Anda di halaman 1dari 11

Ridwan Arifien, 1403120089

Abstrak
Arsitektur Baroque adalah salahsatu bangunan dengan gaya yang sangat berciri khas pada masanya hingga zaman sekarang ini.
Banyak sekali bangunan-bangunan yang bercorak barok yang masih ada di zaman sekarang. Darimana dan kapan datangnya
masa baroque dan pengaruhnya terhadap bangunan-bangunan sangatlah penting untuk dianalisis dan dikaji untuk melihat
perkembangan arsitekur yang ada di dunia ini, sebagai bahan acuan atau referensi pada arsitektur masa kini. Perlu diketahui
dengan pasti apa itu pengertian dari baroque, lalu bagaimana awal arsitektur baroque muncul dan sejarah perkembangannya, dan
bagaimana ciri-ciri arsitekturnya sehingga kita bisa tahu bahwa itu adalah arsitektur baroque, dan apa saja contoh bangunan
bergaya baroque yang masih bertahan hingga sekarang yang perlu kita ketahui.
Kata kunci: Arsitektur, Baroque, Pengertian, Sejarah, Ciri-ciri, Contoh

A. Pendahuluan
1. Latar Belakang
Masyarakat Renaisan telah jenuh terhadap kenyataan-kenyataan yang ada,
karena semuanya mengacu pada pada realitas yang sempurna. Hal itu juga
mempengaruhi kehidupan zaman itu, sampai dengan arsitekturnya.
Mulailah mereka membuat eksperimen-eksperimen baru, yaitu dengan
melebih-lebihkan pada lukisannya, sehingga terciptalah bentuk yang tidak
realistis dan terlalu berlebihan baik pada warna maupun coraknya. Ekspresi
semula yang pasrah dan simetri, berubah menjadi mencekam, gelisah, dengan
pengunaan warna-warna yang kontras. Semua bidang seni terpengaruh
demikian pula dengan arsitekturnya.
Pada masa itulah keimanan orang-orang mulai menyusut, karena mereka
mulai berorientasi dengan uang. Mereka hidup makin ke arah materi,
sedangkan spiritual makin ditinggalkan.

Itulah fenomena yang terjadi di masa itu tepatnya hampir 500 tahun yang
lalu, atau pada akhir abad ke 16 di Eropa, tepatnya berkembang di Italia.
Sehingga, arsitektur pada masa itupun mencerminkan bagaimana keadaan
masyarakat pada saat itu, keadaan sosial, ekonomi, dan budaya yang
berkembang lebih ke arah materialisme dan humanisme.
2. Tujuan
Tujuan pembuatan paper dalam bentuk presentasi ini adalah untuk memberikan
pengetahuan tentang sejarah arsitektur, tepatnya sejarah arsitektur baroque
dimulai dari memberikan pengertian tentang apa itu baroque, lalu sejarah dan
perkembangannya, sampai dengan ciri-ciri dan contoh-contoh bangunannya.

B. Studi litelatur
1. Bahan
Bahan pembahasan paper ini bersumber dari beberapa artikel yang
terkait di situs internet, dengan pencarian dari google dan sumber referensi
yang cukup terpercaya. Juga dicantumkan beberapa bahan dari buku tulis
ilmiah dengan pembahasan terkait didalamnya.
Terdapat pula sumber yang berasal dari dokumen pribadi yang
melengkapi sebagai bahan pertimbangan dalam penulisan paper tentang
sejarah arsitektur baroque ini.
Sistem
2. Sistem
Sistem pengkajian menggunakan sistem sejarah dan teori kritik arsitektur.

C. Metodologi
Metodologi pada penulisan paper ini dimulai dari
menentukan tema pembahasan lalu dilakukan penelitian lebih lanjut
dengan mengambil dari berbagai referensi.
Setelah mendapatkan bahan referensi dari berbagai
sumber itu, dilakukan tahapan penulisan yang dimulai dari penulisan
judul, identitas mahasiswa, abstrak, pendahuluan yang diikuti oleh
latar belakang dan tujuan, dilanjutkan dengan Studi literatur yang
didalamnya meliputi bahan dan sistem, lalu dilanjutkan penulisan
metodologi, isi dan pembahasan yang didalamnya bersisi hasil
penulisan dan pencarian sumber referensi penulis dalam membuat
paper ini. Terakhir dibuatlah kesimpulan dan saran sebagai penutup
dan juga sebagai masukan untuk membuat karya tulis yang lebih baik
kedepannya.

