Anda di halaman 1dari 18

SINUSITIS

dr. S. Hendradewi, Sp.THT-KL, MSi Med

Definisi :
Suatu inflamasi pd mukoperiost sinus
paranasalis
Sinus paranasalis :
Anterior : frontal, maxilla, ethmoidalis ant
Posterior : ethmoidalis post, spenoidalis

Patofisiologi
Osteomeatal komplek : kelainan pd
osteum & meatus
Sistem mukosilia : keluarkan sekret dr
sinus osteum
Kualitas & kwantitas sekret

Sumber Infeksi :
Infeksi Hidung (85%)
Infeksi gigi
Trauma

Sinusitis Paranasalis
Berdasarkan Waktu
sulit ditentukan hrs ada pemeriksaan fisik :
- Akut (0 - 3 mgg) : tumor, calor, dolor, rubor hebat
- Sub akut (3mgg 3bln) : gejala inflamasi menurun
- Kronis (> 3 bln) : sakit yg hrs di profokasi

Lokasi
terbanyak adalah sinusitis etmoidalis ant krn tdr
dr 9-10 selulae sedangkan salurannya hanya
satu shg mudah tjd ethmoiditis

Faktor Predisposisi
Kelainan Anatomis
septum deviasi, concha hipertropi,
adenoid, gangguan drainase sekret.
Polusi Udara
Menghilangkan fs.silia
Keadaan Umum Penderita
infeksi kronis sebelumnya
kebersihan gigi

Sinusitis Akut
Hidung
pilek, buntu, foetor
Pada sinusitis
bau dirasakan oleh penderitanya sendiri
Pada ozena
Bau dirasakan oleh penderitanya dan penderita lain juga menyadari
bau tersebut
Faring
Dahak terutama pagi hari
Ditemukan sekret mukoid pada dinding faring kanan dan kiri disebut
POST nasal drip
Kalau ada sekret di meatus medius
rinitis harus di dua sisi

Telinga
kurang pendengaran
OM
Sekret lewat dinding latal
limfadenitis, peritubal, oklusi pada tuba,
absorbsi O2, tekanan udara turun,
gendang telinga tertarik

Sakit pada Sinusitis


Lokasi sakit

Referal pain

Maxilla

Pipi, hidung, bibir & gigi

Retrobulber, gigi mandi bula


atas

Ethmoid

Retronasal, retroorbital

Occipital, leher atas

Spenoid

Retronasal, retrobulber

Bitemporal, frontal, vertex


occipital, mastoid,
canimusbahu

Frontal

Frontal, supraorbital

Bitemporal, occipital

Pemeriksaan
Dengan cermin kepala & lampu bercahaya
putih, sejajar alis mata.
Hidung
sekret mukopurulent di meatus media, meatus
supor, hipertrofi conca, bisa juga oedem pada
waktu hipertrofi conca harus dikecilkan dengan
efedrin 1% & tunggu 3-5 menit, mungkin
pengecilan tidak sempurna namun meatus nasi
medius & infer dapat terlihat
Faring
post nasal drip

Pemeriksaan Penunjang
Transluminasi
diperiksa di kamar gelap, sebelumnya mulut dimasuki t4
~kap, dimasukin bola lampu penderita disuruh
mengemut bola lampu itu ke kamar gelap, terlihat
pembiasan di pipi, lihat di daerah
infra orbita
terang : udara
gelap
sekret mukoid/mukopurulen tumor
Pertumbuhan sinus tidak sempurna
penebalan mukosa
Yang dapat di px dengan cara ini adalah hanya pada
sinus maxilla

Punksi antrum
Pada fossa canina atau di meatus nasi infor (dibawah conca nasi
infor)
Lakukan punksi di 2/3 belakang karena di 1/3 depan terdapat muara
ductus nasolacrimalis sehingga kalau disitu cairan air mata
merembes karena di 2/3 belakang itu terdapat serabut syaraf
Anestesi dengan lidocain pada mukosa atau spray
Tusuk dengan troca, arahkan ke liang telinga karena kalau ke atas
takut kena dasar onlata
Setelah kita tusuk, mandrin kita lepas, cairan Nacl akan
tersemprotkan sehingga sekret keluar dari ostium, ostium melebihi
lebar
Punksi antrum ini diulang 2 hari sekali dengan mengevaluasi sekret

X-Foto
bisa melihat fluid level pada siunus dari
AP, sinus maxilla, frontalis lateral, sinus
lainnya
CT- Scan
MRI

Komplikasi

Mata
peradangan ringan
selulitis orbitalis
abses orlata
neuritis optik
Unilateral
kebutaan
kemosis berat
gerak bola mata
proptosis jelek
Trombosis
sinus cavernosus
opthalmoplegi
kemosis konjungtiva
gangguan penglihatan
Meningtis
Paratise N II, III, IV, VI

Intrakranial
meningitis
abses duramater
Fistula oroantral
Sinusitis
ciri-ciri batuk non produktif, frequent karena post
nasal drip tadi mengenai pita suara
reflex batuk
Sinusitis
telinga

Therapi Medikamentosa
Antibiotika
amoksisilin
kotrimoksazol
doksisiklin
sefalosporin generasi III
Dekongestan
mukolitik

diberikan
selama 3 hari

Tindakan
PROETZ
mengeluarkan sekret dengan mencuci posisi penderita
Trendelen bbnoegh
cuci lewat ostcum dengan cairan antiseptik
Sambil kita cuci, kita hisap lewat nasofaring
Punksi antrum
kontraindikasi pada penderita dengan suhu tubuh diatas
380C karena dapat menimbulkan septiremi
Kalau gagal itu tandanya terjadi perubahan irreversibel,
tindakan operatif
Punksi antrum : spoeling sekret, melubangi osteum,
berguna untuk aerasi

Operasi
Nasoanthral window
Intra nasal anthrostomi
Ekstranasal anthrostomi
Functional Endoscopy Sinus Surgery