Anda di halaman 1dari 22

Ivan Lanin <ivanlanin@gmail.

com>
 Tentang Creative Commons
 Hak cipta karya digital di Indonesia
 Penerapan Creative Commons

2
3
 Creative Commons (CC) adalah organisasi untuk amal dan
pendidikan yang didirikan pada tahun 2001 dan berbasis di
Massachusetts, AS dan berkantor pusat di San Francisco, AS.
 CC menjadi jembatan antara dua ekstrim hak cipta penuh dan
domain publik dengan memberikan pilihan spektrum
“beberapa hak dipertahankan” (some rights reserved).
 Jembatan ini membuat pencipta dapat mempertahankan
karyanya sambil tetap mendorong penggunaan tertentu oleh
publik atas karya tersebut.
 Tujuan utama CC adalah membangun lapisan hak cipta yang
masuk akal dan luwes dalam menghadapi aturan baku yang
semakin membatasi.

4
 Terinspirasi oleh GNU GPL, lisensi CC terutama
ditujukan untuk karya kreatif seperti situs web,
beasiswa, musik, film, fotografi, sastra, bahan
ajar, dll.
 Beberapa tokoh dibelakang CC antara lain adalah
James Boyle, Michael Carroll, Molly Shaffer Van
Houweling, Lawrence Lessig, Hal Abelson, Eric
Saltzman, Davis Guggenheim, Joi Ito, Eric Eldred.

5
(by) (sa) (nc) (nd)
Attribution Share Alike Noncommercial No derivatives
Atribusi Berbagi Serupa Non-komersial Tanpa turunan

Anda mengizinkan Anda mengizinkan Anda mengizinkan Anda mengizinkan


orang lain untuk orang lain untuk orang lain untuk orang lain untuk
menyalin, mendistribusikan menyalin, menyalin,
mendistribusikan, karya turunan asal mendistribusikan, mendistribusikan,
menampilkan, dan dilisensikan dengan menampilkan, dan menampilkan, dan
mempertunjukkan suatu lisensi yang mempertunjukkan mempertunjukkan
karya dan identik dengan karya dan hanya karya orisinal
turunannya asal karya orisinal. turunannya asal dan bukan
memberikan kredit bukan untuk tujuan turunannya.
sesuai yang komersial.
diminta. 6
 Atribusi (by)
 Atribusi berbagi serupa (sa)
 Atribusi tanpa derivatif (nd)
 Atribusi non-komersial (nc)
 Atribusi non-komersial berbagi serupa (by-nc-sa)
 Atribusi non-komersial tanpa derivatif (by-nc-nd)
7
8
Sumber: Ari Juliano <ari.juliano@gmail.com

9
10
 Perlindungan hukum berlaku otomatis sejak terciptanya
suatu karya cipta, tanpa perlu didaftarkan terlebih dahulu.
 Perlindungan hukum terhadap karya cipta adalah jika
dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan karya cipta
orang lain dapat dikenakan
 Pidana Penjara: Min. 1 Tahun dan Maks. 7 Tahun; dan/atau
 Pidana Denda: Min. Rp 1 Juta dan Maks. Rp 5 Milyar
 Suatu karya cipta perlu didaftarkan di Direktorat Jenderal
HKI (Dirjen HKI) apabila:
 karya cipta diduga kuat memiliki nilai komersial tinggi; atau
 karya cipta diduga kuat akan menjadi obyek sengketa.

11
Pengumuman Perbanyakan
Dengan menggunakan alat Penambahan jumlah suatu
dan/atau cara apapun karya cipta, baik secara
sehingga suatu karya cipta keseluruhan atau sebagian
dibaca, didengar, atau dilihat yang sangat substansial,
orang lain. dengan menggunakan bahan
yang sama atau tidak sama,
termasuk mengalihwujudkan
secara permanen atau
temporer.

12
Hak Ekonomi Hak Moral
Hak untuk mendapatkan Hak yang tidak dapat
manfaat ekonomi atas suatu dihilangkan atau dihapus
karya cipta, baik secara dengan alasan apapun, walau
langsung maupun dengan telah dialihkan. Hak ini meliputi:
hak agar nama pencipta tidak
cara mengalihkan kepada
dihilangkan;
pihak lain hak agar karya cipta tidak
diubah secara substansial; dan
hak agar karya cipta tidak
digunakan untuk hal2 yang
dapat merendahkan martabat si
pencipta.

