Anda di halaman 1dari 15

LIQUEFIED NATURAL GAS

(LNG ?)
Gas Alam yang dicairkan pada tekanan ambient dengan suhu sekitar
160
o
C (-260
o
F) dalam kondisi cair jenuh.
Spesifikasi Produk :
- Nilai Bakar (HHV) : 1105-1165 Btu/scf
- Densitas : 435 KG/LT
- Komposisi : C
1
90%, C
2
= 8%, C
3
= 1,5%, iC
4
& nC
4
= 0,5%
Tujuan Pencairan Gas Alam:
- Mudah Disimpan
- Memudahkan Transportasi
Produk LNG menarik karena :
- Hasil Pembakaran Lebih Bersih (Clean Energy)
- Harga Bersaing dengan sumber energi yang lain.
TIPIKAL KARAKTERISTIK
GAS UMPAN & LNG (Badak)
KOMPOSISI GAS UMPAN (%mol) LNG (%mol)
N
2
0,12 0,1
C
1
84 91
CO
2
5 0
C
2
5 8
C
3
3 1,3
iC
4
0,7 0,1
nC
4
0,8 0
C5+ 1,38 0
TIPIKAL KARAKTERISTIK
GAS UMPAN & LNG (lanjutan)
KOMPOSISI GAS UMPAN LNG
HHV, Btu/scf 1095 1107
H
2
S 2,2 0
Hg, gr/ nM
3
0,05 0,001
Aromatik, ppm 0,2 0
H
2
O Sat. pada 86
o
C 0
Suhu,
o
C 30 -160
Tekanan, psi 675 25
Proses Pembuatan LNG di Badak
Schematic flow diagram of Badak LNG Plant
(R.F. Bukacek, 1982)
Pemurnian Gas Alam
Batasan maksimum : 50 ppm CO
2
& nil H
2
S
Tujuan: - menghindari pembekuan CO
2
pd proses lebih lanjut
- menghindari masalah korosi, lingkungan, dan kese-
hatan karena H
2
S
Seleksi proses berdasarkan kandungan CO
2
dlm gas umpan:
Sistem Amine : CO
2
< 10%
Sistem Benfield : CO
2
= 10-20%
Sistem Pelarut fisika : CO
2
= 10-50%
Sistem Membran : CO
2
> 50%
Distilasi Kriogenik : CO
2
> 50%
Penghilangan CO
2
dan H
2
S
Benfield Process
Pemurnian Gas Alam
Penghilangan H
2
O
Batasan maksimum : 0,5 ppm H
2
O
Tujuan: - menghindari pembekuan H
2
O pd proses lebih lanjut
- menghindari masalah korosi,
- mencegah pembentukan hydrate
Teknologi yg biasa dipakai ADSORPSI
Pemilihan adsorben: tgt pada batasan maksimum uap air
Pada kilang LNG batasan tsb adalah 0,5 ppm
Adsorben yg biasa dipakai di kilang: Molecular sieve (dpt
diregenerasi)
Jenis adsorben lain: silika gel, alumina, glikol
Pemurnian Gas Alam
Batasan maksimum : 0,01 ppb
Tujuan: menghindari korosi merkuri thd bahan
aluminium pd main heat exchanger (MHE)
Dilakukan dg cara adsorpsi ke dlm pori-pori
karbon aktif yg mengandung sulfur. Hg tsb
bereaksi dg S membentuk HgS (amalgam) yg tdk
dpt diregenerasi
Penggantian adsorben dilakukan setelah
adsorben jenuh. Contoh di PT. Badak kapasitas
adsorben tsb = 6 kg Karbon/kg Hg
Penghilangan Hg
1. PEMISAHAN METANA (C1)
- DILAKUKAN DI SCRUB COLUMN.
- TUJUAN : MENGHASILKAN SEBAGIAN BESAR C1 SEBAGAI UMPAN
PROSES PENCAIRAN, SHG PRODUK LNG SESUAI SPESIFIKASI.
2. PEMISAHAN ETANA (C2)
- DILAKUKAN DI DE-ETHANIZER
- TUJUAN : MENGHASILKAN C2 SBG MAKE-UP MCR REFRIGERANT
3. PEMISAHAN PROPANA (C3)
- DILAKUKAN DI DE-PROPANIZER
- TUJUAN : MENGHASILKAN PROPANA UNTUK MAKE UP PROPANE
REFRIGERANT DAN PRODUK SAMPING LPG.
4. PEMISAHAN BUTANA (C4)
- DILAKUKAN DI DE-BUTANIZER
- TUJUAN : MENGHASILKAN BUTANA UTK REFLUX SCRUB COLUMN
DAN PRODUK SAMPING LPG.

UNIT FRAKSIONASI
TEKNOLOGI YG DIPAKAI DLM PENYEDIAAN REFRIJERASI DI
KILANG LNG BADAK ADALAH
SISTEM KOMBINASI :
- REFRIJERAN PROPANA
- MULTI COMPONENT REFRIGERANT (MCR)
SISTEM REFRIJERASI PROPANA 3 LEVEL TDD HIGH , MEDIUM &
LOW PRESSURE PROPANE YG DILAKUKAN DLM SUATU SISTEM
REFRIJERASI TERPADU. REFRIJERASI INI DIGUNAKAN UTK
MENDINGINKAN GAS UMPAN SBLM MASUK KE SISTEM
REFRIJERASI MCR. KANDUNGAN PROPANA YG DIGUNAKAN
ADALAH > 99%.
SISTEM REFRIJERASI MCR TDD 2 TAHAP KOMPRESI YG
BERTUJUAN UTK MENDINGINKAN GAS UMPAN HASIL
PENDINGINAN REFRIJERASI PROPANA, UTK MENGHASILKAN
PRODUK LNG DI UNIT PENCAIRAN.
TIPIKAL KOMPOSISI REFRIJERASI MCR (MOLE%) ADALAH :
- NITROGEN : 3% - ETANA : 50%
- METANA : 45% - PROPANA : 2%



UNIT REFRIJERASI
DIAGRAM ALIR SEDERHANA
UNIT REFRIJERASI PROPANA
(PROSES APCI DI KILANG LNG BADAK)
STLH DILAKUKAN PENDINGINAN PD SISTEM REFRIJERASI
PROPANA 3 LEVEL, GAS ALAM DICAIRKAN UTK MENGHASILKAN
PROD. LNG. PENDINGINAN DILAKUKAN SCR BERTAHAP PD ALAT
PENUKAR PANAS UTAMA (MAIN HE) OLEH REFRIJERAN MCR
REFRIJERAN MCR.
UNIT pencairan gas alam
PRICO mixed refrigerant loop (Hydrocarbon Processing, April 1998)
The process is very simple,
efficient, reliable and cost-effective
mixed-refrigerant cycle.
A mixed-refrigerant, composed of
N
2
and C1-C5, is circulated in a
closed refrigerant loop.
This loop contains a compressor
(1), a partial condenser (2), an
accumulator (3), a refrigerant HE
(4), a J-T valve (5), a refrigerant
suction drum (6), a centrifugal
pump (7), and fractionation unit (8)
to remove C2+.
PRICO Technology (LNG)
A
D
C
B
E
F
T=175 F
P=300 psi
P=80 psi
P=20 psi
T= -30 F
A
B
C
D
E
F
P-H Diagram
P
H