Anda di halaman 1dari 50

Manajemen Gaduh Gelisah

Hervita Diatri
Departemen Psikiatri FKUI/RSCM

Kedaruratan Psikiatri
Gangguan pikiran, perasaan dan perilaku
yang membutuhkan intervensi segera
Gaduh gelisah
Risiko bunuh diri
Efek samping obat

11/11/2014

Seminar Gadar_AMC_Yogyakarta

Ruang Lingkup
Memahami gaduh gelisah dan
kemungkinan penyebabnya
Cara penilaian
Tatalaksana Non Psikofarmaka
Tatalaksana Psikofarmaka

11/11/2014

Seminar Gadar_AMC_Yogyakarta

Dimensi Gaduh Gelisah


Agitasi
Agresi

Kekerasan

Hospitalisasi

11/11/2014

Seminar Gadar_AMC_Yogyakarta

Definisi
o

Agitasi: agitasi merupakan perilaku patologi aktivitas verbal


atau motorik yang tak bertujuan

Agresif: digunakan untuk binatang dan manusia. Untuk manusia


dapat berbentuk agresi verbal atau fisik terhadap benda atau
seseorang

Kekerasan (violence): agresi fisik oleh seseorang yang bertujuan


melukai orang lain

11/11/2014

Seminar Gadar_AMC_Yogyakarta

Pasien datang dengan


Aktivitas motorik yang berlebihan, tidak sesuai dan
tidak bertujuan
Menyerang
Kontrol impuls yang buruk
Isi pembicaraan berlebihan dan bersifat menghina
Tekanan suara keras dan menuntut
Postur tegang dan condong ke depan
Kontak mata melotot
Ketakutan dan/atau anxietas yang berat
Sulit tidur
11/11/2014

Seminar Gadar_AMC_Yogyakarta

Pasien datang dengan


Marah-marah
Iritabilitas yang dapat meningkat intensitasnya
menjadi perilaku yang mengancam
Ketidakmampuan untuk menganalisis situasi
dengan baik
Sensitif terhadap stimulus
Dendam
Merasa tidak aman
Merusak lingkungan
11/11/2014

Seminar Gadar_AMC_Yogyakarta

Faktor Risiko Terjadinya Agitasi


Kekerasan atau agresif sulit diprediksi
o Risiko meningkat bila:
o

o
o
o
o
o
o
o

Berkomorbiditas dengan penyalahgunaan zat atau alkohol


Berkomorbiditas dengan gangguan kepribadian
Tidak mempunyai pekerjaan
Tidak patuh terhadap pengobatan
Riwayat kekerasan
Adanya gangguan neurologi
Ide/waham kejar atau halusinasi perintah

Adapted from: Citrome L. Postgrad Med 2002; 112(6):85-96.


11/11/2014

Seminar Gadar_AMC_Yogyakarta

Penyebab
Psikotik

Zat dan
Alkohol

Organik
11/11/2014

Mood

Gaduh
Gelisah

Cemas

Seminar Gadar_AMC_Yogyakarta

Agitasi: komponen penting pada


beberapa gangguan psikiatrik
o
o
o
o

Skizofrenia
Skizoafektif
Gangguan kepribadian
ambang, antisosial
Gangguan mood

o
o
o
o

Putus zat
Delirium
Demensia
Gangguan
neurodegenerasi
lainnya

Simtom agitasi tidak spesifik untuk gangguan tertentu


Beratnya bervariasi

11/11/2014

Seminar Gadar_AMC_Yogyakarta

Implikasi Klinik Agitasi


o Mengganggu hubungan dokter-pasien
o Kedaruratan psikiatri dan memerlukan
terapi yang cepat untuk mencegah:
o Kekerasan, perilaku destruktif
o Penderitaan yang berlebihan
o Melukai diri sendiri dan orang lain
1. Allen MH. J Clin Psychiatry 2000; 61 (suppl 14): 11-20

11/11/2014

Seminar Gadar_AMC_Yogyakarta

Penilaian Agitasi
o

Singkirkan kondisi fisik


o

Komorbiditas
o

Gangguan penyalahgunaan zat, gangguan kepribadian


antisosial atau ambang

Efek samping obat


o

Riwayat medik, pemeriksaan fisik, radiologi, laboratorium,


bila ada indikasi tentukan status HIV atau hepatitis C

Akatisia

Penilaian risiko

11/11/2014

Seminar Gadar_AMC_Yogyakarta

Penilaian Faktor Risiko


Bunuh diri
Menyakiti diri sendiri
Berisiko untuk orang lain
Berisiko untuk properti
Penyalahgunaan zat psikoaktif dan alkohol
Mengabaikan kesehatan fisik dan jiwa
Kerentanan emosional
Mengalami efek samping tatalaksana yang berat
11/11/2014

