Anda di halaman 1dari 9

Flail Chest

Liya maulidianti
H1A011040
Definisi
Adalah area toraks yang "melayang" (flail)
oleh sebab adanya fraktur iga multipel
berturutan 3 iga, dan memiliki garis fraktur
2 (segmented) pada tiap iganya.
Etiologi
Berkaitan dengan trauma thorax.
Biasanya sering disebabkan oleh trauma
tumpul pada thorax, misalnya akibat
kecelakaan kendaraan bermotor, jatuh dari
ketinggian, tindak kekerasan, atau benturan
dengan energi yang besar.
Patofisiologi
Manifestasi klinis
Gerakan paradoksal segmen yang
mengambang saat inspirasi ke
dalam, ekspirasi ke luar. Gerakan ini
tidak terlihat pada pasien dengan
ventilator.
Sesak nafas
Krepitasi iga, fraktur tulang rawan
Takikardi
Sianosis
Os menunjukkan trauma hebat
Biasanya selalu disertai trauma pada
organ lain (kepala, abdomen,
ekstremitas)
Diagnosis
Anamnesis Pemeriksaan Fisik Pemeriksaan Penunjang
KU: nyeri dada, sesak nafas

Riwayat benturan yang keras yang
mengenai dinding dada



Airway
look benda2 asing di jalan nafas,
fraktur tulang wajah, fraktur laring, fraktur
trakea
listen Dapat bicara, ngorok, berkumur-
kumur, stridor
feel

Breathing
Look pergerakan dinding dada
asimetris, warna kulit, memar, deformitas,
gerakan paradoksal.
Listen vesikular paru, suara jantung,
suara tambahan
Feel krepitasi, nyeri tekan

Ciculation
Tingkat kesadaran
Warna kulit
Tanda-tanda laserasi
Perlukaan eksternal

Disability
Tingkat kesadaran
Respon pupil
Tanda-tanda lateralisasi
Tingkat cedera spinal

Exposure

Rontgen standar
EKG
Monitor laju nafas, analisis gas darah
Pulse oksimetri

Tatalaksana
1. Primary Survey (A B C D E)
2. Tambahan Primary Survey [EKG, kateter urin dan lambung,
monitor laju nafas, AGD, pulse oksimetri, px. rontgen standar,
lab. darah]
3. Resusitasi fungsi vital dan re-evaluasi [nilai respon thd
pemberian cairan awal, nilai perfusi organ (nadi, warna kulit,
kesadaran, dan produksi urin), serta awasi tanda-tanda syok]
4. Secondary Survey (Anamnesis AMPLE dan mekanisme
trauma, Pemeriksaan fisik head to toe)
5. Terapi Definitif
Fiksasi internal fragmen-fragmen yang terpisah dengan
operasi
6. Rujuk
Komplikasi dan Prognosis
Komplikasi Prognosis
Gagal napas, sebagai akibat adanya
ineffective air movement, yang
seringkali diperberat oleh
edema/kontusio paru, dan nyeri.

Angka mortalitas sebesar 5-10% jika
pasien sampai di RS dalam keadaan
masih hidup.

Mortalitas akan meningkat dengan
meningkatnya skor keparahan luka,
umur, dan jumlah costa yang
mengalami fraktur.

Terima Kasih