Anda di halaman 1dari 23

Chemical Peeling

Dian Prima 2009730131


Tutor :

Dr. Rizqa Haerani Saenong, Sp. KK, M. Kes

DEFINISI CHEMICAL PEELING


Chemical peeling adalah suatu proses
pemberian satu atau lebih bahan kimia ke
kulit dengan tujuan pengelupasan lapisan
epidermis atau dermis sehingga menyebabkan
luka yang kemudian akan mengalami
reepitelialisasi.
Lynn A, Drake MD, et al. Guidelines of care for chemical peeling. American academy of
dermatology. 1990.
Kelly P, Taylor S. Dermatology for skin of color. The McGraw-Hill Companies Inc. 2009:
514-8

Khunger N. Standard guidelines of care for chemical peels. Department of


Dermatology, Safdarjung Hospital, New Delhi, India. 2008: 5-12.
Kelly P, Taylor S. Dermatology for skin of color. The McGraw-Hill Companies Inc. 2009:
514-8.

Sarkar R, Bansal S, Garg VK. Chemical peels for melasma in dark-skinned patients. J
Cutan Aesthet Surg. 2012 Oct-Dec; 5(4): 24753.
James WD, Berger TG, Elston DM. Andrews diseases of the skin clinical dermatology.
Eleventh edition. 2011: 909-910.

Glycolic Acid (GA)


Glycolic Acid merupakan golongan alpha
hydroxy acid (AHA). Glycolic Acid dengan
konsentrasi diatas 70% umumnya digunakan
untuk melasma, akne dan photoaging. Bahan
ini memiliki kemampuan untuk menipiskan
stratum korneum dan memisahkan ikatan
intraseluler, memicu epidermolisis,
menguraikan lapisan melanin basal dan
meningkatkan sintesis kolagen pada dermis.
Khunger N. Standard guidelines of care for chemical peels. Department of Dermatology,
Safdarjung Hospital, New Delhi, India. 2008: 5-12.

Salicylic Acid (SA)


Salicylic Acid merupakan golongan beta
hydroxy acid (BHA). Salicylic Acid dengan
konsentrasi 20-30% dapat digunakan untuk
pengobatan pada akne dan mild photoaging.

Kelly P, Taylor S. Dermatology for skin of color. The McGraw-Hill Companies Inc. 2009:
514-8.

Trichloroacetic Acid (TCA)


Trichloroacetic Acid digunakan pada
superficial peels dalam bentuk solusio dengan
konsentrasi 10-30%. TCA dapat digunakan
secara tunggal dan kombinasi dengan SA dan
GA. Penggunaan kombinasi tersebut dapat
mengatasi bercak-bercak kehitaman pada
wajah.
Sarkar R, Bansal S, Garg VK. Chemical peels for melasma in dark-skinned patients. J
Cutan Aesthet Surg. 2012 Oct-Dec; 5(4): 24753.

Solusio Jessner
Solusio Jessner digunakan sebagai bahan
superficial peels. Solusio ini merupakan
kombinasi dari 14 gram resorcinol, 14 gram SA
dan 14 gram lactid acid didalam ethanol 95%.

Sarkar R, Bansal S, Garg VK. Chemical peels for melasma in dark-skinned patients. J
Cutan Aesthet Surg. 2012 Oct-Dec; 5(4): 24753.

CO2 solid (dry ice)


CO2 solid digunakan secara tunggal dan dapat
dikombinasi dengan TCA untuk mendapatkan
pengelupasan lapisan kulit yang lebih dalam.
CO2 solid efektif untuk pengobatan bekas
jerawat.

James WD, Berger TG, Elston DM. Andrews diseases of the skin clinical dermatology.
Eleventh edition. 2011: 909-910.

Baker-Gordon phenol peel


Baker-Gordon phenol peel merupakan
kombinasi dari 88% liquid phenol 3 ml, air 2
ml, septisol liquid soap 8 tetes, minyak croton
3 tetes. Baker-Gordon phenol peel digunakan
pada depth peels.

James WD, Berger TG, Elston DM. Andrews diseases of the skin clinical dermatology.
Eleventh edition. 2011: 909-910.

