Anda di halaman 1dari 16

LAPORAN KASUS

OD ULCUS KORNEA

Agung Prabowo
082011101014
SMF Ilmu Kesehatan Mata RSD dr. Soebandi
Fakultas Kedokteran Universitas Jember

IDENTITAS PASIEN
Nama
Umur
Alamat
Pekerjaan
Agama
Suku

: Tn. Supaidi
: 40 th
: SBR tengah, Mumbulsari
: Kuli bangunan
: Islam
: Jawa

ANAMNESIS

KU : Mata kanan Nyeri dan merah sejak 3 hari yang


lalu
RPS
:

OD : Pasien mengeluh mata kanan nyeri dan merah sejak


3 hari yang lalu. Awalnya pasien merasa hanya iritasi,
kemudian dibersihkan dengan air. Besoknya pasien
mengeluh timbul bercak putih, kemudian betambah besar.
Pasien juga mengeluhkan timbulnya belek, mata merah,
penglihatan menurun, nyeri, silau ketika melihat cahaya,
dan keluar air mata.
OS : Mata kiri pasien tidak ada keluhan

ANAMNESIS

Riwayat Penyakit Dahulu :

Riwayat sakit mata sebelumnya disangkal.

Riwayat Hipertensi disangkal

Riwayat Diabetes Melitus disangkal

Riwayat Penggunaan Obat :

- Gentamycin

STATUS GENERALIS
KU : Cukup
Kesadaran : Composmentis
TD : 125/80 mmHg
Nadi : 80 x/menit
RR : 20 x/menit
T: 36,3

STATUS OPHTALMOLOGI
OD

OS

1/300

6/6

dbn

dbn

Hiperemi, Sekret (+)

dbn

Ulkus

Jernih

BMD

Hipopion

Dalam

Pupil

SDE

Regular, RP (+), 3mm

Iris

Sde

coklat

Lensa

Sde

Jernih

Sklera

Putih

Putih

Visus
Palpebra
Konjungtiva

Kornea

PEMERIKSAAN PENUNJANG

Tes Fluoresin +

DIAGNOSIS
OD ulcus kornea
OS Emetropi

Diagnosis banding : OD Keratitis, uveitis anterior,


glaukoma akut.

TERAPI
Dibekacin ED 4x1 tts OD
LFX ED 4x1 tts OD
Natacen ED 3x1 tts OD
Ciprofloxacin caps 2x500
As. Mefenamat tab 3x500
Lacedim 2x1 g IV
Dexamethasone 3x1 a I.V

PLANNING OF ACTION
Diagnosis
Tes fluoresein OD
Slit lamp
Tes sensibilitas kornea OD
Tes biakan kuman OD
Pemeriksaan DL

Terapi
Test fluoresein untuk melihat defek epitel kornea
Test sensibilitas kornea melihat tingkat penurunan fungsi N. V
akibat kerusakan kornea
Slit lamp untuk mengetahui tingkat kerusakan kornea lebih
dalam
Test biakan kuman untuk mengetahui jenis mikrobiologi.

POA
Terapi

Bila pada pengecatan gram didapatkan morfologi bakteri yang spesifik


maka diterapi sesuai dengan penyebab

Bila pada pembiakan kuman ditemukan organisme penyebab (seperti :


bakteri, virus, jamur) maka terapi disesuaikan

POA
Edukasi
Menjelaskan pada pasien bahwa:
Pada mata kanan pasien terjadi infeksi pada bagian
jernih (kornea) dan timbul nanah
Harus hati-hati dalam penggunaan obat tetes mata
seperti karena jika diterapi tidak sesuai dengan
penyakitnya maka akan memperberat penyakitnya.
Perlu pemeriksaan tambahan untuk menentukan
kuman penyebab dan menentukan obat yang
sesuai

POA

Bila pengobatan belum ada perbaikan maka


dilakukan parasentesis untuk mengeluarkan pus.
Menjaga kebersihan mata

POA
Rehabilitasi
Hindari menggosok mata kanan
Kontrol post MRS 1 minggu

Prognosis
OD Dubia ad bonam

TERIMAKASIH