Anda di halaman 1dari 41

KOMUNIKASI EFEKTIF

Modul Pengantar Komunikasi dan


Bioetika
Oleh
Dr. dr. Rudy Hartanto, M.Fils
KOMUNIKASI
PROSES PENYAMPAIAN PESAN(IDE)
KEPADA ORANG LAIN (PENERIMA)
BIASANYA DENGAN MENGGUNAKAN
BAHASA
MELALUI MEDIA/SALURAN
KOMUNIKASI
UNTUK MENCAPAI TUJUAN TERTENTU
KOMUNIKASI EFEKTIF
TUJUAN KOMUNIKASI TERCAPAI
PESAN/IDE KOMUNIKATOR DAPAT DIPAHAMI
HUBUNGAN KOMUNIKATOR DENGAN
KOMUNIKATE MEMBAIK
MENINGKATNYA PENGETAHUAN
PERUBAHAN SIKAP DAN PERILAKU
KOMUNIKATE SEPERTI YANG DIINGINKAN
OLEH KOMUNIKATOR
KOMUNIKASI TAK EFEKTIF
(GAGAL)
TUJUAN TIDAK TERCAPAI
PESAN/IDE TIDAK DIPAHAMI
TIDAK TERJADI PERUBAHAN
SIKAP/PERILAKU
HUBUNGAN KOMUNIKATOR DENGAN
KOMUNIKATE MEMBURUK
UNSUR KOMUNIKASI
PENGIRIM BERITA
BERITA/PESAN
MEDIA
PENERIMA BERITA/PESAN
LINGKUNGAN UMPAN BALIK
Lingkungan

