Anda di halaman 1dari 15

SINDROM

KOMPARTEMEN

Kelompok16

DEFINISI
Sindrom Kompartemen adalah
sebuah kondisi di mana tekanan

dalam kompartemen otot


menjadi begitu tinggi.

ANATOMI

Gbr 1.1 Ekstremitas Atas, Lengan Atas, Potongan melintang

Gbr 1.2 Ekstremitas Atas, Lengan Bawah, Potongan melintang

Gbr 1.3 Ekstremitas bawah, Tungkai atas, Potongan transversal

Gbr 1.4 Ekstremitas bawah, Tungkai bawah,Potongan transversal

ETIOLOGI
1. Penurunan volume kompartemen
2. Peningkatan tekanan eksternal

3. Peningkatan tekanan pada


struktur komparteman

EPIDEMIOLOGI
Laki-laki : perempuan,
Presentasinya adalah sama
Penelitian McQueen ditemukan
penyebab yang paling sering
menyebabkan sindroma
kompartemen adalah Fraktur

PATOFISOLOGI

GEJALA
Sindrom Kompartemen dikenal dengan
5P yaitu :
1. Pain (nyeri)
2. Pallor (pucat)
3. Pulselessness (berkurang atau hilangnya
denyut nadi)
4. Paresthesia (rasa baal/kesemutan)
5. Paralysis (Lumpuh)

DIAGNOSIS
Pengukuran tekanan kompartemen

PENATALAKSANAAN
1. TERAPI NON BEDAH
- Menempatkan kaki setinggi jantung,
2. TERAPI BEDAH
FASCIOTOMI
Jika tekanan intrakompartemen
mencapai > 30 mmHg.

PROGNOSIS
Seberapa cepat penanganan
kompartemen sindrom
dilaksanakan.

KESIMPULAN
Sindrom kompartemen (CS) adalah
suatu kondisi dimana terjadi
peningkatan tekanan intertisial di
dalam ruangan yang terbatas. Saat
sindrom kompartemen tidak teratasi,
maka tubuh akan mengalami nekrosis
jaringan. Gejala klinis yang terjadi pada
sindrom kompartemen dikenal dengan
5P yaitu pain, pallor, pulselesness,
parrestesia, dan paralysis