Anda di halaman 1dari 12

HORMON PERTUMBUHAN

GROWTH HORMONE
SOMATOTROPIN
FISIOLOGI
Memacu pertumbuhan tulang
(memanjang) sampai akhir pubertas
Meningkatkan jumlah dan ukuran sel
Meningkatkan sintesis protein otot
Meningkatkan penggunaan KH dan lemak
untuk energi
Meningkatkan absorbsi makanan di usus
Pola pertumbuhan
limfatik
otak
somatik
reproduksi
umur
2 4
12
Peran hormon dalam pertumbuhan
FETUS : tiroxin (pertumb otak)
Neonatus/ANAK :
GH (pert. Umum) meningkatkan sekresi IGF-1
Seks hormon
Tirksin (meningkatkan kerja somatomedin)
PUBETAS :
GH : puncak pada usia 13 17 th
H. Seks : - anabolik protein
-meningkatkan sekresi GH, IGF-1
-hambat pertumbuhan
Kontrol sekresi GH
GHRH
GH
simatomedin
GHIH
(somatostatin)
(-)
(+)
(+)
(+)
(-)
Faktor yang berpengaruh terhadap pertumbuhan
PERTUMBUHAN
GEN
RAS
HORMON
GH
Seks H
Tiroksin
Kortisl
insulin
periode
pertumbuhan
Penyakit
(kronis)
Nutrisi
(prot/mineral
Sekresi GH meningkat pada
Tidur nyenyak (dalam)
Lapar/hipoglikemia
Kerja/aktivitas fisik berat
Peningkatan as.amino tu. Arginin
Stres
Estrogen
Penurunan insulin
Sekresi GH turun pada
Hiperglikemia
Obesitas
Peningkatan glukokortioid
Kehamilan lanjut
Efek fisiologis dan metabolik
Stimulasi pertumb tulang,kartilago dan jar
penyambung : diperantarai oleh
somatomedin/IGF yang diproduksi oleh hepar
Metabolisme protein : anabolic effects, sintesis
prot otot, positive nitrogen balance
Metabolisme lemak : catabolic effects
penurunan TAG, peningkatan FFA & gliserol,
ketogenesis.



Efek metabolik
Metabolisme KH: diabetogenik (efek anti insulin)
Insulin resisten diabetes
FFA : antagonis thd uptake glukosa sel otot
Glukoneogenesis
Hambat transpor glukosa ke jar lemak (antagonis
lipogenesis)
Metabolisme mineral : memecu reabs Ca, Na dan
fospat di ginjal.


GH Disorders
Growth retardation : terjadi bila GH
meningkat/somatomedin turun (penyakit
kwasiorkor)
Gigantisme (excessive growth of the long
bones)
Akromegali : pembesaran organ viscera,
penonjolan tulang sendi, rahang, dll
Drawfism (decreased GH secretion)