Seminar Gadar_AMC_Yogyakarta

Do's
berpikir dan bersikap kritis, selalu sadar bahwa
kedaruratan bisa muncul dimana dan kapan saja.
perlu kontrol terhadap sikap kebingungan, aneh
atau depresi
suportif
tetap tenang, terkontrol
jaga jarak aman, memungkinkan fiksasi
tawarkan pilihan ,contoh : obat atau difiksasi

11/11/2014

Seminar Gadar_AMC_Yogyakarta

DOs
tegaskan: perilaku kekerasan tidak dapat
ditolerir
tegaskan: bahwa pasien aman
kenali risiko dan cegah perlukaan
lakukan pendokumentasian secara baik
dan lengkap

11/11/2014

Seminar Gadar_AMC_Yogyakarta

Dont's
menolong seorang diri
Mengancam
menertawakan
merasa tidak adekuat ataupun sangat tidak pasti
merasa terancam,
sering judgemental
marah terhadap keluarga yang membawa

11/11/2014

Seminar Gadar_AMC_Yogyakarta

Emergency Setting"
Letak :

Mudah dijangkau
Dekat kantor/meja sekuriti
Cukup luas menampung keluarga pendamping
Privacy (NOT isolation)
Nyaman
Tenang
Cahaya cukup terang
Trolly obat/alat sudah siap
11/11/2014

Seminar Gadar_AMC_Yogyakarta

Emergency Setting"
Cukup akses :
Fleksibel, dapat meninggalkan ruang kapan
saja
Ada beberapa pintu keluar
Terkontrol (mencegah pasien kabur)

11/11/2014

Seminar Gadar_AMC_Yogyakarta

Emergency Setting

11/11/2014

Seminar Gadar_AMC_Yogyakarta

Emergency Setting

11/11/2014

Seminar Gadar_AMC_Yogyakarta

Pemeriksaan
Pemeriksaan fisik dan neurologik
Kesadaran dan tanda vital utama
Pemeriksaan status mental
Pemeriksaan penunjang bila diperlukan
dan tersedia, terutama pada pasien yang
berusia di atas 40 tahun (laboratorium,
skrining toksikologi, EKG, rontgen)

11/11/2014

Seminar Gadar_AMC_Yogyakarta

Tujuan Terapi Agitasi


o

Menentukan faktor-faktor yang menyebabkan


terjadinya agitasi

Mengontrol agitasi dengan cepat dan mengembalikan


pasien dengan cepat ke fungsi terbaik sebelumnya
Keamanan neurologi, kardiovaskular, dan respirasi

o
o

Keamanan mencegah melukai diri sendiri, staf, atau


pasien lain

Menjaga kenyamanan pasien, manusiawi, pengalaman


traumatik minimal terhadap pasien, staf , dan pengasuh
pasien

Adapted from: American


Psychiatric Association. Seminar
Am J Psychiatry
2004; 16(2):1-56.
11/11/2014
Gadar_AMC_Yogyakarta

Pasien Gaduh Gelisah

Algoritma

Persuasi: menenangkan dan menjamin keamanan

Nilai Kesadaran dan Tanda-tanda Cedera


Tawarkan obat oral

Gagal
Pengikatan Fisik bila
perlu

Berikan Obat Injeksi sesuai dengan kebutuhan

Pasien Tenang
Lakukan penilaian secara lengkap: wawancara,
pemeriksaan

Lanjutkan medikasi dalam bentuk oral


11/11/2014

Seminar Gadar_AMC_Yogyakarta

Tim Kegawatdaruratan
Tenaga kesehatan (dokter, perawat)
Tenaga keamanan
Keluarga

11/11/2014

Seminar Gadar_AMC_Yogyakarta

Alat dan Obat Kegawatdaruratan


Alat-alat:
Alat fiksasi fisik untuk tangan dan kaki yang
aman
Jaket fiksasi
Alat injeksi spuit 3 cc