13
Musik/lagu

Film

Gambar

Tulisan

Foto 14
15
No Tahap Durasi Selesai Keterangan

1 Persiapan 1 bulan Des 2008 Pimpro dan afiliasi, nota


kesepahaman, iteamspace, milis,
garis waktu
2 Draf I 1 bulan Jan 2009 Terjemahan lisensi generik,
analisis dan adaptasi lisensi
3 Diskusi 1 bulan Feb 2009 Penentuan pemangku
publik kepentingan
4 Draf II 2 bulan Apr 2009 Revisi hasil masukan dari diskusi
publik
16
5 Finalisasi 2 bulan Jun 2009 Terjemahan lisensi dan informasi
 Penentuan pimpinan proyek (pimpro) serta
lembaga afiliasi.
 Pimpro legal: Ari Juliano <ari.juliano@gmail.com>
 Pimpro publik: Ivan Lanin <ivanlanin@gmail.com>
 Lembaga afiliasi: Wikimedia Indonesia
<http://www.wikimedia.web.id>
 Penandatangan nota kesepahaman antara
lembaga afiliasi dengan CCi.
 Pembuatan iteamspace dan milis untuk
Indonesia.
 Pembuatan garis waktu

17
 Peninjauan lisensi BY-NC-SA, lisensi yang paling
komprehensif
 Penerjemahan lisensi BY-NC-SA
 Analisis dan adaptasi lisensi BY-NC-SA
 Penjelasan dalam bahasa Inggris mengenai
adaptasi substansial yang dilakukan. Bentuk tiga
kolom:
 Versi orisinal
 Versi bahasa Indonesia
 Versi terjemahan balik dengan komentar perubahan
 Pengiriman lisensi adaptasi ke CCi
 Diskusi tinjauan adaptasi antara CCi dan pimpro
legal
18
 Penyiapan dokumen lisensi (format PDF)
 Draf lisensi dalam bahasa Indonesia
 Terjemahan bahasa Inggris dari lisensi adaptasi
 Penjelasan perubahan substansial
 Penyiapan dokumen pendukung
 Nama, jabatan, dan alamat email masing-masing pimpro
 Biografi singkat tentang lembaga afiliasi
 Logo kecil lembaga afiliasi
 Penyiapan daftar pihak yang dilibatkan dalam
diskusi serta aturan main diskusi
 Pelaksanaan diskusi

19
 Penyesuaian berdasarkan masukan dari diskusi publik
 Penerjemahan ulang ke bahasa Inggris
 Pengiriman materi relevan seperti
 Sejarah singkat hukum hak cipta dan kekayaan intelektual Indonesia
 Ringkasan dan tautan ke regulasi lokal dan perjanjian Internasional
utama yang mempengaruhi hukum hak cipta dan kekayaan
intelektual Indonesia
 Bagaimana Creative Commons dapat masuk dalam regulasi saat ini
 Perubahan yang dilakukan pada lisensi untuk mengakomodasi aturan
dan kebijakan lokal
 Diskusi tinjauan adaptasi antara CCi dan pimpro legal
 Masukan publik tetap dilakukan

20
 Penyiapan 6 lisensi berdasarkan BY-NC-SA: BY-
NC-ND, BY-NC-SA, BY-NC, BY-ND, BY-SA, BY
 Penerjemahan bahan informasi seperti
 FAQ
 Commons Deed
 Trademark policy
 Disclaimer
 Legal Concepts
 Choosing a License
 CC films on dotsub
 Pembuatan dokumen XHTML untuk 6 lisensi

21
 Penyiapan dan penerbitan rilis pers
 Penyelenggaraan acara peluncuran yang menarik
perhatian publik dan berskala nasional. Alternatif
acara adalah INAICTA 2009.
 Kemungkinan pelibatan:
 Depkominfo
 Dephukham
 Depdiknas

22