PENGERTIAN
Menurut bahasa, pengertian baroque berasal dari kata bahasa
portugis dan italia, yaitu:
1. Barroco (Portugis): berarti mutiara yang berbentuk lonjong,
namun tumbuhnya tidak beraturan
. 2. Barroco (Italia) berarti sebuah bayangan
penggambaran yang dibuat berlebih-lebihan, atau juga sebuah
gagasan atau konsep yang berliku tidak wajar dan tidak karuan.
Secara harfiah, arti dari kata Baroque adalah mutiara pelengkap
yang mempunyai bentuk tidak teratur dan tidak simetris.Namun
pengertian barok dalam arsitektur adalah sebuah tren baru atau
gaya baru yang mengembangkan bentuk arsitektur renaissance
dan klasik, yang sering mengekspresikan kebangkitan gerejagereja katolik pada masa itu, dengan pembaharuan karakter
bangunannya melalui bentuk, pencahayaan, bayangan dan kean
dramatik pada bangunan dan ruangannya itu sendiri.
Dalam arsitektur Barok, penekanan ditempatkan pada tiang,
kubah, cahaya-dan-bayangan (chiaroscuro), efek pewarnaan
'painterly', dan permainan antara ruang isi dan kosong. Pada
bagian dalam ruangan (interior) Barok, ruang kosong
menandakan adanya tangga monumental, berbeda dari arsitektur
terdahulu

Arsitektur Baroque menekankan pada:


1. Tiang/pilar:
2. Kubah:
3. Cahaya dan bayangan (Chiaroscuro):
4. Efek Pewarnaan (Painterly):
5. Permainan ruang isi dan kosong:

SEJARAH MUNCULNYA
BAROQUE
Era renasissance sudah berada di ujung tanduk, tepatnya diakhir abad
ke 16 dimana para masyarakat yang bukan kaum bangsawan sudah
mulai menunjukan eksistensinya, dimana mereka menentang para
penganut budaya ilmiah sekularis yang ada dizaman renaissance.
Sehingga era ini disebut juga dengan era manerrisme yang merupakan
era transisi ke Baroque.
Pada zaman itu, banyak kaum borjuis (orang kaya baru)
bermunculan, masyarakat mulai meninggalkan agama mereka pelanpelan dan mereka sibuk dengan urusan perdagangan.
Pada masa itu pula kapitalisme mulai terjadi, dimana hal
itu menimbulkan kesenjangan sosial, sehingga para kaum borjuis
mulai menguasai masyarakat dan gelar kebangsawanan mulai
ditinggalkan oleh banyak orang yang tadinya bangsawan.

Maka dari itu, mereka menjadi pioner-pioner penting pada


masa itu. Karena mereka jugalah yang menentukan kemana
arah budaya berikutnya berkembang, yaitu ke arah masa
Baroque.
Untuk menunjukan kekuasaannya, mereka mulai
menunjukan kemegahan mereka dari arsitektur-arsitektur yang
dibuat. Dari rumah pribadi, tempat beribadah, hingga
bangunan-bangunan publik dibuat dengan sangat detail pada
dekorasi bangunan khas baroque.
Arsitektur Baroque ini juga merupakan simbol yang ingin
mereka tunjukan bahwa mereka menentang era renaisans
yang sangat mengekang masyarakatnya. Sehingga era baroque
ini diartikan juga sebagai zaman kemerdekaan bagi para
msayarakat eropa terdahulu dari kaum bangsawan.
Dalam rangka memperbaiki kondisi msayarakat seperti
apa yang mereka inginkan, maka para borjuis itu
menggunakan tukang-tukang dalam pembuatan arsitektur
baroque ini sebagai rangka memperbaiki penghidupan
finansial mereka sebagai kepedulian borjuis terhadap sesama
kaumnya.
Jadi, di era Baroque ini terlihat jelas bahwa budaya sosialisme
yang tinggi itu selalu menentang budaya kapitalisme.