11/11/2014

Seminar Gadar_AMC_Yogyakarta

Alat dan Obat Kegawatdaruratan


Obat oral
Haloperidol tablet 0,5 mg, 1,5 mg, dan 5
mg
Clorpromazine tablet 50 mg, 100 mg
Risperidone tablet 2 mg
Diazepam tablet 2 mg, 5 mg

11/11/2014

Seminar Gadar_AMC_Yogyakarta

Alat dan Obat Kegawatdaruratan


Obat injeksi
Haloperidol injeksi 5 mg
Diazepam injeksi 10 mg
Olanzapine injeksi 10 mg
Aripiprazole injeksi 9.75 mg
Chlorpromazine injeksi 25 mg
Sulfas Atropin injeksi
Diphenhidramin injeksi
11/11/2014

Gadar Jiwa_PDKI

Manajemen Fase Akut


Gaduh Gelisah
Persuasi / Obat Oral
Fiksasi

Gagal Injeksi
Tenang Oral

11/11/2014

Seminar Gadar_AMC_Yogyakarta

Agitasi: terapi nonfarmakologik


o

Berbicara kepada pasien dengan tenang dan tegas,


berikan ketenangan, percaya diri, tidak boleh
membelakangi pasien
o Biarkan pasien bertanya atau ajukan pertanyaan yang
bersifat mendukung
o Menjauhkan dari stimulus (radio, TV), objek berbahaya
yang dapat dijadikan senjata
o Memulai pemberian obat secara oral setelah dapat
obat, pasien bisa tenang
o Memberikan terapi efektif pada fase akut penyakit
dalam rangka mengurangi penderitaan pasien dan
mencegah kerusakan
11/11/2014

Seminar Gadar_AMC_Yogyakarta

11/11/2014

Seminar Gadar_AMC_Yogyakarta

11/11/2014

Seminar Gadar_AMC_Yogyakarta

Monitoring dan Evaluasi


Lakukan observasi pengekangan setiap 30 menit. Halhal yang perlu diobservasi:
tanda-tanda vital
tanda-tanda cedera yang berhubungan dengan proses
pengikatan
nutrisi dan hidrasi
sirkulasi dan rentang gerak ekstremitas (kuat lemahnya ikatan)
higiene dan eliminasi
status fisik dan psikologis
kesiapan klien untuk dilepaskan dari pengikatan, termasuk tanda
vital

11/11/2014

Seminar Gadar_AMC_Yogyakarta

Monitoring dan Evaluasi


Lakukan perawatan pada daerah pengikatan, pantau
kondisi kulit yang diikat (warna, temperatur, sensasi),
lakukan latihan gerak pada tungkai yang diikat secara
bergantian setiap 2 jam, lakukan perubahan posisi
pengikatan

11/11/2014

Seminar Gadar_AMC_Yogyakarta

Lembar Monitoring
Jam

Tanda vital
(perawat)

Fungsi
Kognitif
(atensi,
memori,
orientasi)

Tanda
cedera/luka

30

60

90

2 jam

11/11/2014

Asupan Latihan Gerak dan PANSS EC


makanan Perubahan Posisi (dokter)
dan
Fiksasi
minuman
v

Seminar Gadar_AMC_Yogyakarta

11/11/2014

Seminar Gadar_AMC_Yogyakarta

11/11/2014

Seminar Gadar_AMC_Yogyakarta

PANSS-EC
Gaduh Gelisah
Permusuhan
Ketegangan
Ketidakkooperatifan
Pengendalian Impuls

11/11/2014

Seminar Gadar_AMC_Yogyakarta

P4. Gaduh Gelisah (Excitement)

Definisi: Hiperaktivitas yang ditampilkan dalam bentuk


percepatan perilaku motorik, peningkatan respons
terhadap stimuli, waspada berlebihan (hypervigilance)
atau labilitas alam perasaan (mood) yang berlebihan.

Dasar Penilaian: Manifestasi perilaku selama wawancara


dan juga laporan keluarga tentang perilaku

11/11/2014

Seminar Gadar_AMC_Yogyakarta

Gaduh Gelisah
Nilai

Gejala

Tidak ada definisi tidak dipenuhi

Minimal patologis diragukan

Ringan sedikit agitatif, waspada berlebihan, atau sedikit mudah terangsang


selama wawancara, tanpa episode yang jelas dari gaduh gelisah atau labilitas
alam perasaan yang mencolok. Pembicaraan mungkin sedikit mendesak

Sedang Agitasi atau mudah terangsang yang jelas, ledakan-ledakan episodik

Agak berat hiperaktivitas yang bermakna, sering terjadi ledakan-ledakan atau


aktivitas motorik, sulit untuk tetap duduk

Berat Gaduh gelisah yang mencolok mempengaruhi fungsi sehari-hari


seperti makan dan tidur.