KLASIFIKASI CHEMICAL PEELING


Very Superficial peels: nekrosis mencapai stratum
korneum. Bahan yang dapat digunakan TCA 10%, GA
30-50%, SA 20-30%, solusio Jessner 1-3 lapisan.
Superficial peels: nekrosis pada seluruh epidermis
sampai lapisan basal. Bahan yang dapat digunakan
TCA 10-30%, GA 50-70%, solusio Jessner 4-7 lapisan.
Medium depth peels: nekrosis mencapai bagian atas
pars retikulare dermis. Bahan yang dapat digunakan
TCA 35-50%, GA 70% + TCA 35%, solusio Jessner +
TCA 35%, CO2 solid + TCA 35 %.
Depth peels: nekrosis mencapai bagian tengah pars
retikulare dermis. Bahan yang dapat digunakan
Baker-Gordon phenol peel.
Khunger N. Standard guidelines of care for chemical peels. Department of
Dermatology, Safdarjung Hospital, New Delhi, India. 2008: 5-12.

INDIKASI CHEMICAL PEELING


Kelainan pigmen
Melasma
Post Inflamatory
Hyperpigmentation
Freckles
Lentiginosis

Akne
Superficial acne scars
Post acne
pigmentation
Akne tipe komedonal
Akne vulgaris

Khunger N. Standard guidelines of care for chemical peels. Department of Dermatology,


Safdarjung Hospital, New Delhi, India. 2008: 5-12.
Fabbrocini G. Chemical peels. Department of Systemic Pathologies, Division of
Dermatology and Venereology, Universit degli Studi di Napoli Federico II, Italy. 2012.

INDIKASI CHEMICAL PEELING


Estetika
Photoaging
Menghilangkan
kerutan
Pelebaran pori-pori
Superficial scars

Epidermal growth
Keratosis seboroik
Keratosis aktinik
Veruka
Milia
Hiperplasia sebasea

Kelly P, Taylor S. Dermatology for skin of color. The McGraw-Hill Companies Inc. 2009:
514-8.
Fabbrocini G. Chemical peels. Department of Systemic Pathologies, Division of
Dermatology and Venereology, Universit degli Studi di Napoli Federico II, Italy. 2012.

KONTRA INDIKASI

Infeksi bakteri ataupun virus dan jamur yang aktif


Luka terbuka
Riwayat penggunaan obat yang fotosensitif
Penyakit kelainan kulit, seperti psoriasis ataupun
dermatitis atopik
Pasien yang tidak kooperatif
Pasien dengan ekspektasi yang tidak realistis
Pasien dengan pembentukan scar yang tidak
normal, keloid, kulit yang atropi setelah dilakukan
peeling dengan kedalaman sedang setelah 6 bulan.
Australasian society of cosmetic medicine. Seminar chemical facial peels: Handbook.

Teknik
Teknik chemical peeling dibagi berdasarkan
klasifikasi tingkat kedalaman luka. Kedalaman
pengelupasan kulit ditentukan oleh beberapa
faktor meliputi bahan kimia yang digunakan,
konsentrasi, cara penggunaan, tipe kulit dan
kondisinya. Secara umum, kedalaman
pengelupasan ditentukan oleh kenyamanan
pasien selama dan setelah prosedur, waktu
penyembuhan, efek samping dan hasil.
Tolerance and safety of superficial chemical peeling with salicylic acid in various facial
dermatoses. Department of Dermatology, Military Hospital, Rawalpindi, Pakistan. 2005: 87-9.

Prosedur
Sebelum peeling
Persiapan kulit sebelum peeling:
Pasien diminta untuk mencuci wajah dengan
sabun dan air.
Rambut ditarik kembali dengan karet rambut
atau topi.
Pasien berbaring dengan kepala diangkat 45
dengan mata tertutup.
Menggunakan kassa, kulit dibersihkan dengan
alkohol dan kemudian dengan aseton.
Khunger N. Standard guidelines of care for chemical peels. Department of Dermatology,
Safdarjung Hospital, New Delhi, India. 2008: 5-12.

Sewaktu peeling
Saat melakukan chemical peeling, sangat penting untuk
memilih bahan kimia yang tepat pada konsentrasi yang
benar
Daerah sensitif seperti canthus bagian dalam mata dan
lipatan nasolabial harus dilindungi dengan petroleum jelli
Bahan penetral harus siap untuk mengakhiri pengelupasan
jika diperlukan sebelum waktu yang dijadwalkan
Siapkan spuit yang diisi dengan normal salin untuk
mencegah komplikasi pada mata seperti kerusakan kornea
Jika TCA atau GA memasuki mata, normal salin digunakan
untuk mengaliri mata
Ketika peeling didaerah periorbital, kassa kering harus
disiapkan untuk menyerap air mata. Jika mengenai mata,
bahan kimia bisa menyebar ke atas atau bawah
Anitha B. Prevention of Complications in Chemical Peeling. Indian J Cutan Aesthet Surg. 2010;
3(3): 1868