Pengirim Ide/pesan
Penerima
Media


Umpan Balik
PROSES KOMUNIKASI
PENGIRIM
PENERIMA
IDE
ENCODING
DECODING
PENGIRIMAN PENERIMAAN
UMPAN BALIK
PROSES
MENERIMA
PESAN
PENGIRIM
MENERIMA
PESAN
PENERIMA
HAMBATAN KOMUNIKASI
DARI PENGIRIM
LINGKUNGAN
PENERIMA
KOMUNIKASI DI LINGKUP
FASILITAS KESEHATAN
DOKTER DENGAN PASIEN DAN
KELUARGANYA
DOKTER DENGAN PETRUGAS
MEDIS/PARAMEDIS/ADMINISTRASI
PETUGAS PARAMEDIS DENGAN PASIEN
DAN KELUARGANYA
PETUGAS ADMINISTRASI DENGAN
PASIEN DAN KELUARGANYA
MANFAAT KOMUNIKASI
EFEKTIF
MENINGKATKAN KEPATUHAN PASIEN
MENINGKATKAN KEPUASAN PASIEN
MENINGKATKAN KEPUASAN PETUGAS
KESEHATAN
MENGURANGI TUNTUTAN
MALAPRAKTIK
Komunikasi Dalam Hubungan
Pasien-Dokter
DOKTER WAJIB MEMENUHI HAK-HAK
PASIEN
MEMENUHI HARAPAN MASYARAKAT
HAK-HAK PASIEN
Memilih dokter secara bebas
Menerima/menolak pengobatan, setelah
memperoleh informasi yang jelas
Mengakhiri hubungan dengan dokter
Memperoleh layanan yang manusiawi
Mengemukakan pendapat pribadinya
Kerahasiaan/privasi dijamin dokter
Mengadukan dokter
HARAPAN MASYARAKAT
Mampu mengobati pasien secara teliti,
trampil, dan mutahir
Mampu mendengarkan pasien dengan
baik
Menghormati pendapat pasien, santun,
dan penuh pertimbangan
Mampu berkomunikasi dengan baik dan
memberi nasihat tanpa menggurui
HARAPAN MASYARAKAT
Mampu menyimpan rahasia pasien
Jujur, punya integritas
Tetap memberikan asuhan walaupun
Ilmu Kedokteran tidak berhasil lagi
Mampu mempertahankan hubungan
luwes, memberikan penjelasan yang
lengkap, serta melibatkan pasien dalam
mengambil keputusan tentang asuhan
MODEL
Menjelaskan Terjadinya Sakit
MASALAH
BIOLOGIS
MASALAH
PSIKOLOGIS
MASALAH
SOSIAL
PENYAKIT
SAKIT
MODEL HUBUNGAN PASIEN-
DOKTER
DOCTOR-CENTERED (PATERNALISTIK)
PATIENT-CENTERED
(MODEL TUKANG)
PARTISIPATIF
(KOMUNIKASI MILIK BERSAMA)
MODEL PARTISIPATIF
(Komunikasi Milik Bersama)
DOKTER MAMPU MENJADI PENDENGAR
YANG BAIK DAN AKTIF
DOKTER MAMPU BEREMPATI
DOKTER MENGHORMATI OTONOMI PASIEN
PASIEN MEMPUNYAI MOTIVASI UNTUK
BEROBAT PADA DOKTER
PASIEN MENARUH KEPERCAYAAN PADA
DOKTER
MODEL
Komunikasi Milik Bersama
DOKTER
SALURAN KOMUNIKASI
MILIK BERSAMA
PASIEN
MENDENGAR
AKTIF
EMPATI
MOTIVASI
PERCAYA
PADA
DOKTER
SIKAP WELAS, ASIH, ASUH
MEMBERI TONGKAT PADA YANG BUTA
MEMBERI PAKAIAN PADA YANG TELANJANG
MEMBERI TEMPAT BERTEDUH PADA YANG
KEHUJANAN
MEMBERI MAKAN PADA YANG KELAPARAN
MEMBERI BANTUAN PADA YANG
MEMBUTUHKAN
TINGKATAN KOMUNIKASI
THIS IS HOW I PERCEIVE ME (SELF-
AWARENESS)
THIS IS HOW I PERCEIVE YOU
THIS IS HOW I PERCEIVE YOU SEEING
ME AND HEARING ME
THIS IS HOW I THINK YOU SEE ME
SEEING YOU
MANFAAT MEMAHAMI
TINGKATAN KOMUNIKASI
DAPAT MENGANTISIPASI PROSES
KOMUNIKASI
DAPAT MEMAHAMI APA YANG
TERSIRAT
DAPAT MENGETAHUI DAMPAK
UCAPANNYA TERHADAP PROSES
KOMUNIKASI
KETERAMPILAN KOMUNIKASI
BISA DIPELAJARI
PERLU PELATIHAN TERUS MENERUS
MITOS DALAM KOMUNIKASI
TAK ADA YANG SUKAR TENTANG
KOMUNIKASI, SEMUA ORANG
MELAKUKANNYA
SETIAP ORANG MENGETAHUI APA ITU
KOMUNIKASI
SAYA BICARA, DENGAN SENDIRINYA SAYA
BERKOMUNIKASI
KOMUNIKASI TERJADI HANYA JIKA SAYA
MENGHENDAKI
KETERAMPILAN KOMUNIKASI ADALAH
BAKAT
TIGA LINGKUP YANG MEMBENTUK KETRAMPILAN
Bisa menyelesaikan
masalah
Bisa mengubah
perasaan menjadi
milik kita
Bisa bertindak
praktis & efisien
Bisa menafsirkan
data
Bisa menanggapi
perasaan orang lain
Bisa mengendalikan
tindakan praktis
Bisa mengingat
kembali fakta
Ketrampilan berpikir
analitis
Bisa menerima
perasaan Orang
Bisa meniru tindakan
yang diperagakan
Ketrampilan
berkomunikasi
Ketrampilan
bertindak praktis
Ketrampilan sesudah mengikuti pendidikan
KOMUNIKASI
INTERPERSONAL
INTERAKSI ANTARA ORANG DENGAN
ORANG LAIN
BERSIFAT DUA ARAH
MENGGUNAKAN BAHASA VERBAL DAN
NONVERBAL
SALING BERBAGI INFORMASI DAN
PERASAAN
KELANCARAN KOMUNIKASI
INTERPERSONAL
DIPENGARUHI OLEH FAKTOR:
1. BAGAIMANA KITA
MENILAI DIRI KITA
2. BAGAIMANA KITA
MENILAI ORANG LAIN
3. BAGAIMANA ORANG
LAIN MENILAI KITA
KONSEP PENILAIAN MANDIRI
(SELF-CONCEPT)
SELF-CONCEPT TENTANG KEADAAN
FISIK
INTELLECTUAL SELF-CONCEPT
SOCIAL SELF-CONCEPT
PSYCHOLOGICAL SELF-CONCEPT
IDEAL SELF-CONCEPT
KETERAMPILAN MELAKUKAN
KOMUNIKASI
INTERPERSONAL HARUS
DIMILIKI OLEH SEORANG
DOKTER
KOMUNIKASI PADA KEADAAN
KHUSUS
MENGHADAPI KEMATIAN
MASALAH SEKSUAL
KOMUNIKASI DENGAN ANAK
KOMUNIKASI DENGAN PASIEN USIA
LANJUT
KOMUNIKASI DENGAN PASIEN
GANGGUAN MENTAL EMOSIONAL
JENIS KETERAMPILAN
KOMUNIKASI BAGI DOKTER
MELAKUKAN KOMUNIKASI VERBAL
MELAKUKAN KOMUNIKASI NONVERBAL
MELAKUKAN PENGAMATAN
KOMUNIKASI VERBAL DAN NONVERBAL
KOMUNIKASI VERBAL
KOMUNIKASI MELALUI KATA-KATA
(BAHASA) YANG DIUCAPKAN OLEH
SESEORANG
Tujuan Komunikasi Verbal
Hubungan Pasien-Dokter
MEMBANGUN RAPORT
MENJARING INFORMASI
MEMBERIKAN INFORMASI
MENEGAKKAN DIAGNOSIS
MEMBERIKAN TERAPI
FOLLOW-UP PENGOBATAN

