Anda di halaman 1dari 16

Oleh

KELOMPOK X
Anggota Kelompok :
130600142 M. Rizki Fauzi Lubis
130600143 Bella Purnama Thea
130600144 Iis Rahayu
130600145 Rizky Azizil Zabar Lubis
130600146 Bayu Panca Nugraha
130600147 Rintan Permata Sari
130600148 Karina Hypatia
130600149 Gilang Dewa Brata
130600150 Chrisnawati Sinaga
130600171 Melodie Andrea
130600172 Raviarasan Mahgaidren
130600173 Archana Devi
130600174 Lim Shuen Yeng Shannen
130600175 Emenuelle Clarisa S
130600176 Putri Ridha Ramadhani
130600177 Fazlinah Binti Abdul Azis
130600178 Ughasini A/P
130600179 Emily Joyce Lopez A/P
130600180 Tasya Estu Hidayanah
Seorang operator radiologi dental laki-laki,
berumur 54 tahun yang sudah bekerja selama
lebih dari 20 tahun disuatu rumah sakit
swasta mengalami keluhan mual, lemas dan
pusing sejak 6 bulan yang lalu. Hasil
pemeriksaan dokter dan hasil pemeriksaan
laboratorium ternyata operator tersebut
menderita kelainan darah.
Hb merupakan protein yang terdapat
dalam eritrosit yang membawa O2 ke seluruh
tubuh dan berikatan dengan CO2,CO,NO,H,
dll
Nilai normal : laki-laki= <13 g/dl
wanita= < 12 g/dl
wanita hamil= <11 g/dl
Leukosit berguna untuk melindungi tubuh
melawan infeksi dari bakteri dan virus
Nilai normal : 5000-10000 /ml darah
Trombosit berperan dalam proses
prembekuan darah
Nilai normal : 150.000-450.000 /ml darah
Laju Endap darah (LED) Pemeriksaan ini
dilakukan untuk pemantauan keberhasilan
terapi dan perjalanan penyakit.
Nilai normal : L= < 10 mm/jam
P= <15 mm/jam
Plasma darah merupakan cairan kompleks
yang terdiri dari 90% air yang berfungsi sebagai
medium transpor untuk bahan-bahan yang
dibawa oleh darah.

Leukemia (kanker darah)
Timbulnya kanker darah merupakan proses
yang bertahap. Pada manusia periode antara
pemaparan terhadap radiasi dan timbulnya
kanker yang disebut masa laten, bertahun-tahun
lamanya. Masa laten rata-rata 8 tahun dalam hal
leukimia akibat radiasi
Hematopoietik sindrom
Hal ini terjadi karena terpapar secara lansung
terhadap paparan radiasi dengan dosis 2-7. Hal
ini menyebabkan rusaknya hematopoietik stem
sel.
Anemia dan pendarahan
Akibat penekanan aktivitas sumsum tulang
maka orang yang terkena radiasi akan
menderita kecenderungan pendarahan,
anemia, dan kekurangan Hb.
Radiation factors :
- Besarnya area tubuh yang terkena radiasi
- Tipe radaiasi
- Kemampuan tembus radiasi
- Dosis total
- Jarak
- Waktu
Host factors :
- Pertahanan tubuh
- Tipe & sensitivitas jaringan
- Laju pembelahan sel
- Fase siklus sel
Efek pewarisan
Apabila perubahan kode genetik terjadi pada sel
pembawa keturunan maka efek radiasi yang
diterima oleh individu yang terkena radiasi akan
diwariskan pada keturunannya
Efek pada saluran pencernaan
Efek stokastik yang dapat timbul berupa kanker
pada epitel saluran pencernaan
Efek pada sistem syaraf
Kematian karena kerusakan pada sistem saraf
terjadi karena dosis yang tinggi
Efek pada mata
Katarak merupakan efek somatik non stokastik yang
masa latennya bertahun-tahun
Efek pada kulit
Bisa menyebabkan terjadinya kemerahan pada kulit
sampai luka bakar dan kematian jaringan
Efek pada tulang
Kerusakan pada tulang biasanya karena penimbunan
Stontium-50 atau radium-226
Efek pada gigi
- lansung => pada benih gigi
- tidak lansung => pada pembentukan gigi dan erupsi gigi
normal
Efek pada kelenjar tiroid, paru, hati dan ginjal
Hindari penyinaran bagian tubuh yang tidak
terlindung
Pemakaian apron, sarung tangan berlapis Pb
Hindari pemeriksaan sinar tembus tulang kepala
Akomodasi mata sebelum melakukan pemeriksaan
sinar tembus paling sedikit 20 menit
Pemeriksaan rutin terhadap kemungkinan
bocor/rusaknya perlengkapan pelindung berlapis Pb
Pemeriksaan pesawat sebelum dipakai, misyalnya:
o Perlindungan terhadap bahaya elektris
o Adanya kebocoran pada tabung
o Voltage yang aman dan lamanya
Interaksi radiasi dengan sel terjadi melalui 4 fase sebelum
mengalami kerusakan/kematian akibat radiasi :
1. Fase 1: Absorbsi energi radiasi pengion yang
menyebabakan terjadinya eksitasi dan ionisasi pada
molekul/atom penyusun bahan biologi
2. Fase2: Fase fisikokimia-> molekul yang terbentuk dari
peristiwa ionisasi akan bereaksi dengan molekul lain
membentuk radikal bebas dalam sel
3. Fase3: fase kimia biologi-> radikal bebas akan berikatan
dengan komponen-komponden penting penyusun sel
seperti PUVA (penyusun membran sel)
4. Fase 4: fase biologi-> kerusakan sel akibat radiasi dapat
tearamati dengan melihat jumlah populasi sel leukosit &
limfositnya
Dosis yang menyebabkan
terjadinya leukemia adalah 5000
mrads (0,05 Gy)
Diatur dalam PP no 33 tahun 2007 :
Tentang keselamatan Radiasi pengion dan
keamanan sumber radioaktif
Ketentuan Umum : pasal 1
-Ruang lingkup dan tujuan keselamatan dan
keamanan : (pasal 2&3)
-Persyaratan dan proteksi Radiasi : (pasal 21-40)
-Persyaratan teknik : (pasal 41-43)
-Verifikasi keseklamatan : (pasal 44-47)
-Keamanan sumber radioaktif : (pasal 60-76)
-Sanksi administratif : (pasal 80-84)
Pengusaha Instalasi membiayai pengobatan apabila
penyakit tersebut terjadi akibat pekerjaannya
PP no 33 tahun 2007
Bab III bag 2 pasal 14 dimana isinya pemegang izin
bertanggung jawab menanggung biaya pemantauan
kesehatan
PP no 63 tahun 2000
Bab VII pasal 37(1) & 38 mengenai sanksi
administratif. Hal ini dilakukan jika dilakukan
pemeriksaan dan ternyata keluhan operator
dikarenakan oleh kelalaian pengusaha instalasi, maka
Bapeten dapat mencabut izin instalasi.