Sangat berat Gaduh gelisah yang mencolok, mempengaruhi kegiatan makan


dan tidur, serta jelas tidak memungkinkan interaksi interpersonal. Percepatan
pembicaraan dan aktivitas motorik dapat menimbulkan inkoherensi dan
kelelahan
11/11/2014

Seminar Gadar_AMC_Yogyakarta

P7. Permusuhan (Hostility)


Definisi: Ekspresi verbal dan nonverbal tentang
kemarahan dan kebencian termasuk sarkasme,
perilaku pasif agresif, caci maki dan
penyerangan.
Dasar Penilaian: Perilaku interpersonal yang
diamati selama wawancara dan laporan
perawat atau keluarga

11/11/2014

Seminar Gadar_AMC_Yogyakarta

Permusuhan
Nilai

Gejala

Tidak ada definisi tidak dipenuhi

Minimal patologis diragukan

Ringan melampiaskan kemarahan secara tidak langsung atau ditahan,

Sedang Sikap bermusuhan yang nyata

Agak berat pasien sangat mudah marah dan kadang-kadang memaki


dengan kata-kata kasar atau mengancam

Berat Tidak kooperatif dan mencaci maki dengan kasar atau mengancam
,dapat beringas dan merusak tetapi tidak menyerang orang lain secara fisik

Sangat berat kemarahan yang hebat berakibat sangat tidak kooperatif,


menghalangi interaksi, atau secara episodik melakukan penyerangan fisik
terhadap orang lain
11/11/2014

Seminar Gadar_AMC_Yogyakarta

G4. Ketegangan (Tension)


Definisi: Manifestasi fisik yang jelas tentang
ketakutan, anxietas, dan agitasi, seperti
kakakuan, tremor, keringat berlebihan, dan
ketidaksenangan.
Dasar Penilaian: Laporan lisan membuktikan
adanya anxietas dan karenanya derajat
keparahan manifestasi fisik ketegangan dapat
dilihat selama wawancara
11/11/2014

Seminar Gadar_AMC_Yogyakarta

Ketegangan
Nilai

Gejala

Tidak ada definisi tidak dipenuhi

Minimal patologis diragukan

Ringan Postur dan gerakan-gerakan menunjukkan kekhawatiran ringan,


ketidak tenangan yang sekali-sekali, perubahan posisi, atau tremor tangan
yang halus dan cepat

Sedang Nyata-nyata gelisah seperti perilaku tidak tenang, tremor tangan


yang nyata, keringat berlebihan, atau manerisme karena gugup

Agak berat Ketegangan yang berat, manifestasi seperti gemetar karena


gugup, keringat sangat berlebihan dan ketidak tenangan, perilaku selama
wawancara tidak terpengaruh secara bermakna

Berat Ketegangan berat, taraf interaksi terganggu. Misalnya, terus menerus


bergerak, tidak dapat tetap duduk, hiperventilasi

Sangat berat Ketegangan sangat mencolok, tanda panik atau percepatan


gerakan motorik kasar, ketidakmampuan tetap duduk > 1 menit yg
menyebabkan
percakapan tdk mungkin
diteruskan
11/11/2014
Seminar
Gadar_AMC_Yogyakarta

G8. Ketidakoperatifan
Definisi: Aktif menolak untuk patuh disertai
dengan rasa tidak percaya, defensif,keras
kepala, negativistik, penolakan terhadap
otoritas, hostilitas atau suka membangkang.
Dasar penilaian:
Perilaku interpersonal yang diobservasi
selama wawancara dan juga dilaporkan oleh
keluarga.
11/11/2014

Seminar Gadar_AMC_Yogyakarta

Ketidakkooperatifan
Nilai

Gejala

Tidak ada definisi tidak dipenuhi

Minimal patologis diragukan

Ringan Patuh tapi disertai sikap marah tidak sabar atau sarkasme, mungkin
ada penolakan yang tidak mengganggu terhadap penyelidikan yang sensitif
selama wawancara