Arsitektur baroque juga mengekspresikan bangunan sebagai reformasi dari


Renaissance itu sendiri. Pergerakan itu dipengaruhi oleh keberadaan paradigma
agama di mana Gereja katolik bereformasi merespon keberadaan Kristen
Protestan. Sehingga arsitektur baroque hadir sebagai manifesto dari reformasi
agama, dimana Kristen Katolik mulai menunjukan kekuatannya.
Arsitektur baroque ditemukan dari ekspresi secular dari bentuk istana, pertama
di Perancis adalah Chateau de Maisons (1642).
Arsitektur Barok juga dihubung-hubungkan dengan Kolonialisme di Eropa. Di
jaman itu dipegang oleh bangsa Spanyol dan Perancis karena ada pengaruh dari
perang agama yang berlangsung di Perancis, Spanyol dan Belanda. Ini
menyebabkan arsitektur Barok kemudian menyebar sampai di wilayah-wilayah
Jajahan, seperti yang banyak terdapat di Spanyol.
Sama seperti arsitektur Gothic, arsitektur Barok juga tersebar di beberapa
wilayah di Eropa seperti Spanyol, Italia, Perancis, Malta, Belanda, Belgia, Inggris
,Negara Scandinavia, Lithuania, Russia, Portugal dan Brazil.

CIRI-CIRI
Menurut Sullivan (2005), bahwa karateristik seni Baroque terbentuk dari beberapa unsur, seperti sense of
movement, energy dan tension. Arsitektur barok lebih menitikan pada elemen bayangan pada karya arsitektur,
gelap, mencekam, khidmat.
Baroque juga memiliki beberapa karakteristik diantaranya naves yang zaman sebelumnya panjang dan sempit
digantikan oleh bentuk yang lebih lebar dan sirkular, penggunaan cahaya secara dramatis, kaya akan ornamen,
langit-langit yang dipenuhi fresco (wall painting) dalam skala besar, facade eksternal yang memiliki karakter
proyeksi terpusat yang dramatis, interior seringkali tidak lebih dari tempat bagi lukisan dan patung ukiran
Ciri-ciri lainnya:
Berkembang dari era mannerism
Dinamis dan sistematis, Dinamis dan menyatu dengan ruang luar
Elemen klasik sebagai sclupture
Terdistorsi dan manipulatif, menciptakan efek dramatis, great theatre
Undulating wall (undulating space), dinding berombak-ombak. Ciri bentuk oval (persegi panjang + lingkaran) :
ruang memusat.
Pluralistik
Menurut Barnes, corak seni baroque mengandung unsur tekanan yang kuat, kekuatan emosi, dan sesuatu yang
elegan (Barnes, 2005).

CONTOH

Bangunan
renaissance

Kaum bangsawan

Bangunan baroque

Kaum borjuis
Proto-sosialisme

protestan

Katolik

CONTOH ARSITEKTUR
BAROQUE DI ZAMAN
SEKARANG
Les Invalides

Palace of Versailles

St. Peters Basilica


Church of the gesu

Schonbrunn palace

Karlskirche

St. Pauls Cathedral

Cathedral of Santiago de
compostela

San carlo alle quattro

Zacatecas Cathedral Trevi Fountain

Winter palace

KESIMPULAN

http://annasmaulana.blogspot.com/2013/05/sejarah-arsitektur-arsitektur-barokdan_31.html
http://en.wikipedia.org/wiki/List_of_Baroque_architecture

Arsitektur Baroque berkembang sesuai


dengan kebudayaan dan kehidupan pada
masa itu, tepatnya pada akhir abad ke 16
setelah masa renaissance. Perkembangan
arsitektur baroque juga dipengaruhi dari
kaum borjuis pada saat itu dalam upayanya
menentang kaum bangsawan dan kapitalis.
Ciri-ciri yang paling khas dari arsitektur
Baroque adalah permainan kubah, gelapterang cahaya (Chiaroscuro), undullating wall,
dan interior yang memusat ke satu titik.

http://en.wikipedia.org/wiki/Baroque_architecture
http://historylists.org/architecture/10-masterpieces-of-baroque-architecture.html
http://www.arsiteka.com/2008/11/arsitektur-baroque-rococo.html