Anda di halaman 1dari 36

PROGRAM NERS DESA KALITENGAH

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN


MUHAMMADIYAH
GOMBONG
2009

Desa Kalitengah merupakan salah satu Desa di
wilayah Kecamatan Gombong Kabupaten Kebumen.
Desa ini memiliki luas wilayah 165,789 ha, yang
terdiri dari pemukiman warga, sawah, dan tempat
umum. Desa ini merupakan desa pantai/ pesisir
dengan tinggi wilayah 14 mdl
Sebelum terbentuk, Desa Kalitengah sebelumnya
terdiri dari dua Desa yaitu Karangjati dan Pekiringan.
Namun, karena adanya sesuatu hal, akhirnya Desa ini
bergabung menjadi satu. Karena diantara kedua Desa
ini terdapat sebuah sungai yang mengalir di
pertengahan kedua Desa ini, sehingga Desa ini
dinamakan Desa Kalitengah. .

Batas sebelah utara : Desa Wonokriyo
Batas sebelah timur : Desa Kemukus
Batas sebelah selatan: Desa
Batas sebelah barat : Desa Semondo
Desa kalitengah merupakan salah satu desa yang
tingkat partisipasi masyarakatnya tinggi dimana
didalamnya terdapat berbagai macam kegiatan yang
rutin diikuti oleh warganya, begitu juga kegiatan
masyarakat yang terkait dengan masalah kesehatan
seperti posyandu baik lansia maupun balita. Hal ini
dikarenakan kesadaran dari masyarakat akan
pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat. Namun
terlepas dari itu, peran serta petugas kesehatan di desa
dengan kerjasama para perangkat desa sangat
menentukan keberhasilan program yang berkaitan
dengan kesehatan.

0,94%
42,61%
17,16%
21,26%
3%
14,52%
Tidak Sekolah
SD
SMP
SMA
KULIAH
Tidak Menjawab
40,82%
5,04%
25,62%
7,94%
0,85%
0,34%
1,71%
17,68%
Buruh
Tani
Wiraswasta
Pegawai
Pengacara
Pensiunan
Ibu RT
tidak menjawab

Puskesmas/tena
ga kesehatan
1170
99,91%

Alternatif
1
0,09%
Puskesmas/tenaga
kesehatan
Alternatif
72,42%
15,3%
3,25%
3,67%
0,43%
5,21%
Diare Hipertensi Demam berdarah Stroke Lain-lain Tdk menjawab
70,79%
27,84%
1,37%
Mudah Sulit Tdk menjawab
95,64%
1,37%
0,26%
2,73%
Sangat penting Biasa-biasa
Tidak penting Tdk menjawab
90,61%
0,17%
2,9%
6,32%
Sumur Sungai PAM Tdk menjawab
LINGKUNGAN

Air
dimasak
sebelum
diminum,
1101, 94%
Air tidak
dimasak
terlebih
dahulu, 33,
3%
Tdk
menjawab,
37, 3%
Air dimasak
sebelum
diminum
Air tidak
dimasak terlebih
dahulu
Tdk menjawab
Ya, 968,
83%
Tidak ,
185, 16%
Tdk
menjawab
, 18, 1%
Ya
Tidak
Tdk menjawab
Sungai

38,77%
Penampungan
limbah
59,61%
Tdk menjawab
1,62%
Sungai
Penampungan limbah
Tdk menjawab
Tempat sampah
53,63%
Sungai
5,12%
Dibakar
35,78%
Ditimbun
1,54%
Tdk menjawab
3,93%
Tempat sampah
Sungai
Dibakar
Ditimbun
Tdk menjawab
Penanganan keluarga saat anggota keluarga
sakit

279, 359, 31%
22, 528, 45%
berobat ke Dokter,
148, 13%
Berobat ke Rumah
Sakit, 29, 2%
Tdk menjawab,
107, 9%
279
22
berobat ke Dokter
Berobat ke Rumah Sakit
Tdk menjawab
Penyuluhan kesehatan dari kader untuk
warga

Kurang
dari 1
bulan
sekali
358
30,57%
Lebih dari
1 bulan
sekali
717
61,23%
Lain-lain
48
4,10%
Tdk
menjawab
48
4,10%
Kurang dari 1
bulan sekali
Lebih dari 1
bulan sekali
Lain-lain
Tdk menjawab
Sering
249
21,26%
Kadang-kadang
673
57,74%
Tidak pernah
246
21,06%
Tdk menjawab
3
0,26%
Sering
Kadang-kadang
Tidak pernah
Tdk menjawab
Pengetahuan warga tentang keberadaan
posyandu lansia

Ya
736
62,8%
Tidak
420
35,87%
Tdk
menjawab
15
1,28%
Ya
Tidak
Tdk menjawab
mengetahui
91,80%
Tidak mengetahui
1,88%
Tdk menjawab
6,32%
93,60%
4,27%
2,13%
Ya
Tidak
Tdk menjawab
Kebiasaan memakai sandal atau alas kaki ke kamar
mandi

Ya
48,59%
Kadang-kadang
19,64%
Tidak pernah
18,87%
Tdk
menjawab
12,89%
Licin
11,96%
Tidak licin
85,40%
Tdk menjawab
2,65%
Kadang-
kadang
31,03%
Sering
51,72%
Tidak pernah
17,24%
100%
0%
Melakukan pemeriksaan Tidak melakukan pemeriksaan
64%
36%
berpartisipasi Tidak berpartisipasi
39%
61%
Mengikuti Tidak mengikuti
1. Pemeliharaan kesehatan tidak efektif: diare
pada masyarakat desa Kalitengah
2. Kurang pengetahuan: tentang tetanus
toksoid (TT)
3. Minimnya partisipasi masyarakat untuk
mengoptimalkan Desa siaga
Pemeliharaan kesehatan tidak efektif: diare
pada masyarakat desa Kalitengah
1. Berikan pendidikan kesehatan tentang
pencegahan diare
2. Diskusikan tentang tanda dan gejala diare
pada masyarakat
3. Motivasi penduduk untuk menjaga
kesehatan tubuh
4. Ajarkan cara membuat LGG yang benar
5. Rujuk ke pelayanan kesehatan jika
diperlukan

Resiko tinggi cedera : terpeleset dikamar mandi pada
masyarakat desa Kalitengah
1. Identifikasi faktor lingkungan yang memungkinkan
resiko jatuh.
2. Berikan materi pendidikan yang berhubungan strategi
untuk menvegah cedera.
3. Berikan informasi bahaya lingkungan dan
karakteristinya.

Kurang pengetahuan: tentang tetanus toksoid
(TT)
1. Berikan pendidikan kesehatan tentang
pentingnya TT
2. Motivasi masyarakat untuk teratur imunisasi
TT
3. Kolaborasi: tentang jadwal pemberian TT


Minimnya partisipasi masyarakat untuk
membawa anaknya ke posyandu
1. Berikan pendidikan kesehatan tentang
pentingnya posyandu
2. Berikan informasi jadwal posyandu
3. Berikan informasi tentang LIL
4. Motivasi masyakakat untuk datang ke
posyandu