Sedang - kadang-kadang terdapat penolakan langsung untuk patuh,


memproyeksikan hostilitas,defensif atau bersifat negatif tetapi biasanya masih
dapat diatasi

Agak berat - seringkali tidak patuh, jelas defensif atau iritabilitas terhadap
pewawancara dan mungkin tidak bersedia menghadapi banyak pertanyaan

Berat - sangat tidak kooperatif, negativistik dan suka membangkang. Menolak


untuk patuh, tidak mau memulai atau mengikuti wawancara sepenuhnya

Sangat berat resistensi aktif, menolak untuk ikut dalam aktivitas sosial
apapun, mengurus kebersihan diri, bercakap-cakap dengan keluarga atau staf
dan bahkan
untuk berpartisipasi dalam
wawancara
singkat
11/11/2014
Seminar
Gadar_AMC_Yogyakarta

G 14. Pengendalian Impuls yang Buruk


Definisi: Gangguan pengaturan dan
pengendalian impuls yang mengakibatkan
pelepasan ketegangan dan emosi yang tiba-tiba,
tidak teratur, sewenang-wenang atau tidak
terarah tanpa merisaukan konsekuensinya.
Dasar penilaian: perilaku selama wawancara dan
yang dilaporkan oleh perrawat ataukeluarga

11/11/2014

Seminar Gadar_AMC_Yogyakarta

Pengendalian Impuls
Nilai

Gejala

Tidak ada definisi tidak dipenuhi

Minimal patologis diragukan

Ringan - cenderung mudah marah dan frustrasi bila menghadapi stres atau
pemuasannya ditolak tetapi jarang bertindak impulsif

Sedang - dengan provokasi yang minimal, pasien menjadi marah dan mencaci
maki. Mungkin sekali-kali mengancam, merusak atau terdapat satu atau dua
episode yang melibatkan konfrontasi fisik atau perselisihan ringan

Agak berat - memperlihatkan episode impulsif yang berulang, termasuk


mencaci maki, merusak harta benda atau ancaman fisik. Mungkin ada satu
atau dua episode yang melibatkan serangan serius

Berat - agresif secara impulsif, mengancam, menuntut dan merusak, tanpa


pertimbangan terhadap konsekuensinya. Menunjukkan perilaku menyerang

Sangat berat - memperlihatkan serangan kebrutalan dan berbahaya


11/11/2014

Seminar Gadar_AMC_Yogyakarta

PANSS EC 2-3

PANSS EC 4-5

PANSS EC 6-7

Ruang tenang
Empati dan dengarkan
Kontrak untuk tidak gelisah

Persuasi
2-5 menit, selanjutnya
dilakukan langkah
berikutnya

Persuasi
2-5 menit, selanjutnya
dilakukan langkah
berikutnya

Haloperidol 5 mg/30 menit.


Maksimal 30 mg/hari

Haloperidol 5 mg
+diazepam 10 mg

Olanzapin 10 mg, dosis


maksimal 30 mg dapat
diulang tiap 2 jam

Aripriprazole 9.75 mg dan


diazepam 10 mg (dosis
maksimal aripriprazole 30
mg/hari, dapat dulang tiap 2
jam)

Ariprirazol 9,75 mg, dosis


maksimal 30 mg/hari, dapat
diulang tiap 2 jam

Olanzapin 10 mg, dosis


maksimal 30 mg dapat
diulang tiap 2 jam

Persuasi:
15 menit, selanjutnya dilakukan
evaluasi
Tawarkan obat oral

11/11/2014

Diazepam 10 mg, dosis


maksimal 20 mg/hari, dapat
diulang tiap 30 menitGadar Jiwa_PDKI

Simpulan
o Agitasi terdapat pada berbagai gangguan psikiatrik dan

KMU
o Perlu dilakukan penilaian yang komprehensif
o Memerlukan penatalaksanaan cepat, tepat, dan efektif

o Terapi harus aman untuk pasien, staf, pengasuh pasien


o Kenyamanan pasien , manusiawi, pengalaman

traumatik minimal terhadap pasien, staf , dan pengasuh


pasien

11/11/2014

Gadar Jiwa_PDKI

Terima Kasih
Hervita Diatri
hervita94@yahoo.com
08567942962/081219902803
Pin BB: 2962ABDB