Anda di halaman 1dari 35

Periodontal Anak:

Normal dan Penyakit

Chair effendi
Pendidikan Dokter Gigi
FK-UB

Sekitar 35-40% anak


mengalami penyakit
periodontal
khususnya gingivitis

JARINGAN PERIODONSIUM
PADA ANAK

Jaringan periodontal anak

Pada anak ada 2 fase


gigi geligi yaitu:
Fase gigi desidui
Fase gigi permanen

Tanda-tanda normal
jaringan periodontal
Fase gigi desidui:
Warna gingiva lebih merah
Stippling lebih sedikit

Struktur jaringan lebih

fibrous

Interdental papila lebih datar,

mudah dibersihkan
Alveolar crest datar

Mahkota gigi pendek shg

tekanan oklusal kecil


Vaskularisasi lebih banyak

Membran periodontal lebih lebar


Trabekula tulang alveolar lebih

sedikit
Marrow space lebih lebar dengan

sedikit kalsifikasi

Fase gigi permanen:

(dibanding fase gigi desidui)

Kalsifikasi tulang alveolar meningkat

Penyembuhan lebih lambat

Kandungan fiber meningkat


warna pink
Vaskularisasi berkurang

lebih rentan

pucat,

Stippling lebih banyak, gingiva

melekat erat pada mahkota

Interdental papil membulat


Ligamen periodontal lebih stabil

Penyakit Periodontal Pada Anak

Yang sering terjadi:


Gingivitis
Periodontitis
Advance periodontitis

1.Gingivitis

Pada masa gigi desidui

Pada OH yg jelek Sering terjadi pada


anak

Bersifat reversible
Jarang terjadi bone loss

Terapi non farmakologi:

Sikat gigi
Dental flos
Dental care bila ada penyebab

Pada masa gigi permanen

a. Pubertal Gingivitis
b. (Pre) Eruption gingivitis
c. Acute Necrotizing Ulcerative

Gingivitis

a. Pubertal Gingivitis
- Hormonal
- Faktor lokal, terapi orto
memperparah
-

Terapi: Scaling & Peningkatan OH

Bila perlu antibiotik dan


analgesik/antipiretik

Note: Penting!! Bedakan perubahan fisiologis


pada gingiva saat erupsi gigi permanen dengan
penyakit gingiva yang sering menyertai erupsi
gigi

b. Eruption

Gingivitis

- Proses erupsi
ruptur jaringan
dengan proses
radang
- Terapi: peningkatan
OH
- Pada gigi
desiduipre erupsi
molar 1 dan 2

c. Acute Necrotizing Ulcerative

Gingivitis

Etiologi: Bakteri,
poor OH & diet
Klinis: Nyeri, bau
mulut, lesi
punched out,
bleeding, sensitif,
pseudomembran
kuning keabuan

Terapi lokal:

- Scaling elektrik

- Root planning
- Obat kumur

Sistemik :

- Penisillin

- Metronidazole

- Analgesik/antipiretik

Pada kondisi tertentu


a. Gingivitis pada daerah sisa akar
- Etiologi: Akumulasi plak pada sisa
akar yang tak beraturan
- Tidak dipakai mengunyah
menyebabkan akumulasi plak

b. Gingivitis pada gigi malposisi


Gigi malposisi menyulitkan sikat gigi
peningkatan plak dan material alba
-

- Klinis: pembesaran gingiva, merah

kebiruan, ulcerasi, poket


- Terapi: Koreksi malposisi, kontrol plak,

terapi surgical bila diperlukan

c. Gingivitis pada pasien mouthbreathing


- Gingiva daerah anterior kering
- Terjadi vasokonstriksi
- Gingiva mudah terluka

2. Periodontitis

Etiologi:

1. Bakteri
2. Fungsi kemotaktik dan fagosit PMN
terganggu

a. Pada masa gigi desidui


Disebut Prepubertal periodontitis
Terjadi destruksi jaringan periodontal
yang cepat

Localized maupun generalized


Biasanya dihubungkan dengan penyakit
sistemik konsul ke pediatric

b. Pada masa gigi permanen

Disebut Juvenile Periodontitis/Aggressive

periodontitis
Kerusakan jaringan
periodontal yang
cepat pada gigi
permanen

Tipe Localized sering terjadi pada


Incisive dan Molar

Generalized bila terjadi pada


minimal 8 gigi
Ditandai dengan bone loss pada
gigi sulungnya pencegahan
segera

Terapi:
Oral Higiene Instructions

Plak dan Calculus removal


Antibiotik bila perlu
Untuk gigi sulung bila parah ekstraksi
Juvenile: Surgery untuk debridement yang
optimal

3. PENYAKIT PADA MASA KANAKKANAK

Beberapa penyakit pada masa kanakkanak menunjukkan gambaran spesifik pada


mukosa rongga mulut termasuk jaringan
gingiva.

a. Rubella

b. Epilepsikarena

obat gol phenytoin

c. Terapi imunosupresan

Primary Herpetic Gingivostomatitis


Etiologi: Herpes Simplex Virus tipe 1
(HSV-1)
Terjadi pada bayi dan anak < 6thn,

Keluhan : Demam,
nyeri, pembesaran
lymphnode
Terapi

: Antiviral,

analgesik, antipiretik
Antibiotik

Buku Acuan
Clinical Periodontology. 9thEd. Caranza.

2002
Peridontal. Rose et al., 2000
Pediatric Dentistry .Goran Koch, 2001
Fundamental of Pediatric Dentistry.
Mathewson, R.J, 1995
Dentistry for the Child and Adolescent.
McDonald et al. 2004
Penyakit Periodontal pada Anak. Seno
Pradopo. FKG Unair