Setelah peeling
Prosedur yang harus dilakukan setelah chemical peeling
untuk mengurangi komplikasi, yaitu:
Setelah peeling, mencuci muka dengan sabun
Jika ada krusta, diberikan antibiotik topikal
Hindari paparan sinar matahari
Memakai tabir surya
Calamine lotion untuk pelembab
Hindari pemakaian GA dan retinoid
Hindari mengupas, menggaruk dan menggosok kulit.
Pasien harus diinformasikan dengan jelas untuk
mengetahui komplikasi yang terjadi seperti kemerahan
yang berlebihan, bengkak, terbakar atau nyeri,
keropeng, pembentukan nanah atau lecet dan
melaporkannya segera untuk tindakan pencegahan.
Anitha B. Prevention of Complications in Chemical Peeling. Indian J Cutan Aesthet Surg. 2010;
3(3): 1868

Jenis
peeling

Waktu
Perawatan di Kapan waktu
penyembuhan rumah
boleh
memakai
make-up

Kunjungan
pasien untuk
follow-up

Superfisial

1-7 hari

3-5 kali
peeling,
perlu kembali
ke dokter
1x/2 minggu
untuk
mendapatka
n hasil yang
diharapkan

Gunakan
lotion atau
krim sampai
kulit sembuh,
selanjutnya
gunakan tabir
surya tiap
hari

Biasanya
boleh setelah
proses
peeling atau
di hari
berikutnya

Monheit GD, Chastain MA. Chemical and Mechanical Skin Resurfacing. In: Bolognia JL, Jorizzo JL,
Rapini RP et al, editors. Dermatology. 2nd edition. Spain, Mosby Elsevier; 2008. p. 2313-27. (Cited
in http://www.skincarephysicians.com/agingskinnet/chemical_peeling_expect.html)

Jenis peeling

Waktu
penyembuhan

Medium

7-14 hari
Kulit memerah
dan
membengkak.
Pembengkakan
memburuk
sampai 48 jam,
kelopak mata
membengkak,
vesikel bulosa
terbentuk dan
pecah. Timbul
krusta dan
mengelupas
selama 7-14 hari

Perawatan di
rumah

Kapan waktu
boleh memakai
make-up

Kunjungan
pasien untuk
follow-up

Setiap hari
5-7 hari bisa
Perlu
kompres pada
menggunakan
mengunjungi
waktu yang
make up untuk
dokter setelah
tertentu
menutupi
prosedur ini
Oleskan salep
kemerahan
setelah kompres
Gunakan
antivirus oral
selama 10-14
hari
Oleskan tipis
lotion atau krim
Hindari total
paparan sinar
matahari sampai
kulit
menyembuh
Monheit GD, Chastain MA. Chemical and Mechanical Skin Resurfacing. In: Bolognia JL, Jorizzo JL,
Rapini RP et al, editors. Dermatology. 2nd edition. Spain, Mosby Elsevier; 2008. p. 2313-27. (Cited
in http://www.skincarephysicians.com/agingskinnet/chemical_peeling_expect.html)

Jenis peeling

Waktu
penyembuhan

Perawatan di
rumah

Kapan waktu
boleh memakai
make-up

Kunjungan
pasien untuk
follow-up

Depth

14-21 hari
seluruh area
dibalut

Kompres sampai
sembuh 4-6 hari
Oleskan salep
setelah kompres
selama 14 hari
Setelah 14 hari
oleskan
langsung
pelembab tebal
Minum obat
antivirus
selama 10-14
hari
Hindari paparan
sinar matahari
selama 3-6
bulan

Setidaknya 14
hari setelahnya
baru bisa
memakai makeup

Kunjungi ahli
dermatologist
besok hari
Beberapa kali
dibutuhkan
follow-up
selama minggu
pertama

Monheit GD, Chastain MA. Chemical and Mechanical Skin Resurfacing. In: Bolognia JL, Jorizzo JL,
Rapini RP et al, editors. Dermatology. 2nd edition. Spain, Mosby Elsevier; 2008. p. 2313-27. (Cited
in http://www.skincarephysicians.com/agingskinnet/chemical_peeling_expect.html)

TERIMA KASIH