MEMBANGUN RAPORT
MENYAMBUT DENGAN RAMAH
MEMBERI SALAM
MENYILAKAN DUDUK
MEMPERKENALKAN DIRI
MENJELASKAN KEWENANGAN DAN
TANGGUNGJAWABNYA
MEMPERSILAKAN PASIEN BICARA
BEBAS
TUJUAN BERTANYA DAN
MENDENGAR AKTIF
MENDORONG PASIEN BICARA
MENUNJUKKAN MINAT DAN
PERHATIAN PADA PASIEN
MENINGKATKAN KESADARAN KITA
TERHADAP PASIEN
MEMPEROLEH INFORMASI
MEMBERIKAN SUATU ARAHAN
JENIS-JENIS PERTANYAAN
PERTANYAAN TERTUTUP (CLOSE-
ENDED QUESTION)
PERTANYAAN TERBUKA (OPEN-ENDED
QUESTION)
PERTANYAAN MENDALAM
(EXPLORATIVE QUESTION)
PEMBERIAN INFORMASI
BAHASA SEDERHANA
JUJUR
BENAR
LENGKAP
MENGAMATI KOMUNIKASI
VERBAL PASIEN
MENDENGARKAN KELUHAN PASIEN
DENGAN SAKSAMA
AMATI UCAPAN VERBAL PASIEN
APAKAH MENYIRATKAN KEKECEWAAN,
KEMARAHAN, KEKHAWATIRAN, DLL.
PERHATIKAN KEY-WORD
MENGAMATI KOMUNIKASI
NONVERBAL PASIEN
WAJAH (EKSPRESI FASIAL)
GERAKAN-GERAKAN PSIKOMOTORIK
Pengamatan Komunikasi
Verbal dan Nonverbal Paien
UNTUK IDENTIFIKASI PESAN-PESAN
PASIEN.
Hambatan Dalam Komunikasi
Interpersonal
FAKTOR PENGIRIM PESAN
FAKTOR PESAN
FAKTOR PENERIMA PESAN
FAKTOR LINGKUNGAN
FAKTOR MEDIA
TERIMA KASIH