioral
Gejala Lain

Disfungsi otonom
Gangguan suasana hati
Ganguan kognitif
Gangguan tidur
Gangguan sensasi

PEMERIKSAAN
PENUNJANG
Serum ceruloplasmin
urin tampung 24 jam Wilson Dissease
gejala parkinsonism syndrome pada usia
<40 tahun.
MRI dan CT-scan
PET (Positron Emission Tomography)
SPECT (Single Photon Emission
Computed Tomography)


DIAGNOSA
Secara klinis :
2 dari 3 tanda kardinal gangguan motorik
3 dari 4 tanda motorik

Krieteria Koller
Didapati 2 dari 3 tanda cardinal gangguan motorik
Respons terhadap terapi levodopa yang diberikan
sampai perbaikan sedang (minimal 1.000 mg/hari
selama 1 bulan) dan lama perbaikan 1 tahun atau
lebih.


Kriteria Gelb & Gilman
Gejala kelompok A (khas untuk penyakit Parkinson) terdiri
dari:
Resting tremor
Bradikinesia
Rigiditas
Permulaan asimetris

Gejala klinis kelompok B (gejala dini tak lazim), diagnosa
alternatif, terdiri dari :
Instabilitas postural yang menonjol pada 3 tahun
pertama
Fenomena tak dapat bergerak sama sekali (freezing)
pada 3 tahun pertama
Halusinasi (tidak ada hubungan dengan pengobatan)
dalam 3 tahun pertama
Demensia sebelum gejala motorik pada tahun pertama.

Diagnosis possible :
2 dari gejala kelompok A dan gejala kelompok B
(-)
lama gejala kurang dari 3 tahun
respon jelas terhadap levodopa atau dopamine
agonis.
Diagnosis probable :
3 dari 4 gejala kelompok A, kelompok B (-)
lama penyakit paling sedikit 3 tahun
respon jelas terhadap levodopa atau dopamine
agonis.
Diagnosis pasti :
semua kriteria probable
pemeriksaan histopatologis (+)


DIAGNOSA BANDING


Degenerasi ganglion basal ganglia
Penyakit Alzheimer

PENATALAKSANAAN
MEDIKAMENTOSA NON MEDIKAMENTOSA
Levodopa
Inhibitor dopa
dekarboksilasi dan
levodopa
Bromokriptin
Obat antikolinergik
Anti histamin
Amantadin
Penghambat Catechol 0-
Methyl
Transferase/COMT
Neuroproteksi

Pendidikan
Rehabilitasi
Diet
Deep Brain Stimulation
(DBS)
Transplantasi


PROGNOSIS
Perjalanan penyakit itu belum bisa
dihentikan sampai saat ini
Pada tahap akhir tersedak, pneumoni,
dan memburuk yang dapat menyebabkan
kematian.


Progresifitas gejala pada Parkinson dapat
berlangsung 20 tahun atau lebih. Namun
demikian pada beberapa orang dapat lebih
singkat.

KESIMPULAN
Tidak ada cara yang tepat untuk
memprediksikan lamanya penyakit ini
pada masing-masing individu.
Dengan treatment yang tepat,
kebanyakan pasien Parkinson dapat
hidup produktif beberapa tahun
setelah diagnosis.