Anda di halaman 1dari 20

Adam & Made

Proteksi

Pengatur suhu tubuh


Menjaga kelembapan tubuh
Kulit sebagai system syaraf yang sensitif

Veruka ialah hiperplasi disebabkan oleh human

papilloma virus.
Klasifikasi Veruka
Veruka Vulgaris
Veruka Plana Juvenis
Veruka Plantaris
Veruka Akuminatum

Veruka vulgaris adalah kelainan kulit yang bersifat

jinak disebabkan oleh virus, ditandai dengan adanya


papula yang berbatas tegas, padat, dengan permukaan
kasar
Veruka vulgaris memiliki nama lain yaitu kutil atau
common wart

Bisa terkena di semua usia

5-20 >>
Pria = wanita

Human papiloma virus

Virus DNA
ukuran 40-45

Infeksi HPV terjadi melalui inokulasi virus ke dalam

epidermis yang viable yaitu melalui defek pada


epitelium.
Dapat melalui kulit yang trauma dan abrasi
Veruka biasanya terdapat pada pasien yang
mendapatkan tranplantasi bisa juga pada pasien yang
sedang mendapatkan terapi imunosuppresan.
Non-genital warts biasanya mengenai usia anak dan
dewasa muda sedangkan anogenital warts
transmisinya dapat terjadi melalui hubungan seksual.

Mula-mula berupa hiperkeratosa biasa, translusen,

licin, sebesar kepala jarum pentul, dalam beberapa


minggu sampai bulan membesar, dapat sampai
sebesar kelereng, kasar, berwarna cokelat tua, abuabu, atau hitam seperti tanduk.

Tuberkulosis kutis verukosa

Prurigo nodularis

Efloresensi : papula kecil seukuran jarum, warna

seperti kulit biasa, jernih, kemudian tumbuh


menonjol, permukaan papilar warna lebih gelap dan
hiperkeratotik.
Lokasi : tangan dan kaki, jari tangan dan kaki setra
telapak tangan atau kaki, tetapi dapat pula tumbuh
dimana saja pada epidermis dan mukosa

Bedah beku dengan Nitrogen cair

Elektrodesikasi dan kuretase


Salep salisil 50% dengan plester

Jangan menyikat, menjepit, menyisir, atau mencukur daerah

yang berkutil untuk menghindari penyebaran virus.


Jangan menggunakan pemotong kuku yang sama pada kutil
anda selagi anda gunakan pada kuku yang sehat.
Jangan gigit kuku andi jika anda memiliki kutil didekat kuku.
Jangan mencungkil kuku karena dapat menyebabkan virus.
Rajin mencuci tangan dan kulit secara teratur dan benar.
Mandi dua kali sehari sehingga kebersihan kulit senantiasa
terjaga.
Bila terdapat luka kecil atau luka parutan, bersihkan dengan
sabun dan air hangat serta langsung dikeringkan.
Kenakan selalu alas kaki, bila perlu yang tahan air atau anti selip
terutama saat menggunakan fasilitas umum.

Prognosis pada pasien ini adalah baik walaupun

veruka vulgaris dapat berulang (bersifat residif).

Veruka vulgaris merupakan kulit yang bersifat jinak,

menular, disebabkan oleh HPV. Dimana wujud


kelainan kulit berupa papula kecil seukuran jarum,
warna seperti kulit biasa, jernih, kemudian tumbuh
menonjol, permukaan papilar warna lebih gelap dan
hiperkeratotik. Veruka vulgaris sering terletak pada
tangan, jari tangan dan kaki setra telapak tangan atau
kaki. penyakit ini dapat di terapi dengan bedah beku,
elektrodesikasi, dan asam salisil.

Anonymous. 2012. Anatomi Kulit Manusia.

http://www.psychologymania.com/. Diakses tanggal 06 Desember


2012.
Hamsyah, Silvani. 2012. Laporan Kasus Veruka Vulgaris.
http://www.scribd.com/. Diakses Tanggal 4 Desember 2012.
Kuswadji. 2010. Ilmu Penyakit Kulit Dan Kelamin Edisi Keenam,
Penyakit Virus. Jakarta : Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.
Siregar. 2004. Atlas Berwarna Saripati Penyakit Kulit Edisi 2. Jakarta :
EGC
SMF Ilmu Kesehatan Kulit Dan Kelamin. 2007. Pedoman Diagnosis
Dan Terapi Penyakit Kulit Dan Kelamin Rumah Sakit Umum Pusat
Denpasar. Denpasar : Fakultas Kedokteran Universitas Udayana.
Wasitaatmadja, Syarif M. 2010. Ilmu Penyakit Kulit Dan Kelamin Edisi
Keenam, Anatomi Kulit. Jakarta : Fakultas Kedokteran Universitas
Indonesia.