Anda di halaman 1dari 14

OLEH

I Nyoman Sutapa
Ketut Gede Bendesa

PENDAHULUAN
PENGERTIAN Konstruksi Bangunan
Konstruksi ( Construction ) adalah Metoda / Teknik /

Cara.
Bangunan (Building) adalah Suatu benda yang
dibangunan/didirikan.
Konstruksi bangunan berarti suatu cara atau teknik
membuat/mendirikan bangunan agar memenuhi syarat
kuat, awet, indah, fungsional dan ekonomis.

Bangunan dikelompokkan kedalam 4 kelompok yaitu:

Bangunan Gedung yaitu: kantor, rumah sakit, hotel, rumah dan


lain-lain.
Bangunan Transportasi yaitu: jalan, jembatan, rel kereta api,
terminal, pelabuhan, lapangan terbang dan sebagainya.
Bangunan Air yaitu: bendungan, saluran irigasi, saluran drainase,
bangunan bagi, gorong-gorong dan sebagainya.
Bangunan khusus yaitu: anjungan lepas pantai, menara jaringan
listrik tegangan tinggi, menara pemancar radio, TV dan sebagainya.

Secara umum konstruksi bangunan harus memenuhi 5


syarat yaitu:
1. Kuat dan awet, dalam arti tidak mudah rusak sehingga
biaya pemeliharaan
relatip menjadi murah.
2. Fungsional, dalam arti bentuk, ukuran dan organisasi
ruangan memenuhi kebutuhan sesuai dengan fungsinya.
3. Indah, dalam arti bentuknya enak dipandang mata .
4. Hygienis, dalam arti sirkulasi udara dan cahayanya cukup
sehingga penghuninya merasa nyaman dan sehat.
5. Ekonomis, dalam arti tidak terdapat pemborosan sehingga
pembiayaan menjadi relatif efisien dan efektif.

Tujuan Pembelajaran Konstruksi bangunan


adalah:
Mengetahui jenis-jenis dan fungsi konstruksi
bangunan.
2. Mengetahui elemen/ bagian-bagian dari struktur
bangunan.
3. Mengetahui bahan, alat dyn tenaga kerja yang
diperlukan pada setiap elemen bangunan.
4. Bisa membuat gambar kerja (shop drawing)
konstruksi bangunan.
1.

ABAB II
Bangunan Air
Bangunan Air adalah Bangunan yang
berhubungan dengan Air.

Bangunan Air dibagi dua Kelompok :


1. Bangunan Irigasi.
2. Bangunan Draenase.

BANGUNAN IRIGASI
Bangunan Irigasi adalah Bangunan yang berpungsi
untuk membasahi suatu wilayah.
Banguan Irigasi terdiri dari :
1. Bendungan
2. Bangunan bagi
3. Bangunan terjun

Jenis - jenis saluran Irigasi :


a. Saluran primer
b. Saluran sekender
c. Saluran tersier
d. Saluran kwartet
e. Saluran cacing
Bentuk-bentuk saluran :
Travesium
Segi empat
Segi tiga

Setengah lingkaran
Lingkaran

Bangunan draenase
Bangunan draenase adalah bangunan yang bertujuan
untuk mengeringkan suatu wilayah.
Jenis bangunan dan bentuk saluran hampir sama dengan
bangunan irigasi

KONSTRUKSI BANGUNAN
Konstruksi Jalan
Jalan adalah sarana untuk menghubungkan dari suatu
wilayah ke wilayah yang lain.
Klasifikasi jalan berdasarkan pemeliharaannya :
_ Jalan Negara
_ Jalan Propinsi
_ Jalan Kabupaten
_ Jalan kecamatan

PERENCANAAN JALAN
Hal - hal Yang menjadi dasar perencanaan jalan adalah
_ Giometrik Jalan :
1. Alinyemen horisontal / trase jalan
2. Alinyemen vertikal / penampang memanjang
3. Penampang melintang jalan
_ Sifat gerakan dan ukuran kendaraan
1. Kecepatan rencana
2.jenis kendaraan
3.Volume kendaraan
_ Sifat pengemudi dalam mengendalikan kendaraan
1.Jarak pandangan menyiap.
2. Jarak pandangan henti

KONSTRUKSI PERKERASAN JALAN


Konstruksi perkerasan jalan terdiri dari :
Lapisan permukaan (surfase course ).
Lapisan pondasi atas (base course ).
Lapisan pondasi bawah ( subbase course ).
Lapisan tanah dasar ( subgrade ).
Lapisan permukaan bisa berupa ; penetrasi macadam,
lasbutag, laston.
Lapisan pondasi atas ; CBR > 50%, dan PI < 4%, bahan
batu pecah kls A,B,C.
Lapisan pondasi bawah; CBR > 20%, dan PI < 10%,
bahan sirtu kls A,B,C.

KONSTRUKSI BANGUNAN GEDUNG


Bangunan Gedung yaitu : Kantor, Pertokoan, Rumah
sakit, Hotel, Rumah tinggal dan lain-lain.
Elemen-elemen pokok bangunan gedung :
Pondasi (sub struktur )
Dinding / Kolom ( struktur )
Atap ( super struktur )
Elemen pelengkap Bangunan gedung :
Lantai
Pintu dan Jendela
Tangga
Plafon
Utilitas