Anda di halaman 1dari 11

Epidemiologi

Di Amerika di laporkan satu dari lima orang dewasa


mengalami gejala heartburn
No-western prevalensinya lebih rendah (1,5% di China dan
2,7% di Korea)
Di Indonesia belum ada data yang pasti
Di Divisi Gastroenterologi Departemen Ilmu Penyakit Dalam
FK UI-RSUPN Cipto Mangunkusumo didapatkan kasus
esofagitis sebanyak 22,8 % dari semua pasien yang
menjalani endoskopi atas dasar dispepsia
Usia dewasa 60-70 tahun usia yang seringkali mengalami
GERD
Rasio laki-laki dan wanita untuk terjadinya GERD adalah 2:1
sampai 3:1

Patomeknisme
Refluks gastroesofageal dapat merupakan
proses fisiologis dan bersifat asimptomatik.
Tetapi proses refluks yang berulang-ulang
dengan pajanan asam lambung di esofagus
yang berlangsung lama akan bersifat patologis
dan menimbulkan keluhan dan atau lesi
mucosal.

Esofagus secara anatomi dibatasi oleh kedua ujung dari


masing-masing otot sfingter yaitu sfingter krikofarengius
dan LES.
Sfingter krikofarengius adalah sfingter bagian atas yang
membatasi esofagus dengan farings dimana pada keadaan
normal berada dalam keadaan tonik atau kontraksi; fungsi
utamanya adalah mencegah masuknya udara ke esofagus
sewaktu menarik nafas sedangkan bagian bawah adalah
lower esophageal sphincter (LES).
LES ini berfungsi menghalangi refluks cairan lambung
masuk ke esofagus, tepatnya 5cm diatas perbatasan
dengan lambung

Penurunan tekanan LES


Refluks gastroesofageal terjadi bilamana tidak ada
keseimbangan antara mekanisme antirefluks pada lower
esophageal sphincter (LES) dan kondisi lambung. Gangguan
mekanisme antirefluks pada LES berupa tonus yang
melemah dan adanya relaksasi sfingter abnormal.
Melemahnya tonus LES akan berakibat refluksat mudah
masuk ke esofagus secara berulangkali dan biasanya
disertai berkurangnya peristaltik esofagus dengan akibat
kontak refluksat dan mukosa esofagus akan berlangsung
lebih lama.
Pada pemeriksaan pemantauan pH esofagus 24 jam
didapatkan pH kurang dari 4.

Hernia hiatal
bagian proksimal lambung berpindah melalui hiatus
pada diafragma ke dada, dan diafragma krura menjadi
pemisah LES menganggu integritas spingter
gastroesofageal menghasilkan peningkatan ekspos
asam esofageal.
hernia hiatal menyebabkan refluks karena
menampung bahan berisi asam terjebak ketika
proses pembersihan asam esofageal refluks ke
esofagus selama relaksasi LES saat pasien menelan

Gangguan resistensis mukosal


mukosa esofageal bertindak sebagai pertahanan
protektif melawan zat yang membahayakan lumen.
Ada 2 pre epitelial dan epitelial.
pre eptilelial ada lapisan air dengan kapasitas
bufer yang terbatas ini cukup mengedalikan pH
permukaan dari aktivitas pepsin ketika gagal
pertahan epitelial beraksi
epitelial ada 3 komponen: membran sel dan
kompleks ikatan seluler, bufer seluler dan intraseluler,
ion transpoter membran sel sebagai penekan asam sel
sitosol

jika paparan isi refluksat sangat asam


penurunan tahanan esofageal injuri pada
mukosa ada sensori neuron dalam ruang
intraseluller heartburn

Beri Nilai